Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Nah, Puluhan Warga Desa di OKI Ini Blokir Akses Pembangunan Tol Kayuagung-Jakabaring, Bahkan Ancam Bakal Temui Presiden, Apa Alasannya ?

Nah, Puluhan Warga Desa di OKI Ini Blokir Akses Pembangunan Tol Kayuagung-Jakabaring, Bahkan Ancam Bakal Temui Presiden, Apa Alasannya ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2019
  • visibility 1.074
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DINILAI mengingkari janji kesepakatan yang dibuat secara bersama, puluhan Warga Desa Kijang kembali menutup akses Jalan Pembangunan Proyek Tol Kayuagung – Jakabaring, yang berada di Desa Terusan Laut Kecamatan SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (10/8/2019).

Bahkan warga juga akan melakukan aksi yang lebih nekat lagi dengan cara menemui Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo [Jokowi], pada saat meresmikan jalan tol Pematang Panggang – Kayuagung (PPKA), jika permintaan mereka tidak juga dipenuhi oleh pihak kontraktor pembangunan jalan tol.

“Tidak hanya dengan menutup akses jalan proyek tol saja, Jika nantinya, aksi kami warga Kijang Kecamatan SP Padang Kabupaten OKI, dibubarkan lagi dan kembali diberikan janji-janji palsu, maka kami akan mengadukan hal ini secara langsung dengan Pak Presiden Jokowi, saat dirinya datang meresmikan jalan tol PPKA,” ujar salah seorang perwakilan warga ketika diwawancara, Sabtu (10/8/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, kekecewaan kami [masyarakat Desa Kijang] sangat terasa sekali dan membekas menjadi sebuah ingatan yang menjadi pelajaran bagi kami. Tidak hanya satu ataupun dua kali, bahkan berkali – kali kami dibodoh-bodohkan dengan kata-kata dan janji-janji manis saja.

“Seperti halnya pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Desa Terusan Laut yang mereka janjikan, bahka hasil dari kesepakatan tersebut telah mereka tanda tangani kapan tanggal akan dibangunnya JPO tersebut. Namun kenyataannya hingga satu minggu lebih dari hari penanda tanganan perjanjian tersebut, pembangunan JPO belum juga dilakukan,” jelasnya sembari menambahkan bahwa saat ini warga telah beranggapan negatif, karena perjanjian hitam diatas putih saja mereka ingkar apa lagi janji – janji yang lainnya.

Sementara itu, beberapa tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Desa Kijang, ketika diminta komentar terkait hal tersebut mengatakan bahwa pihak kontraktor pembangunan jalan tol Kayuagung – Jakabaring kurang serius untuk memenuhi permintaan masyarakat, ditambah kurang pekanya pihak humas dan juga petugas yang ada di lapangan dalam menyikapi permasalahan yang ada.

“Hal inilah yang membuat permasalahan menjadi rumit dan besar, sehingga masyarakat menduga bahwa pihak kontraktor ataupun PT. Waskita Karya, tidak serius memenuhi permintaan masyarakat. Bahkan yang lebih parahnya lagi, dugaan tersebut menguat lantaran pihak PT. Srimp tidak menepati janji tanggal pembangunan yang telah mereka sepakati dan tanda tangani,” ujarnya sembari menambahkan, ini juga akan berdampak pada janji-janji perbaikan jalan kabupaten yang rusak oleh aktifitas kendaraan proyek pembangunan jalan tol menurut sudut pandang masyarakat,” jelasnya.

Ditambahkannya juga, sebenarnya permasalahan yang dirasakan masyarakat secara individu sangat banyak sekali, akibat dari dampak yang ditimbulkan oleh proyek tol. Beberapa diantaranya dampak sadimentasi seperti pohon-pohon di kebun yang banyak mati, sawah yang gagal tanam ataupun panen, begitu juga dengan rumah warga yang retak, debu, banjir dan lain sebaginya semenjak adanya proyek tol.  “Namun hal tersebut tidak kami besar-besarkan, terkecuali hal yang menyangkut masyarakat banyak,” jelasnya.

Terpisah Pjs Kades Terusan Laut, Alrasit ketika diwawancara menggatakan bahwa perjanjian kesepakatan kapan tanggal pembangunan JPO maupun jalan lingkar desa, telah ditanda tangani beberapa minggu yang lalu, dokumenya ada di arsip desa,” ujarnya singkat.

