Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Patut Dicontoh Tuh, Yayasan Dhuafa Mulia Teladani Keluarga Ibrahim AS

Patut Dicontoh Tuh, Yayasan Dhuafa Mulia Teladani Keluarga Ibrahim AS

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Sep 2017
  • visibility 1.313
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Kajian dengan Tema ‘ Meneladani Keluarga Ibrahim AS patut di contoh seluruh umat muslim di Palembang, pasalnya Yayasan Dhuafa Mulia bersama Ketua Pembina Yayasan Dhuafa Mulia, Ustadz Ahmad Ghozali Assegaf LC MA di Masjid AL-RA’IYAH komplek DPRD Provinsi Sumsel, mengajak ratusan santri dari seluruh penjuru Sumsel.

Kajian dibuka dengan penyampaian materi dari Ketua Pembina Yayasan Dhuafa Mulia, Ustadz Ahmad Ghozali Assegaf LC MA. Menurutnya, suatu hari Nabi Ibrahim diuji keimanannya pada Allah untuk mengukur seberapa besar kecintaannya terhadap Sang Khalik.

Lewat mimpi Nabi Ibrahim diperintah Allah untuk menyembelih Ismail, putra tercinta yang sangat dinantikan kehadirannya selama bertahun-tahun. Beliau kaget, keraguan dan kebimbangan menyelimuti hatinya benarkah ini sebuah perintah dari Allah atau jangan-jangan ini hanya tipudaya setan. Hingga akhirnya beliau mendapat mimpi dan perintah yang sama hingga terulang tiga kali dan Nabi Ibrahim pun menetapkan tekad dan menguatkan hati lalu meyakini kalau ini adalah benar-benar perintah Allah yang harus dilaksanakan.

Nabi Ibrahim pun pergi menemui putranya dan menyampaikan apa yang diperintahkan oleh Allah melalui mimpinya. Semula beliau khawatir akan jawaban anaknya, tapi Ismail menjawab: “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu. Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” Betapa terharunya beliau mendengar jawaban dari anaknya yang shaleh sehingga makin menambah rasa sayangnya sekaligus menambah kesedihannya karena teringat bahwa beliau akan kehilangan anak yang dikasihinya.

Akhirnya ayah dan anak ini pun membulatkan tekad dengan penuh keimanan dan ketaatan untuk segera melaksanakan perintah Allah tersebut, parang yang sangat tajam pun disiapkan dan mereka berangkat menuju suatu tempat untuk melaksanakan perintah tersebut. Dan akhirnya saat-saat terberat bagi Nabi Ibrahim pun tiba, dengan mengumpulkan segenap keyakinan dan dengan penuh kepasrahan Nabi Ibrahim tetap menjalankan perintah Allah tanpa keraguan meskipun setan terus menggodanya. Beliau pun mengayunkan parang ke leher Ismail dan mulai menyembelihnya.

“Namun parang yang tajam seakan-akan menjadi tumpul dan tidak mampu melukai leher Ismai, tak ada setetes darahpun keluar dari leher Ismail, Nabi Ibrahim pun mengulangi dan tetap saja Ismail tidak terluka sedikitpun. Hingga akhirnya Allah mengganti dengan seekor hewan sembelihan yang besar (sejenis kambing atau domba),” kata Ustadz Ahmad Ghozali Assegaf LC MA bersemangat.

Dari kajian hebat itu sambung Ustadz Ahmad Ghozali Assegaf, ada beberapa hal yang bisa dambil dari keimanan dan ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

“Maka dari itu mari kita tanyakan pada diri kita masing-masing, seberapa besar keimanan kita pada sang pembuat hidup saat benar-benar diuji dengan sebuah ujian yang diberikan oleh-Nya. Terkadang kita lupa, saat kita senang, dan akan menemuiNya saat kita merasa susah. Padahal iman seharusnya ada saat kita senang maupun susah. Secinta apapun Ibrahim pada Ismail, Ibrahim tetap mencintai Allah sehingga apapun yang Allah perintahkan tetap ia jalankan, walaupun harus mengorbankan sesuatu yang sangat ia cintai,” ujarnya.

Belum lagi contoh kesabaran yang ditunjukkan. Sebagaimana diketahui Nabi Ibrahim tetap bersabar saat bertahun-tahun tidak mendapatkan keturunan. Setelah ia mendapatkannya, Allah memerintahkannya untuk menyembelih hal yang paling ia cintai.
“Dengan penuh kesabaran dan penuh keyakinan, ia pun menjalankan perintah. Bagaimana dengan kita? Jika kita diuji dengan sedikit sakit, seberapa banyakkah dari kita yang tidak mengeluh,” tanyanya.

Selain beriman, taat dan sabar, Nabi Ibrahim pun memiliki keikhlasan yang luar biasa. Ikhlas menjalankan perintah Allah sekalipun itu berat.

