Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » BKB Mau Dibuka untuk Warga, Tapi Tetap Ada Batasnya

BKB Mau Dibuka untuk Warga, Tapi Tetap Ada Batasnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA Palembang kerap disebut sebagai salah satu kota tua di Indonesia, jejak waktunya panjang, lapis demi lapis sejarah masih terasa hingga hari ini.

Di antara sisa-sisa kejayaan itu, ada satu peninggalan dari masa Kesultanan Palembang Darussalam yang selalu mengundang rasa penasaran.

Bangunan tua itu berdiri menghadap Sungai Musi, terlihat gagah, tenang, seolah menyimpan cerita yang tak habis dibaca. Dekat, tapi belum tentu bisa benar-benar didekati. Itulah Benteng Kuto Besak, atau yang akrab disebut BKB.

Selama ini, banyak warga hanya bisa menikmati dari luar pagar. Duduk di pelataran, berswafoto dengan latar benteng, lalu pulang tanpa pernah benar-benar masuk ke dalam ruangnya.

Ada garis tak kasat mata yang selama ini membatasi  BKB bukan ruang publik sepenuhnya.

Namun garis itu kini mulai digeser, tidak drastis, tapi pasti.

Pemerintah Kota Palembang melalui Walikotanya Ratu Dewa mulai membuka peluang agar kawasan BKB lebih bisa diakses masyarakat. Tapi jangan dibayangkan akan langsung bebas seperti taman kota. Pendekatannya jelas dibuka, tapi tetap dengan batas.

Langkah ini bukan tanpa alasan. BKB berada dalam lingkup Kodam II/Sriwijaya.

Artinya, ada aspek keamanan dan aturan yang tidak bisa ditawar.

Maka yang ditempuh adalah jalan tengah membuka akses secara bertahap, sambil tetap menjaga fungsi dan nilai kawasan.

Ibarat rumah tua yang selama ini tertutup rapat, kini pintunya mulai dibuka sedikit. Orang boleh masuk, tapi tetap tahu ruang mana yang boleh diinjak dan mana yang harus dihormati.

Ke depan, BKB tidak hanya diproyeksikan sebagai tempat rekreasi.

Kawasan ini juga diarahkan menjadi ruang edukasi sejarah.

Bahkan asanya pengunjung bukan hanya datang untuk berfoto, tapi juga bisa mengenal jejak panjang Palembang sebagai kota bersejarah.

Menariknya, rencana pengembangan tidak berhenti di situ. Ada wacana menghadirkan fasilitas pendukung, termasuk poliklinik. Sekilas terdengar tak biasa benteng tua berdampingan dengan layanan kesehatan. Tapi justru di situlah arah barunya, menjadikan BKB sebagai ruang hidup, bukan cuma monumen diam.

Dari pihak militer, sinyal keterbukaan juga mulai terlihat. Ada ruang untuk kerja sama, ada peluang untuk membuka akses publik lebih luas, tentu dengan kesepakatan bersama dan tetap dalam koridor aturan yang berlaku.

Keseimbangan ini yang sedang dicari.

Karena membuka BKB sepenuhnya mungkin berisiko, tapi membiarkannya tertutup juga membuatnya semakin jauh dari masyarakat.

Maka itu solusinya yang dipilih adalah dibuka, tapi dijaga. Pertanyaannya kemudian bukan lagi soal boleh atau tidak masuk, melainkan apakah masyarakat siap merawatnya?

Sebab ruang publik bukan hanya soal akses, tapi juga tanggung jawab. Tanpa kesadaran bersama, ruang yang dibuka bisa kehilangan makna.

Kini, BKB sedang menuju babak baru, dari ruang yang terasa eksklusif, perlahan menjadi lebih inklusif meski tetap dengan batas yang jelas.

Dan mungkin, memang seperti itu seharusnya.
Tidak semua yang dibuka harus sepenuhnya bebas.
Kadang, justru batas itulah yang menjaga nilai sebuah sejarah tetap berdiri tegak. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hibahkan Tanah, Gubernur Ingin PGRI Bangun Gedung Pusat Pendidikan Guru

    Hibahkan Tanah, Gubernur Ingin PGRI Bangun Gedung Pusat Pendidikan Guru

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    Agar dapat mengikuti perkembangan zaman yang semakin hari semakin canggih.

