Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Live Streaming Demo Dipantau Kemkomdigi, Konten Viral hingga Gift Tak Menjamin Informasi Benar

Live Streaming Demo Dipantau Kemkomdigi, Konten Viral hingga Gift Tak Menjamin Informasi Benar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Aksi demonstrasi yang berlangsung di Jakarta hari ini ikut menjadi perhatian di ruang digital. Bukan hanya soal jalannya aksi, live streaming demo dan berbagai unggahan di media sosial juga dipantau karena berpotensi membentuk opini publik dalam waktu sangat cepat.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meningkatkan pemantauan terhadap percakapan, unggahan, hingga siaran langsung yang berkaitan dengan aksi penyampaian aspirasi masyarakat pada Kamis (27/8/2026).

Perhatian pemerintah salah satunya tertuju pada konten yang mengejar jumlah penonton dan viralitas. Dalam pemantauan Kemkomdigi, terdapat siaran langsung yang juga berorientasi pada monetisasi melalui fitur pemberian hadiah atau gift.

Masalahnya, jumlah penonton yang tinggi tidak otomatis membuat informasi dalam sebuah siaran langsung demo menjadi benar.

Kemkomdigi mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan viralnya sebuah video sebagai ukuran kebenaran informasi. Potongan video, narasi yang kehilangan konteks, hingga unggahan dari sumber yang tidak jelas dapat dengan mudah menyebar ketika situasi sedang ramai.

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati sebelum membagikan informasi mengenai aksi demonstrasi hari ini. Sumber, konteks, dan kebenaran informasi perlu diperiksa terlebih dahulu agar media sosial tidak berubah menjadi tempat penyebaran provokasi atau informasi palsu.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemerintah tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan kritik dan aspirasi. Namun, kebebasan tersebut menurutnya harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk ketika menyampaikan pendapat di ruang digital.

“Kritik dan aspirasi masyarakat kami hormati dan kami persilakan. Tetapi provokasi, DFK, ujaran kebencian, dan konten yang sengaja dibuat untuk menghasut atau memperkeruh keadaan tidak akan kami biarkan,” kata Meutya.

Hari ini sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa memang dijadwalkan menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Sedikitnya empat kelompok disebut akan ikut dalam aksi tersebut, termasuk Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Massa dari luar daerah juga dilaporkan mulai berdatangan dan berkumpul di sekitar Gedung DPR sejak Rabu. Situasi tersebut membuat aktivitas di ruang digital ikut menjadi perhatian, terutama karena informasi mengenai aksi dapat menyebar luas hanya dalam hitungan menit.

Kemkomdigi juga meningkatkan kewaspadaan setelah muncul informasi mengenai penangkapan sejumlah orang yang diduga akan membuat kerusuhan dalam aksi unjuk rasa hari ini.

Dia menjelaskan masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh konten yang sengaja memainkan emosi. Narasi yang mengadu domba, menghasut, menyebarkan kebencian, atau menyampaikan informasi tanpa sumber yang jelas dapat memperkeruh keadaan.

Meutya menegaskan pemerintah tidak bermaksud membatasi masyarakat dalam menyampaikan suara. Yang menjadi perhatian adalah penggunaan ruang digital untuk menyebarkan konten yang memenuhi unsur pelanggaran hukum.

“Dalam situasi seperti ini, satu unggahan dapat menjangkau ribuan bahkan jutaan orang dalam waktu singkat,” ujarnya.

Oleh sebab itu, konten demo di media sosial perlu dilihat secara utuh, bukan hanya berdasarkan potongan video atau jumlah penontonnya. Viral belum tentu benar, sementara informasi yang terlihat meyakinkan tetap perlu diperiksa sumber dan konteksnya.