“Itulah yang bisa kita teladani dari Nabi Ibrahim AS. Jujur, berapa banyak diantara kita yang sholatnya masih sering bolong? berapa banyak diantara kita yang ikhlas bersedekah saat kita sendiri sedang kekurangan? Ikhlas memang sangat susah. Hanya Allah lah yang tahu tulusnya kita. Maka jika meneladani sifat yang satu ini, maka InsyaAllah Allah akan memberi kita nikmat yang luar biasa,” ungkapnya.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhirnya Bank Sumsel Babel Resmi Jadi Bank Penyalur Dana PEN

    Akhirnya Bank Sumsel Babel Resmi Jadi Bank Penyalur Dana PEN

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.978
    • 0Komentar

    BANK Sumsel Babel akhirnya resmi ditunjuk menjadi Bank penyalur dana Pemulihan Ekonomi Nasional [PEN] oleh  Kemenkeu Republik Indonesia. Penandatanganan Perjanjian Kemitraan Penempatan Dana dalam rangka Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional antara Bank Sumsel Babel dengan Dirjen. Perbendaharaan Kemenkeu Republik Indonesia. Terkait hal tersebut sebagai bank yang turut berpartisipasi dalam menggerakkan perekonomian di daerah dengan segala […]

  • Asa Ratu Dewa untuk Para Ortu terkait bakat anak, Dambakan Palembang jadi tempat subur lahirnya atlet Nasional-Internasional

    Asa Ratu Dewa untuk Para Ortu terkait bakat anak, Dambakan Palembang jadi tempat subur lahirnya atlet Nasional-Internasional

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pj. Walikota memiliki asa [harapan] tersendiri terhadap prestasi anak -anak di Palembang oleh sebab itu ia meminta orang tua dapat mendukung hobi anak agar berkembang. Seperti salah satunya dibidang olahraga sehingga menjadi prestasi bagi sang anak. “Untuk penyaluran bakat anak tentunya kita lewat Dispora, lalu nanti dari sana ada cabang olahraga (cabor) melalui Komite Olahraga […]

  • Di Muba, Warga Punya Penghasilan di Atas Rp1,5 Juta Dilarang Beli LPG 3 kg, Alasannya ?

    Di Muba, Warga Punya Penghasilan di Atas Rp1,5 Juta Dilarang Beli LPG 3 kg, Alasannya ?

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.286
    • 0Komentar

    LANGKAHNYA gas  LPG 3 kilogran diduga ada  permainan oknum di lapangan.  Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA mengambil tindakan tegas. Dodi Reza mengeluarkan Surat Edaran Bupati Muba Nomor: 900/584/Dagperin/2020 Tentang HET dan Pemakai Gas LPG 3 Kg. Isi surat edaran Bupati Muba adalah  pihak agen mengawasi pangkalan untuk menjual gas LPG 3 […]

  • OKI Selesaikan Bimtek Teknis I,IV Kota Cerdas

    OKI Selesaikan Bimtek Teknis I,IV Kota Cerdas

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Kabupaten Ogan Komering Ilir yang terpilih sebagai satu dari 50 kabupaten dan kota di Indonesia, dalam program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) tahun 2022 telah menyelesaikan Bimbingan Teknis tahap I-IV Penyusunan Masterplan Smart City yang diakhiri dengan penandatangan komitmen seluruh stakeholder terkait untuk mengimplemntasikan masterplan Smart City. Bupati OKI melalui Staf Ahli […]

  • Tidak Punya Uang, 2 Pemuda Tanggung Nekat Jambret

    Tidak Punya Uang, 2 Pemuda Tanggung Nekat Jambret

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Alasan tidak punya uang untuk jajan, dua pemuda tanggung, KR (14) dan MR (17), nekat menjambret Bayu yang sedang bermain game online Mobile Legend (ML) di depan rumahnya Jalan Kapten Robani Kadir, Lorong Sidomulyo, Kecamatan Plaju, Palembang. Atas ulahnya itu, ke duanya kini meringkuk di Hotel Predeo. Mereka digelandang oleh warga yang menangkapnya ke Polsek […]

  • L@cafe Tempat Kongkow Kekinian di Palembang, Penasaran ? Mampir Yuk..

    L@cafe Tempat Kongkow Kekinian di Palembang, Penasaran ? Mampir Yuk..

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.372
    • 0Komentar

    Malam suasananya akan lebih nyaman, karena tidak terlalu panas.

expand_less
WordPress Archive Inovado | Retina Responsive Multi-Purpose Theme InPulse – Creative Agency WordPress Theme Input – Data Science & Analytics SaaS WordPress Theme Insecta – Pest Control & Disinfection Elementor Template Kit Insigne – Financial Business & Investment Elementor Template Kit Insolan – Insurance Agency Elementor Template Kit Inspect – WooCommerce Product Filter & Search Instagram Element – Instagram Plugin for jQuery Instagram Feed For Elementor Instagram For WooCommerce