Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » Pelabuhan Boom Baru Sulit Dikembangkan, Pelindo II Optimalkan Pelabuhan Sei Lais

Pelabuhan Boom Baru Sulit Dikembangkan, Pelindo II Optimalkan Pelabuhan Sei Lais

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
  • visibility 1.791
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo II Cabang Palembang siap menggelontkan dana investasi senilai Rp 50 miliar guna pengembangan pelabuhan Sungai Lais di Palembang.

General Manager PT Pelindo II (Persero) Cabang Palembang, Agus Edi Santoso, menjelaskan pengembangan tersebut ditargetkan dapat dimulai pada 2019.

“Pelabuhan Boom Baru sudah sulit dikembangkan karena lahannya sempit, maka mengoptimalkannya, pengembangan akan dilakukan di Pelabuhan Sungai Lais,”paparnya  saat Gathering dengan sejumlah media nasional, di Kantornya, Selasa [18/12/2018].

Dana yang disiapkan tersebut salah satunya untuk membangun infratruktur seperti jalan, dan dermaga agar dapat disinggahi kapal bermuatan 2.000 -3.000 ton. Selain itu Investasi itu untuk membangun berbagai fasilitas dan infrastruktur seperti jetty, depo dan gudang.

Menurut Agus, lahan pelabuhan yang terdapat di Sungai Lais cukup luas mencapai 200 hektare.

Dia mengakui saat ini pertumbuhan ekonomi Sumsel cukup baik diatas rata-rata nasional atau sekitar 5,8 %-6%.”Sehingga kita persiapkan Pelabuhan Boom Baru guna mengantisipasi peningkatan aktivitas perdagangan di Sumsel.

“Kami optimistis pengembangan tersebut dapat berjalan lancar karena dana investasi sudah disiapkan dan lahan sudah tersedia juga,”tambahnya.

Agus mengatakan Pelabuhan Sungai Lais merupakan masa depan dari pintu perdagangan di Sumsel karena memiliki potensi yang kuat untuk dikembangkan.

Sementara, untuk Pelabuhan Boom Baru yang selama ini menjadi satu-satunya pelabuhan bongkar muat peti kemas maupun nonpeti kemas, dinilai sulit untuk dikembangkan karena terkendala lahan yang terbatas.

“Kalau Boom Baru memang masih menjadi pelabuhan utama di Palembang namun untuk pengembangan terbatas di lahan hanya 25 hektare, sementara Sungai Lais masih memiliki lahan yang luas,” katanya.

Agus memaparkan saat ini Sungai Lais sudah melayani beberapa pelanggan meski dengan fasilitas yang sederhana.

Adapun pengguna Pelabuhan Sungai Lais kebanyakan untuk komoditas curah cair, yakni PT Dinar Jaya Energy dan PT Petro Arta Indo untuk pengisian high speed diesel (HSD), serta PT Trimitra Palm Niaga untuk tangki minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Selain itu, dia menambahkan, perseroan juga melayani aktivitas bongkar muat antarpulau kapal kapasitas kecil di Sungai Lais.

“Komoditas yang bongkar antarpulau di Sungai Lais, seperti semen, pupuk, tepung terigu dan general kargo,” katanya.

Nantinya, kata Agus, Pelabuhan Sungai Lais dirancang dapat melayani berbagai jenis komoditas, termasuk karet yang merupakan andalan Sumsel dengan adanya pembangunan depo di kawasan pelabuhan.

Perseroan mencatat terdapat lima komoditas andalan Sumsel yang selama ini diekspor melalui Pelabuhan Boom Baru.“Karet masih menempati posisi terbatas dengan ekspor mencapai 898.563 ton sampai dengan November 2018,” katanya.

Sementara untuk komoditas curah cair, yakni CPO tercatat mencapai 122.709 ton,  inti sawit tercatat 93.135 ton, produk kayu sebanyak 61.926 ton dan kelapa sebanyak 125.506 ton.

Dia memaparkan pengembangan Pelabuhan Sungai Lais bakal dilakukan secara bertahap. Perseroan juga perlu memperpanjang dermaga untuk mengejar kedalaman sungai, sehingga kapal berkapasitas besar bisa berlabuh.