Kemkomdigi menyatakan pemantauan ruang digital akan terus dilakukan selama situasi berlangsung. Jika ditemukan konten yang memenuhi unsur pelanggaran, penanganan akan dilakukan sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ruang digital tetap menjadi tempat masyarakat menyampaikan pendapat. Namun ketika sebuah unggahan berpotensi menghasut, menyebarkan kebencian, atau menyampaikan informasi palsu yang mengganggu ketertiban, konsekuensinya tidak lagi hanya soal viral atau tidak viral. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CSIS Hadirkan Bupati Muba Jadi Narasumber

    CSIS Hadirkan Bupati Muba Jadi Narasumber

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 722
    • 0Komentar

    KEPALA Daerah yang mampu memaksimalkan potensi daerah dengan berbagai inovasi adalah kunci sukses otonomi daerah. “Daerah yang mempunyai kepemimpinan dan inovasi yang baik bisa memberikan kemudahan kepada rakyat dan membuat otonomi berjalan baik,” ungkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di hadapan Lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS) secara […]

  • Hunian Mahasiswa Unsri Ditingkatkan, AHY: “Bukan Sekadar Tempat Tidur”

    Hunian Mahasiswa Unsri Ditingkatkan, AHY: “Bukan Sekadar Tempat Tidur”

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KALAU hunian mahasiswa cuma nyaman di peta, jangan harap belajar mereka maksimal. Itu pesan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau rumah susun (rusun) baru di Universitas Sriwijaya (Unsri) Selasa (10/2/2026). Rusun ini dirancang bukan sekadar tempat tidur: ada ruang belajar bersama, dapur umum, dan area aktivitas sosial. AHY menekankan, kenyamanan dan keamanan hunian langsung memengaruhi […]

  • Pemilu : ” Peh Kalu Nak Melok “

    Pemilu : ” Peh Kalu Nak Melok “

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    PEMILU adalah pesta demokrasi Bangsa ini yang semua pesertanya adalah putra –purta terbaik Bangsa sebuah kebanggan seseorang apabila dapat mengikuti pesta demokrasi tersebut, seperti halnya keberuntungan itu dimiliki oleh seseorang, ingat sebentar lagi ada PILKADA di beberapa wilayah yang ada di Indonesia. Kacibob : “ Mat Pemilu tahun depan jangan idak datang ke TPS untuk […]

  • Kurangi Penumpukan Pasien, Pemkot Palembang Sepakat Gunakan Jasa Kurir, Mau Diantar ? Ini Syaratnya Kata Walikota..

    Kurangi Penumpukan Pasien, Pemkot Palembang Sepakat Gunakan Jasa Kurir, Mau Diantar ? Ini Syaratnya Kata Walikota..

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.845
    • 0Komentar

    KURANGI penumpukan pasien di Rumah Sakit, Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang melalui Dinas Kesehatan Kota Palembang bekerjasama dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa [Gojek].Kerjasama ini dilakukan untuk memanfaatkan gojek sebagai kurir pengantar obat dan surat rujukan. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mempercepat pelayanan kesehatan masyarakat Kota Palembang serta mengurangi penumpukan pasien di Puskesmas di masapandemi covid-19. […]

  • Bedah Rumah Warga 2 Ulu dari Baznas Palembang

    Bedah Rumah Warga 2 Ulu dari Baznas Palembang

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.649
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Badan Amal Zakat (BAZNAS) merealisasikan program bedah rumah milik Romlah warga Jl. Fiqih Usman Lrg. Murni Kelurahan 2 Ulu Palembang.   Bantuan itu merupakan program  Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Amal Zakat (BAZNAS),bedah rumah ke-28 di awal tahun 2023.   Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan mengatakan “Kegiatan Baznas ini merupakan […]

  • Cegah Covid, Presiden Minta Pemda Tingkatkan Cakupan Vaksinasi

    Cegah Covid, Presiden Minta Pemda Tingkatkan Cakupan Vaksinasi

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

      PRESIDEN Joko Widodo meminta jajaran pemerintah daerah untuk terus mengintensifkan vaksinasi Covid-19 agar dapat segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity dalam menghadapi pandemi. “Kita memang harus mengejar target untuk bulan Juli ini satu juta per hari dan nanti bulan Agustus dua juta per hari. Semua kabupaten harus memberikan dukungan dengan jumlah yang sebanyak-banyaknya […]

expand_less
WordPress Archive Kaskad – City Guide WordPress Theme Kastell – WordPress Theme for Single Properties and Apartments Kaswara | Modern Visual Composer Addons Katana Fruits – HTML5 Game Kate & Steve – Wedding Invitation Elementor Template Kit Katerio – Magazine & Blog WordPress Theme Katy – Kids Birthday Party Planner & Invitation Elementor Template Kit Kawan – Law Firm Elementor Template Kit Kayleen | Blog & Magazine WordPress Theme Kayo – Clean and Simple Music WordPress Theme