Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Jangan Wariskan Angka Kemiskinan untuk Anak Cucu

Jangan Wariskan Angka Kemiskinan untuk Anak Cucu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
  • visibility 973
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Lahat – Dalam rangkaian kunkernya ke Kabupaten Lahat, Rabu (20/2/2019) Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan silaturahmi sekaligus sinkronisasi program antara Pemprov Sumsel dengan Kabupaten Lahat. Pada kesempatan itu ia mengajak segenap Kepala OPD di Lahat bekerja konkret, otentik dengan bukti.

“Ini penting untuk menurunkan angka kemiskinan. Angka kemiskinan itu harus diturunkan (angkanya) bukan diturunkan (wariskan) untuk anak cucu,” tegasnya

Untuk menekan angka kemiskinan yang masih tinggi di Sumsel dan Lahat pada khususnya dia menilai diperlukan kekompakan yang tinggi dari semua instansi baik di daerah mauoun provinsi. Termasuk juga koordinasi dengan instansi vertikal. Dengan kekompakan dan kesamaan visi dia optimis kesejahteraan masyarakat Sumsel dapat segera diwujudkan.

“Saya ingin kita semua kerja konkret, otentik dan ada bukti. Karena masyarakat Sumsel akan minta bukti itu pada saya di tingkat provinsi begitupun warga Lahat pasti nagihnya kr Bupati. Makanga apapun program yang dibuat kita sepakati bahwa muaranya adalah kesejahteraan.  Jangan ada satupun satuan kerja yang tidak mengarah pada peningkatan kesejahteraan, karena ini cara otomatis untuk menurunkan angka kemiskinan. Kalau ini gagal di suatu OPD berarti ini kegagalan pemimpinnya.  Nah saya tidak mau seperti itu,” tegasnya.

Saat ini dikatakannya Gubernur dan Bupati akan senang sekali kalau angka kemiskinan turun.

” Sudah dak musim lagi balik dari luar kota bawa cincin. Sudah dak laku. Sekarang ini kalau Bupati atau OPDnya bisa turunkan kemiskinan Gubernur senang sekali. Kerja saja dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain kerja konkret,  hal lain yang menjadi kunci menurunkan angka kemiskinan adalah dengan kekompakan. Barulah setelah itu duduk bersama  breakdown poin-poin pengentasan kemiskinan.

” Selanjutnya kita fokus  infrastruktur, zero konflik  juga perlu diperhatikan dengan melibatkan FKUB,” jelasnya.

Selain itu, ia juga meminta pengembangan potensi ke khasan di daerah Lahat yang sangat kaya terus ditonjolkan. Seperti pertambangan, perkebunan kopi maupun wisata alamnya Gunung Jempol dengan dieksplore dan dikemas semenarik mungkin untuk menggaet wisatawan maupun merangsang tumbuhnya ekonomi kreatif warga setempat.

“SDA Lahat ini kaya, disini juga banyak benar IUP. Kalau IUP ini sampai mengganggu ligkungan saya minta Bupati nya untuk tutup izin itu. Untuk apa mereka cari keuntungan disini kalau tidak ada manfaat masyarakat. Mereka buat kawah-kawah (penambangan) habis itu mereka pergi. Jadi sekali lagi saya ingatkan Bupati soal itu jangan sampai nanti kita wariskan lingkungan yang rusak pada anak cucu. Saya dukung sekali Lahat ini menjadi Kabupaten Destinasi” tegasnya.

Mengenai kepemimpinan Cik Ujang yang masih hitungan hari dikatakan manfan Bupati OKUT tersebut hendaknya disikapi bijaksana oleh masyarakat maupun pejabat pembantunya di pemerintahan. Sebagai pemimpin baru dengan style kepemimpinan yang berbeda, tentunya memerlukan waktu untuk saling beradaptasi. Jangan sampai pergantian rezim membuat kebutuhan masyarakat terbengkalai.

” Kita harus sepakat Sumsel Maju untuk Semua harus diawali dengan kebersatuan dan kekompakan terutama dengan wakil bupati. Sebagai Bupati baru, adaptasi itu biasa tapi ini bisa jadi positif biar kita ada waktu  waktu menilai sesorang secara proporsional bukan karena emosional. Tapi jangan juga ini menjadi alasan ASN untuk manja,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Lahat Cik Ujang menjelaskan bahwa saat ini Lahat memiliki luas 4.361, 83 km persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 401.401 jiwa. Terdiri dari 24 kecamatan dan 360 desa serta 27 kelurahan dengan  mayoritas mengandalkan pertanian dan perkebunan.

“Saat ini Pemkab dan masyarakat sedang menggiatkan pembangunan di lima sektor yaitu pertanian, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur dan ketenagakerjaan.

Sektor inilah yang mempengaruhi angka kemiskinan di Lahat dan Untuk mengatasi hal tersebut perlu pemenuhan namun dana yang ada sangat terbatas. Maka kami minta pak gubernur berkenan menempatkan Lahat jadi kabupaten porioritas kebijakan pembangunan di Sumsel,” jelasnya.

