Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Kabarnya, Sungai Ini yang Pertama di Timbun Belanda

Kabarnya, Sungai Ini yang Pertama di Timbun Belanda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2018
  • visibility 3.192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, – SIAPA sangka ternyata nama Tengkuruk dahulunya adalah nama sebuah anak sungai yang mengalir, persis tepat disamping Masjid Agung Palembang, hal itu berdasarkan Denah Peta Kraton Palembang tahun 1811, yang dibuat Mayor William Thorn di dalam buku berjudul ‘Memoir of the Conquest of Java’ diterbitkan Military Library Whitehall, London pada 1815.

Seperti dikutip dari berbagai sumber, alasan yang mendasar terjadinya penimbunan atau penutupan anak sungai oleh Belanda, dikarenakan program Kolonial Belanda untuk akses jalan hanya kepentingan pemukiman dan pelayanan untuk orang Eropa dan warga negara lain yang dianggap sederajat.

Hal itu dikuatkan oleh sejarawan Palembang, Kemas Ari Panji dengan menceritakan, konon sebelum penimbunan terjadi pada 1929 – 1930.  Ada sungai yang mengalir persis disamping Masjid Agung Palembang, dan termasuk anak sungai yang punya peran penting pada waktu itu.

“Tengkuruk itu anak sungai, yang salah satu bagiannya bertemu dengan Sungai Kapuran, Sungai Kapuran, bertemu pula dengan Sungai Sekanak dan Sungai Musi sebagai induknya,” ungkapnya.

Menurut Kemas, kenapa pemerintah Kolonial pada waktu itu menimbun Sungai Tengkuruk adalah tak lain untuk akses jalan raya, yakni Jalan Sudirman sekarang dan Anak Sungai Kapuran yang menjadi Jalan Merdeka Palembang.

“Sungai Tengkuruk menjadi anak sungai pertama yang ditimbun untuk dijadikan jalan raya dan bahan baku untuk membuat jalan ini berupa tanah puru berwarna kuning kemerahan yang banyak terdapat dari tanah tinggi di sekitar Palembang,” ujar Kemas sambil menyeruput kopi di kawasan radial.

Pekerjaan penimbunan itu terjadi pada masa pemerintahan Burgemeester Nessel Van Lissa. Saat menjadi Walikota, yang letaknya di sebelah timur rumah Regering Commissaris dan Masjid Agung dari hulu hingga muaranya di Musi, melibatkan Ahli Planologi bernama Ir.Thomas Karsten.

Dengan seiringnya perkembangan Kota Palembang, sejarah anak-anak Sungai Musi sudah banyak yang hilang, beralih fungsi menjadi sarana infrastruktur jalan dan bangunan, hingga pada tahun ini Kota Palembang tercatat hanya memilik 108 anak sungai, seperti dikutip dari situs resmi palembang.go.id.

Sedangkan catatan sejarah data milik pemerintah Belanda yang dikutip budayawan Palembang Djohan Hanfiah (2010), pada 1930-an bahwa Palembang memiliki 316 anak sungai yang mengalir seperti urat – urat darah dalam tubuh. [fly/berbagai sumber]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres Berharap Sertifikat Halal Indonesia Diterima Negara Lain, Pemerintah Akan Beri Kemudahan

    Wapres Berharap Sertifikat Halal Indonesia Diterima Negara Lain, Pemerintah Akan Beri Kemudahan

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    WAKIL Presiden (Wapres) Maruf Amin meminta seluruh instansi yang berkaitan dengan sertifikasi halal berkoordinasi. Besar harapannya, sertifikasi berbagai produk yang diterbitkan dapat diterima oleh semua negara di berbagai belahan dunia di masa depan. Lembaga yang diminta berkoordinasi antara lain Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM) […]

  • Menko Turun ke Sungsang, Nelayan Kini Punya Senjata Baru

    Menko Turun ke Sungsang, Nelayan Kini Punya Senjata Baru

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    MESIN kapal masih meraung di tepian Sungai Musi ketika rombongan pemerintah pusat tiba di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (7/5). Di kampung pesisir itu, nelayan sudah lama akrab dengan persoalan yang sama, hasil tangkapan melimpah, tetapi harga sering jatuh karena ikan tak mampu bertahan lama. Kini mereka mulai punya ‘senjata baru’. […]

  • Konektivitas Antar Wilayah Mampu Stabilkan Inflasi Sumsel

    Konektivitas Antar Wilayah Mampu Stabilkan Inflasi Sumsel

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan upaya konektivitas antar wilayah melalui pembangunan infrastruktur di 17 kabupaten/kota. Selain memberikan akses jalan yang mulus, pemerataan pembangunan ini juga terbukti mampu menjaga  kestabilan inflasi di Sumsel. Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, angka inflasi 1,55 persen yang dicapai Sumsel tahun 2020 lalu menjadi angka yang menggembirakan, sekaligus […]

  • Meski Raih Perunggu, Ketum PSSI : Saya Lega

    Meski Raih Perunggu, Ketum PSSI : Saya Lega

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.305
    • 0Komentar

     TIM U-23 Indonesia memastikan merebut medali perunggu SEA Games 2021 cabang olahraga sepakbola setelah pada perebutan posisi ketiga mengalahkan Malaysia 4-3 (1-1) lewat adu penalti di Stadion My Dinh,  Hanoi, Vietnam, hari ini. Sebelum laga berjalan, pelatih Shin Tae-yong waswas karena Garuda Muda hanya menyisakan 3 pemain, yakni kiper Muhammad Adisatryo, striker Muhammad Ridwan, dan […]

  • Luar Biasa, SDN 1 Panca Warna, Pertahankan Prestasi Green School dari Kementrian Lingkungan Hidup

    Luar Biasa, SDN 1 Panca Warna, Pertahankan Prestasi Green School dari Kementrian Lingkungan Hidup

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    KALO Guru-gurunya kreatif, inovatif, pasti sekolah itu bakal maju, dan didikan juga pasti berkualitas, so pasti dampaknya juga sangat positif, artinya sekolah tersebut bisa jadi percontohan, bisa membawa harum nama sekolah dan daerah dimana sekolah itu berdiri. Kepala daerah juga pasti akan bangga, dengan Kepala Diknasnya sebab dinilai berhasil membuat terobosan dalam bidang pendidikan, apalagi staf […]

  • Benarkah Vaksin Pfizer Menular Lewat Kontak Fisik, Ini Penjelasannya

    Benarkah Vaksin Pfizer Menular Lewat Kontak Fisik, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Benarkah Vaksin Pfizer Menular Lewat Kontak Fisik, Ini PenjelasannyaTELAH beredar sebuah informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa perusahaan vaksin Pfizer merilis dokumen uji coba. Dalam dokumen itu disebutkan bahwa vaksin COVID-19 buatannya dapat menularkan efek samping melalui kontak fisik. Faktanya, klaim yang mengatakan bahwa vaksin COVID-19 buatan Pfizer dapat menularkan efek samping melalui kontak […]

expand_less
WordPress Archive MonsterInsights – Forms Tracking Addon MonsterInsights – Google Optimize Addon Monsterinsights Media Monsterinsights Page Insights Addon MonsterInsights – PPC Tracking MonsterInsights Pro - Google Analytics Plugin for WP MonsterInsights – Site Notes Important Events Addon Monsterinsights User Journey Monstra – Esports & Gaming Elementor Template Kit Mont – Agency Elementor Template kit