Logistik Bencana NTT Capai 777 Ton, BNPB Perkuat Pengiriman ke Labuan Bajo dan Maumere
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 12 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : bnpb.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Dukungan logistik bencana NTT terus diperkuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Hingga Jumat (21/8), sebanyak 777.711 kilogram atau sekitar 777,7 ton bantuan telah didistribusikan melalui jalur udara menuju Labuan Bajo dan Maumere.
Bantuan tersebut berasal dari dua jalur utama. Distribusi menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara pada 15–21 Agustus mencapai 312.711 kilogram, terdiri atas 175.118 kilogram untuk Labuan Bajo dan 137.593 kilogram untuk Maumere.
Sementara itu, bantuan dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB yang dikirim menggunakan pesawat kargo komersial pada 17–21 Agustus mencapai 465.000 kilogram. Sebanyak 360.000 kilogram dikirim ke Labuan Bajo dan 105.000 kilogram menuju Maumere.
Jumlah distribusi tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penyaluran bantuan bencana NTT, terutama ke wilayah yang membutuhkan pasokan pangan, hunian, kesehatan, sanitasi, dan logistik nonpangan.
Di sisi lain, stok bantuan di Gudang Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma masih mencapai 576.948 kilogram atau sekitar 577 ton per Jumat (21/8). Bantuan itu berasal dari kementerian/lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan berbagai pihak lainnya.
Empat Sortie Disiapkan
Pengiriman logistik kembali diperkuat pada Sabtu (22/8). Berdasarkan rencana penerbangan hingga pukul 07.00 WIB, Lanud Halim Perdanakusuma menyiapkan empat sortie pesawat TNI Angkatan Udara dengan total kapasitas sekitar 47 ton.
Satu Airbus A-4001 berkapasitas sekitar 22 ton direncanakan membawa bantuan menuju Maumere. Sementara Boeing A-7305 dengan kapasitas sekitar 10 ton dan Boeing A-7304 sekitar 5 ton diarahkan ke Labuan Bajo.
Satu pesawat lainnya, Boeing A-7306 dengan kapasitas sekitar 10 ton, juga direncanakan menuju Maumere.
Selain jalur udara, distribusi bantuan tetap dilakukan menggunakan pesawat kargo komersial dan jalur laut untuk menjangkau daerah yang membutuhkan.
Untuk kebutuhan hunian, sebanyak 245 unit tenda pengungsi telah dikirim pada Jumat (21/8), yakni 201 unit ke Labuan Bajo dan 44 unit ke Maumere. Sebanyak 2.968 tenda keluarga juga telah dikirim, terdiri atas 2.332 unit untuk Labuan Bajo dan 636 unit untuk Maumere.
Kebutuhan mendesak masyarakat terdampak meliputi tenda pengungsi, tenda keluarga, terpal, kasur lipat, selimut, matras, genset, sembako, makanan siap saji, air mineral, beras, obat-obatan, serta perlengkapan sanitasi.
BNPB terus mengoordinasikan distribusi bersama kementerian/lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan pihak lainnya agar rantai pasok logistik bencana NTT tetap berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