  • Palembang Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Lahat

    Palembang Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Lahat

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.404
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kota Palembang memberi bantuan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Lahat. Bantuan itu disalurkan di Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkai, di Kabupaten Lahat, yang terdampak banjir bandang, Kamis (9/3). Wali Kota (Wako) Harnojoyo dan Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda langsung menyalurkan bantuan tersebut “Kami sangat berduka atas musibah banjir […]

  • Kuju Cadet Championship di Jambi, Atlet Taekwondo Banyuasin Sabet Predikat Emas Terbaik Putri

    Kuju Cadet Championship di Jambi, Atlet Taekwondo Banyuasin Sabet Predikat Emas Terbaik Putri

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.878
    • 0Komentar

    SALAH satu atlet Taekwondo Kabupaten Banyuasin memperoleh predikat Emas terbaik putri di ajang Kuju Cadet Championship, Piala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Diskepora) Provinsi Jambi 2021, Sabtu (6/2/2021), yang diselenggarakan di GOR Kotabaru, Kota Jambi, sabtu [6/2/2021]. “Alhamdulillah hari ini atlet kita kembali mengharumkan bumi Sedulang Setudung tidak tanggung-tanggung ananda Namira Muthainnah Rustam asal SMP NEGERI […]

  • Wow, Baru Tiba di Desa Rimba Candi, Gubernur Di “Todong” Warga

    Wow, Baru Tiba di Desa Rimba Candi, Gubernur Di “Todong” Warga

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.691
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru juga mengagendakan silaturahmi dengan masyarakat di Desa Rimba Candi Kelurahan Candi Jaya. Baru saja sampai di desa ini, Gubernur langsung “ditodong” warga dengan sejumlah permintaan. Sebanyak 17 permintaan itu disampaikan salah seorang tokoh masyarakat setempat yakni Wahidin. Di antaranya perbaikan jalan, perbaikan dan penambahan musala baru, pengadaan ternak sapi warga, penyediaan […]

  • Cegah Karhutlah, Muba Koordinasi dengan Daerah Lain

    Cegah Karhutlah, Muba Koordinasi dengan Daerah Lain

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

      MAKSIMALKAN pencegahan kebakaran hutan, lahan dan kebun  [karhutlabun] tahun ini, Kabupaten Muba berkoordinasi dengan daerah lain. Koordinasi itu salah satunya mengajak daerah perbatasan seperti Jambi dan Muba. “Soal potensi karhutla dan pencegahannya terus kita lakukan, termasuk kita sudah memaksimalkan sinergi dengan daerah perbatasan di Muaro Jambi,” ungkap Bupati Muba Dodi Reza Alex dalam sambutan menghadiri Apel Kesiapsiagaan Personil […]

  • ANALISIS FRAMING MEDIA TEMPO TERHADAP POLITIK IDENTITAS PADA PEMILU 2019

    ANALISIS FRAMING MEDIA TEMPO TERHADAP POLITIK IDENTITAS PADA PEMILU 2019

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.363
    • 0Komentar

    INDONESIA dikenal sebagai negara demokrasi tidak lepas dari persaingan lima tahun, yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) yang diselenggarakan untuk memilih calon pemimpin yang akan menjabat paling lambat 5 tahun ke depan. Selama tahun-tahun politik tidak boleh dipisahkan dari masa kampanye. Kampanye sendiri merupakan kegiatan persuasif yang dilakukan secara sadar, sengaja, bertahap dan terus menerus dalam jangka […]

expand_less
WordPress Archive Alipay Cross Border Online Payment Alister Bank – Credits & Banking Finance WordPress Theme Alit – Minimalist Responsive Woocommerce WordPress Theme Alkahraba – Electrical Shop & Store WooCommerce Elementor Template Kit All In One Addons for WPBakery Page Builder (formerly Visual Composer) All in One Carousel for WordPress All In One SEO PRO WordPress Plugin All In One Slider Responsive WordPress Slider Plugin All in One Support Button + Callback Request. WhatsApp, Messenger, Telegram, LiveChat and more… All Products for WooCommerce Subscriptions