Menurut Cik Ujang ada beberapa pembangunan prioritas tahun ini salah satunya melanjutkan pembangunan Jembatan Lematang di Desa Ulak Lebar Kecamatan Lahat. ” Ini masuk prioritas dan Pak Gubernur tadi juga mengatakan akan membantu khususnya di Jembatan Manggul,” ujarnya.

Selain Ketua TP PKK Sumsel Hj Lustia Herman Deru, Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya, tampak hadir juga Kepala OPD di lingkungan Pemorov Sumsel, sinkronisasi itu juga dihadiri pejabat dan Kepala OPD di Kabupaten Lahat.

Usai melakukan sinkronisasi, orang nomor satu di Sumsel itu juga sempat meninjau jalan nasional yang sempat amblas di Desa Jati Kecamatan Tanjung Tebat bersama Plt Kepala Dinas PUBM. Kondisi terakhir jalan tersebut sudah dapat dilalui berbagai jenis kendaraan. Arus lalu lintas juga sudah berlangsung normal usai kejadian.[**]

Penulis : Sir

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Ajak Warga Musi Banyuasin Tetap Prokes, Jangan Kendor, Mari Vaksinasi

    Bupati Ajak Warga Musi Banyuasin Tetap Prokes, Jangan Kendor, Mari Vaksinasi

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

      PLT Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP hadir secara virtual mendengarkan arahan Presiden Republik Indonesia kepada seluruh Kepala Daerah se Indonesia, Senin (25/10/2021) dari Ruang Rapat Serasan Sekate Gedung Pemkab Muba. Dalam arahannya, Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa Pandemi COVID-19 belum berakhir. Oleh karena itu, ia meminta Gubernur, Walikota, Forkopimda untuk terus meningkatkan […]

  • Mendagri Minta Kepala Daerah Larang Buka Puasa Bersama & Open House

    Mendagri Minta Kepala Daerah Larang Buka Puasa Bersama & Open House

    • calendar_month Kamis, 6 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia agar mengambil langkah-langkah untuk melakukan pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house pada saat maupun pasca lebaran. Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadhan dan Pelarangan Open House/Halal bi Halal pada Hari Raya Idul […]

  • TEKNOLOGI PERBANKAN : QRIS Indonesia Antarnegara, UMKM & Perbankan Tembus Jepang

    TEKNOLOGI PERBANKAN : QRIS Indonesia Antarnegara, UMKM & Perbankan Tembus Jepang

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    MISALNYA di Shibuya, Jepang, seorang turis terkejut saat dompet digitalnya tiba-tiba menampilkan notifikasi “Transaksi berhasil!”. Rupanya, transaksi itu diterima oleh bu Jumi, pedagang kue klepon dari Jakabaring. Inilah QRIS Indonesia antarnegara, membuka peluang UMKM dan perbankan untuk beroperasi lintas negara. Di balik notifikasi itu, tersimpan inovasi sistem keamanan digital, strategi perbankan, dan cara unik UMKM […]

  • Alhamdulillah, Akhir-nya Allah SWT Turunkan Hujan di Langit Kampungku…

    Alhamdulillah, Akhir-nya Allah SWT Turunkan Hujan di Langit Kampungku…

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Langit di atas Perumahan Pesona Harapan Jaya- Nirwana RT 50 Kalidoni Palembang terlihat mendung sejak pukul 14.30 WIB, Jumat 20 Oktober 2023. Angin kencang membuat hutan yang terdapat pohon tinggi menjulang, daun dan rantingnya bergoyang, sebagian daun itu runtuh dan jatuh di teras rumah ku bersamaan dengan debu-debu dan sisa bakaran berwarna hitam. Angin […]

  • Kolaborasi Pertani & RNI Luncurkan Produk Beras Rania

    Kolaborasi Pertani & RNI Luncurkan Produk Beras Rania

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    BUMN Klaster Pangan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan portofolio produk pangan yang terjangkau dan berkualitas untuk masyarakat. Salah satu pengembangan produk terbaru adalah produk beras Rania yang merupakan hasil kerja sama PT Pertani (Persero) dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI. Peluncuran produk beras premium kemasan 5 kg tersebut […]

  • timnas-u23

    Dewi Fortuna Belum Berpihak, Indonesia Kalah 1- 0 dari Malaysia

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    Meski menguasai jalannya pertandingan dari babak pertama hingga ke dua, namun kenyataan Dewi Fortuna tidak berpihak ke Indonesia U-22. Tim Garuda Muda mengalami kekalahan 1-0 atas tuan rumah Malaysia di Babak Semi final Asean Games, Sabtu malam ini di Stadion Shah Alam, Malaysia.

expand_less
WordPress Archive Azoom | Multi-Purpose Theme with Animation Builder Azumi – Elegant Blog Theme Azure – Blog WordPress Themes B2B Marketplace for WooCommerce | B2B Wholesale Plugin B2B Marketplace Split Cart for WooCommerce B2B Marketplace Vendor Subdomain for WooCommerce – Webkul | CodeCanyon B2BKing - The Ultimate WooCommerce B2B & Wholesale Plugin Baby Doctor – Pediatric Clinic Elementor Template Kit Baby Kids - Education Primary School Children Baby & Kids Store eCommerce Woocommerce WordPress Theme