Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Wahli Sumsel Sebut Banjir Bukti Buruknya Manajemen Lingkungan Kota Palembang

Wahli Sumsel Sebut Banjir Bukti Buruknya Manajemen Lingkungan Kota Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 15 Nov 2018
  • visibility 1.357
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Banjir yang melanda hampir seluruh Kota Palembang membuat resah warga, karena  bukan hanya mengganggu kenyamanan aktivitas saja,  namun banjir juga telah menyebabkan kerugian ekonomi dan pendidikan. beberapa sekolah pun terpaksa ikut diliburkan, karena beberapa sekolah ikut terendam menyusul hujan deras yang turun dari Senin (12/11/2018) malam hingga pagi hari.

Akibatnya banjir setinggi 1 meter dibeberapa wilayah juga, terutama  di jalan protokol, seperti di Jalan R. Sukamto (Hotel Al-Furqon – PTC Mall), kendaraan roda 2 dan roda 4 yang melintasi jalan ini terlihat mogok.

Banjir yang terjadi di wilayah Kota Palembang bukan hanya satu kali ini saja terjadi. Permasalahan banjir yang melanda sejumlah kawasan permukiman penduduk dan ruas jalan protokol sudah kerap terjadi. Setelah turun hujan lebat atau lebih dari dua jam bisa dipastikan langsung terjadi banjir, hal ini semakin parah dan memerlukan penanganan serius.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Selatan mencatat titik rawan banjir berada di sekitar kolam retensi (tempat penampungan air sementara) dan di wilayah-wilayah sekitar timbunan yang dulunya rawa.

Hairul Sobri, Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Selatan dalam siaran persnya, kemarin menjelaskan bahwa banyaknya penimbunan rawa untuk kepentingan properti atau kepentingan bisnis secara leluasa menimbun rawa yang awalnya sebagai tempat resapanair merupakan bentuk-bentuk kebijakan yang bertentangan dengan lingkungan dan tidak mengacu Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), sehingga dampak bencana ekologis, seperti banjir akan terus terjadi.

Palembang sendiri memiliki luas 35.855 Ha yang mayoritasnya topologi Provinsi ini adalah daerah rawa. Namun saat ini hanya menyisakan 2.372 Ha luasan rawa di Kota Palembang .

Selain itu tidak efektifnya keberadaan drainase termasuk kolam retensi akibat kebijakan pemerintah yang lamban menyelesaikan permasalahan banjir di kota Palembang yang telah 11 kali menerima penghargaan Adipura, sungguh ironi. Akibatnya hampir seluruh warga dirugikan akibat bencana ekologis yang terjadi (akumulasi dampak kebijakan yang mengabaikan aspek lingkungan hidup).

“Palembang seharusnya ada 77 kolam retensi di Kota Palembang untuk badan tampungan air,sekarang hanya ada 26 kolam retensi yang tersisa1,”katanya.

Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan yang tidak sesuaidengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan Pelanggaran Tata Ruang merupakan dampak utama banjir.

Minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga menjadi faktor penyebab banjir ketika Palembang diguyur hujan, karena terganggunya sistem distribusi air.

Di dalam Undang – Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, perencanaan tata ruang wilayah kota harus memuat rencana penyediaan dan pemanfaatan ruang terbukahijau yang luas minimalnya sebesar 30% dari luas wilayah kota.

Saat ini, RTH di Kota Palembang sendiri hanya 3.645 Ha saja dari kewajiban yang seharusnya 10.756 Ha. Jika pemerintah berorientasi pada solusi penyelesaian permasalahan banjir yang terjadi, maka diperlukan perhatian lebih kepada faktor penyebab secara komprehensif.

“Aspek-aspek lingkungan perkotaan seperti perluasan RTH, memulihkan serta menjaga area rawa yang tersisa, memperbaiki sistem drainase dan memastikan fungsi kolam retensi berjalan dengan baik, serta dengan tegas pemerintah harus memastikan tidak ada lagi proses pembangunan dilakukan tanpa ada KLHS dan AMDAL (dokumen lingkungan hidup). Karena kita ketahui bersama proses dokumen lingkungan hidup terkadang hanya bersifat formalitas semata,”urainya.

Sebelumnya Walikota Palembang, Harnojoyo mengungkapkan, agar masyarakat Palembang untuk bersabar.

“Warga dihimbau tetap melaksanakan gotong royong, sebab sampah tidak pernah habisnya, terutama di sungai- sungai, saluran air, rawa-rawa tetap dibersihkan agar air lancar,”pesannya.