Terkait hal tersebut Kepala Proyek Seksi KAPB, PT. Waskita Karya, Okta Mulya Taher, ketika dihubungi melalui handphonenya belum bisa tersambung karena nomor yang bersangkutan dalam kondisi tidak aktif.[**]

Penulis : dra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Ada Peserta Terkena Covid Dalam Perkemahan Wirakarya Nasional di Palembang

    Tidak Ada Peserta Terkena Covid Dalam Perkemahan Wirakarya Nasional di Palembang

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama memastikan bahwa tidak ada laporan penyebaran Covid-19 dalam helat Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) di Palembang. Hal ini ditegaskan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Suyitno dalam laporan penutupan PWN PTK. Giat perkemahan mahasiswa PTK ini ditutup Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi. Hadir mewakili Gubernur Sumatera Selatan, Asisten Administrasi dan Umum Pemprov. […]

  • Exposisi Reinvent Jakarta

    Exposisi Reinvent Jakarta

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.502
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, [vritimes] -Sebuah Publikasi Seni & Desain Secara Massal. Event pameran, talk show, dan tanda tangan petisi terkait perubahan untuk perbaikan kualitas udara Jakarta. Menerka dinamika perubahan kehidupan usai ditinggalkan statusnya sebagai Ibu Kota, Menatap Jakarta kini dan nanti. Peralihan menuju Ibu Kota baru secara tidak langsung mempengaruhi dinamika sosial, ekonomi, dan urbanisasi pada Kota […]

  • Dilakukan Anak Buah Sendiri, Polda Riau Ungkap Kasus Penggelapan Yang Rugikan Pengusaha Sembako senilai Rp3,7 Milyar

    Dilakukan Anak Buah Sendiri, Polda Riau Ungkap Kasus Penggelapan Yang Rugikan Pengusaha Sembako senilai Rp3,7 Milyar

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Daerah (Polda) Riau berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Penipuan Penggelapan yang merugikan pengusaha Sembako sekitar Rp3,7 Milyar. Sejak bulan Mei 2021 lalu, korban ditipu oleh anak buahnya sendiri yang diduga bekerjasama dengan kelompok lain. “Ini Kasus Penggelapan atau Penggelapan dalam jabatan, yang dijerat dengan Pasal 374 atau 378 KUHPidana. Korban atas nama Sumarni alias […]

  • Kasus Meningkat Pada Nataru, Gugus Tugas : Sikap Abai Bukan Semata Pada Masyarakat, Tapi….

    Kasus Meningkat Pada Nataru, Gugus Tugas : Sikap Abai Bukan Semata Pada Masyarakat, Tapi….

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.327
    • 0Komentar

    “Temuan minggu ini sangatlah berbahaya. Karena menggambarkan adanya sikap abai di tengah masyarakat atas pentingnya penerapan protokol kesehatan. Sikap abai ini bukan hanya semata-mata kesalahan masyarakat, tetapi juga bagian tidak berhasilnya penegakan dan pengawasan dari masing-masing pemerintah daerah,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis lalu.  Meski demikian, […]

  • Gedung Baru, Warga Aktif? Menelisik Ruang Bersama di Muba

    Gedung Baru, Warga Aktif? Menelisik Ruang Bersama di Muba

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.628
    • 0Komentar

    Gedung cakep sudah ada, tapi apakah anak-anak dan ibu-ibu benar-benar ikut hidupkan ruang ini? DI Musi Banyuasin ( MUBA) ada pepatah “Tak ada ruang bersama, bagaimana mau jadi desa ramah anak dan perempuan?”. Begitulah  awal saat Pemerintah Kabupaten meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di enam desa percontohan. Gedungnya sudah megah, catnya warna-warni bak pelangi habis […]

  • Teknologi dapat digunakan untuk tanamkan nilai-nilai moral dan akhlak kepada anak

    Teknologi dapat digunakan untuk tanamkan nilai-nilai moral dan akhlak kepada anak

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan arti penting peran keluarga dalam memberikan edukasi literasi digital. Menurutnya, penerapan digital parenting dapat dilakukan orangtua dengan mendampingi anak-anak dalam menggunakan teknologi secara bijak. “Jadilah penggerak literasi digital di lingkungan keluarga dan masyarakat, dampingi anak-anak dalam menggunakan teknologi, ajarkan mereka untuk memanfaatkan teknologi secara bijak,” ungkapnya […]

expand_less
WordPress Archive Orson – WordPress Theme for Online Stores Oscend – Creative Agency WordPress Theme Oshine – Multipurpose Creative Theme Osmond – Ecommerce Magazine WordPress Theme Osmosis – Responsive Multi-Purpose Theme Osnic – Adsense WordPress Theme OsTende – Theater WordPress Theme Osteo Accordion for Elementor Osteo Countdown for Elementor Osteo Image Hotspot for Elementor