Agus menerangkan saat ini kedalaman kolam Pelabuhan Sungai Lais sekitar 1 meter—3 meter, jika diperdalam maka diharapkan kapal berkapasitas di atas 2.000 ton bisa bersandar di pelabuhan.[**]

 

Penulis  : One

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KDEKS Sumsel Gandeng Organisasi Islam, Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

    KDEKS Sumsel Gandeng Organisasi Islam, Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama KDEKS kabupaten/kota se-Sumsel diharapkan dapat mengembangkan  ekonomi dan keuangan syariah sehingga tak hanya mengandalkan pemerintah. Sebab masih banyak organisasi Islam dan berbagai elemen masyarakat yang memilik peran sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah. Arah kolaborasi tersebut mengemuka saat […]

  • Hingga Akhir Maret 2021, Bulog Serap Beras Petani 230 Ribu Ton

    Hingga Akhir Maret 2021, Bulog Serap Beras Petani 230 Ribu Ton

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    PERUSAHAAN Umum (Perum) Bulog menyatakan hingga Senin (29/3/2021), penyerapan beras petani dari seluruh sentra produksi beras sudah mencapai 200 ribu ton. Jumlah serapan tersebut akan naik hingga 230 ribu ton sampai akhir Maret 2021. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyebut, jumlah serapan hingga 200.000 ton beras merupakan akumulasi dari 10.000 ton yang diserap setiap […]

  • Serius Antisipasi Penyebaran COVID-19, Muba Siapkan Anggaran Rp6,1 Miliar

    Serius Antisipasi Penyebaran COVID-19, Muba Siapkan Anggaran Rp6,1 Miliar

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musibanyuasin menyiapkan anggaran senilai Rp6,1 miliar guna mengantisipasi penyebaran Virus Corana/COVID-19. Dana sebesar tersebut salah satunya akan digunakan untuk membeli peralatan 1.000 Ravid Tes yang akan dilaksanakan di Muba pada 27 Maret mendatang. Menurut Bupati Muba Dodi Reza Alex, hal ini salah satu bentuk dari arahan Mendagri Tito Karnavian untuk Muba, dan akan melibatkan […]

  • “Jurnalis Itu Profesi Mulia, Harus Teguh pada Kode Etik, Berita Disajikan Sesuai Fakta & Kebenaran,”kata Bupati Muba

    “Jurnalis Itu Profesi Mulia, Harus Teguh pada Kode Etik, Berita Disajikan Sesuai Fakta & Kebenaran,”kata Bupati Muba

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 840
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yakin bahwa profesi wartawan adalah profesi yang mulia. Sebagai profesi jurnalis yang berhubungan erat dengan informasi, maka  tentu harus berita yang disajikan sesuai  fakta dan kebenaran. “Saya tegaskan bahwa saya hadir  disini, sebagai kepala daerah yang wajib mengayomi  dan melayani warganya termasuk melindungi seluruh profesi […]

  • Tanpa Ada Sambutan, Pelantikan Pejabat Dilingkungan Pemkot Pagaralam Dipercepat

    Tanpa Ada Sambutan, Pelantikan Pejabat Dilingkungan Pemkot Pagaralam Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.194
    • 0Komentar

    DI tengah Pandemi COVID-19,Walikota Pagaralam Alpian Maskoni melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tertinggi(JPT) Pratama dan Jabatan Adminstrator di lingkungan Pemkot Pagaralam. Acara tersebut agak berbeda, karena sesuai dengan protokol cegah covid-19,pelantikan tanpa ada sambutan dari Walikota. Pesan singkat Wako, mereka yang dilantik dapat segera bekerja sesuai dengan visi misi Kota Pagaralam. Apalagi kata Wako, […]

  • BMKG Ingatkan Wilayah yang Cenderung Kering & Berpotensi Ancaman Karhutla, Kabupaten di Sumsel Ini Siaga

    BMKG Ingatkan Wilayah yang Cenderung Kering & Berpotensi Ancaman Karhutla, Kabupaten di Sumsel Ini Siaga

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.230
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id OKI- Sebagai salah satu wilayah yang rentan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) telah bersiaga dini. Merujuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memproyeksi Indonesia akan mengalami El Nino lemah pada 2023. M enilik Kondisi musim yang diprediksi lebih kering di 2023 ini, BMKG memperingatkan wilayah yang cenderung kering […]

expand_less
WordPress Archive GamiPress Easy Digital Downloads Points Gateway GamiPress Email Digests GamiPress Expirations GamiPress Frontend Awards GamiPress Leaderboards GamiPress Mark As Completed GamiPress Nominations GamiPress Notifications GamiPress Points Cards GamiPress Points Exchanges