Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Upaya Atasi Perekonomian, UU HPP Bekal Pemerintah Atasi Disrupsi Akibat Covid-19

Upaya Atasi Perekonomian, UU HPP Bekal Pemerintah Atasi Disrupsi Akibat Covid-19

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
  • visibility 667
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) memberikan suatu bekal untuk pemerintah dalam mengatasi disrupsi atau syok yang luar biasa akibat Covid-19.

“Pajak merupakan instrumen yang utama dan penting di dalam mengelola sebuah negara dan sebuah perekonomian. Oleh karena itu, sehingga pajak ini menjadi sebuah instrumen yang harus betul-betul dirancang dan dilaksanakan dan dikelola dengan baik,” kata Menkeu dalam Kick Off Sosialisasi UU HPP, dari Jakarta Pusat, kemaren.

Menteri Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah menggunakan instrumen APBN dalam rangka untuk menyehatkan ekonomi, baik dari sisi pajak, bea dan cukai, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), belanja, serta pembiayaan.

“Dari sisi pajak, harus melakukan fungsi yang multidimensi. Di satu sisi, kita minta pajak untuk mengumpulkan penerimaan agar APBN yang sehat, ekonominya sehat.

Namun di sisi lain, kita juga minta pajak memberikan insentif. Jadi dalam hal ini, memang pajak menjadi dimensinya kompleks. Harus mengumpulkan penerimaan, tapi harus juga peka dan sensitif serta responsif terhadap kebutuhan ekonomi,” jelasnya.

UU HPP juga membuat sistem perpajakan memiliki tata kelola makin baik, berkeadilan, dan berkepastian hukum. Menkeu menilai UU HPP mampu meningkatkan kepatuhan sukarela dari wajib pajak.

“Kita mengharapkan sistem pajak menjadi makin efisien, netral, fleksibel, efektif, dan adil, dan memberikan kepastian, serta kesederhanaan bagi perekonomian, terutama para pembayar pajak, dan memiliki prediktabilitas atau stabilitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menkeu menyampaikan apresiasi atas dukungan dari semua pihak sehingga proses pembahasan UU HPP dapat diselesaikan dengan baik. “Kita terus-menerus berkonsultasi dan terus bersama dengan DPR membahas ini implikasinya apa bagi rakyat kita, merumuskan langkah-langkah di dalam rangka untuk bisa merespons secara responsif, fleksibel, namun tetap akuntabel,” paparnya.

Menutup pernyataannya Menkeu berharap UU HPP dapat menciptakan keadilan dan keberpihakan bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Bagi yang lemah diberikan bantuan atau keringanan. Bagi yang memiliki kemampuan kita berikan kesempatan untuk kepatuhan yang makin efisien dan sederhana dan kita berharap kita bersama-sama menjaga dan membangun Indonesia kembali,” tandasnya.

UU HPP terdiri dari sembilan bab dan memiliki enam ruang lingkup pengaturan, meliputi ketentuan umum dan tata cara perpajakan (KUP), pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai (PPN), program pengungkapan sukarela (PPS), pajak karbon, serta cukai.Kominfo (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telkomsel Perkuat Kapasitas  & Kualitas Jaringan Broabdband di 3 Lokasi RS Darurat Khusus Penanganan Pasien Pandemi COVID-19

    Telkomsel Perkuat Kapasitas  & Kualitas Jaringan Broabdband di 3 Lokasi RS Darurat Khusus Penanganan Pasien Pandemi COVID-19

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.773
    • 0Komentar

    TELKOMSEL melakukan penguatan infrastruktur jaringan, terutama untuk kemudahaan akses layanan berbasis broadband di tiga lokasi Rumah Sakit RS Darurat  Khusus Penanganan Pasien Pandemi COVID-19. Kebijikan itu dilakukan setelah Pemerintah RI melalui Kementerian BUMN RI  dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI telah mempersiapkan tiga lokasi yang akan menjadi Rumah Sakit Darurat. Setyanto Hantoro, […]

  • Komunitas PS Palembang Kampiun Betaji Cup

    Komunitas PS Palembang Kampiun Betaji Cup

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.131
    • 0Komentar

    SELESAI sudah gelaran turnamen Old Stars Betaji Cup yang memperebutkan piala bergilir Presiden PS Palembang. Kesebelasan Komunitas PS Palembang keluar sebagai juara pertama, sementara Bhayangkara Sriwijaya menjadi runner up dalam gelaran ini. Sementara peringkat ketiga berhasil diraih oleh Wakanda Warriors, julukan Executive FC. “Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, sponsor, Danlanud SMH dan jajaran […]

  • Festival Film The First Internasional Women’s, Indonesia Tampilkan Dua Film Terbaik

    Festival Film The First Internasional Women’s, Indonesia Tampilkan Dua Film Terbaik

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.232
    • 0Komentar

    INDONESIA tampilkan film terbaik dalam “The First International Women’s Film Festival” yang berlangsung di Gedung Opera, Darul Assad For Cultural and Arts di Damaskus selama empat hari. Film Indonesia ditayangkan pada tanggal 26 Maret 2022 dengan menampilkan 2 (dua) film, yaitu yang pertama film dokumenter singkat mengenai sosial, budaya dan pariwisata Indonesia dengan judul “It’s […]

  • Jembatan Baru, Lempuing Jaya Rampung, Kepada Warga  Wagub OKI Pesan Ini

    Jembatan Baru, Lempuing Jaya Rampung, Kepada Warga  Wagub OKI Pesan Ini

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    WARGA di Desa Tanjung Sari I, Kecamatan Lempuing Jaya, Ogan Komering Ilir bersyukur atas selesainya pembangunan akses jembatan desa. Warga ramai-ramai berkumpul untuk menggelar syukuran. Dengan sukarela warga membawa makanan dari rumah untuk dimakan bersama-sama. Makanan yang disajikan tersebut ditaruh di atas nampan besar. Nampan tersebut berisi piring dengan berbagai lauk pauk khas masyarakat setempat. […]

  • Daerah Mayoritas Masuk Zona Risiko Sedang, Berbahaya, Jangan Lengah !

    Daerah Mayoritas Masuk Zona Risiko Sedang, Berbahaya, Jangan Lengah !

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    DAERAH mayoritas masuk zona risiko sedang, dan zona merah mengalami penurunan, meski demikian, daerah tak boleh lengah, karena masih sangat berbahaya. Satgas Penanganan COVID-19 meminta bukan berarti penanganan harus dikendurkan. “Berbahaya, karena apabila sedikit saja kelengahan dalam penanganan kasus pada periode libur panjang Natal dan Tahun Baru, maka terbuka kemungkinan daerah pada zona risiko sedang […]

  • Inilah perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah

    Inilah perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Berdasarkan kondisi perekonomian global dan domestik terkini, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah, sebagai berikut: Perkembangan Nilai Tukar 4 – 7 Desember 2023 Pada akhir hari Kamis, 7 Desember 2023 Rupiah ditutup pada level (bid) Rp15.510 per dolar AS. Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun turun ke 6,57%. DXY[​1] menguat ke 103,54. Yield UST (US […]

expand_less
WordPress Archive Framey – Startup & SaaS WordPress Theme Franco – Elegant WooCommerce WordPress Theme Fraxos – Creative Portfolio WordPress Theme Free Gifts for WooCommerce Freedom – Responsive One Page WordPress Theme Freeio - Freelance Marketplace WordPress Theme Freestyle – A WordPress Theme For Extreme Sports Frenchbulls – Dog Breeder Elementor Template Kit Frenzy – Food Delivery & Restaurant Elementor Template Kit Fresh – Life Coach Elementor Template Kit