Dia berharap agar semua warga Palembang menjaga kebersihan, sebab banjir memang tidak bisa dihindari, karena letak topography Palembang ini 53% rawa.[**]

Penulis : One

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Perpanjang Masa Tugas Satgas Nemangkawi Papua, Sampai Kapan

    Polri Perpanjang Masa Tugas Satgas Nemangkawi Papua, Sampai Kapan

    • calendar_month Jumat, 28 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    POLRI resmi memperpanjang masa kerja Satgas Nemangkawi hingga enam bulan ke depan. Dengan begitu, masa kerja satuan khusus ini akan berlaku hingga akhir tahun. Selain diperpanjang, Polri juga masih sedang merusumkan pola operasi satgas. “Untuk perpanjangan, rencana enam bulan hingga Desember 2021,” terang Asisten Operasi Kepala Kepolisian RI (Asops Kapolri), Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, […]

  • MoU dengan BPS Land, Sumsel Gagas Bangun Rumah untuk 3 Instansi Terintegrasi

    MoU dengan BPS Land, Sumsel Gagas Bangun Rumah untuk 3 Instansi Terintegrasi

    • calendar_month Kamis, 24 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.969
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel berkerjasama dengan developer PT Cipta Arsigriya, menggagas pertama dan satu-satunya di Indonesia kawasan perumahan gabungan terintegrasi untuk tiga instansi sekaligus. Perumahan yang akan dibangun seluas 50 hektare ini berlokasi di kawasan terbaik di kota Palembang yaitu di kecamatan Alang-Alang Lebar, Hal tersebut […]

  • Ada pilihan naskah Khotbah Iduladha, bagi yang berminat silahkan download aplikasi PUSAKA

    Ada pilihan naskah Khotbah Iduladha, bagi yang berminat silahkan download aplikasi PUSAKA

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.839
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta- Naskah khotbah Iduladha 10 zulhijah 1444 H [29 Juni 2023] kini bisa diakses oleh khatib melalui aplikasi PUSAKA. Demikian disampaikan Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Kementerian Agama, Abdullah Alkholis. Ada yang berminat silahkan download. “Naskah-naskah khotbah yang disediakan Kementerian Agama bisa diakses melalui aplikasi PUSAKA, termasuk naskah khotbah Iduladha. Para khatib bisa mengunduh aplikasi PUSAKA […]

  • Urai Kepadatan Boom Baru, TAA Dioperasikan

    Urai Kepadatan Boom Baru, TAA Dioperasikan

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Banyuasin – Pelabuhan Laut Tanjung Api-Api [TAA] di Desa Muara Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumater Selatan yang dibangun sejak 2004 akhirnya resmi dioperasikan, Rabu (14/3/2019). Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI R Agus H Purnomo, Ketua DPRD Sumsel Aliandra Gantada, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain […]

  • Masyarakat diimbau jangan panik, pesan Pj Gub.Sumsel terkait soal perut

    Masyarakat diimbau jangan panik, pesan Pj Gub.Sumsel terkait soal perut

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.576
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan meminta masyarakat untuk tidak panik akan terjadinya kelangkaan beras di pasaran, kerena persediaan beras aman hingga Maret 2024. “Stok beras di Sumsel aman sampai dengan Maret 2024,” tegas Fatoni usai menerima audiensi dari Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel Mohamad Alexander di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (18/10/2023). “Selain beras cukup, […]

  • Pamit

    Pamit

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI-Bupati H. Iskandar, SE menjadikan momentum salat Idul Adha 1444 Hijriah untuk berpamitan kepada warga Ogan Komering Ilir Hal itu disampaikan Iskandar ketika memberi sambutan sebelum salat Idul Adha yang digelar di Masjid Agung Sholihin Kayuagung pada Kamis (29/6/23). “Sesuai amanat undang-undang, Idul Adha tahun ini adalah momen terakhir saya sebagai Bupati OKI, karena […]

expand_less
WordPress Archive YITH Globe | Hi-Tech WordPress E-Commerce Theme YITH Google Product Feed for WooCommerce Premium YITH Infinite Scrolling Premium YITH Iris | Interior Design WordPress Theme YITH Kidshop | A Creative Kid|s E-Commerce Theme YITH Live Chat Premium YITH Multiple Shipping Addresses for WooCommerce Premium YITH Panarea | Restaurant and Food WordPress Theme YITH Panthea | Minimal WooCommerce Theme YITH Payment Method Restrictions for WooCommerce Premium