Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mens Rea di Balik Hibah Rp6 Miliar Unsri, Ada Apa?

Mens Rea di Balik Hibah Rp6 Miliar Unsri, Ada Apa?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PENANDATANGANAN hibah Rp6 miliar untuk Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang tak sepenuhnya berjalan normatif. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru justru menyinggung soal mens rea, niat dalam hukum sekaligus mengingatkan potensi mark-up dan kegiatan fiktif dalam pengelolaan anggaran.

Pemerintah Provinsi Sumsel resmi mengucurkan dana hibah Rp6 miliar kepada Unsria melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Rabu (1/4/2026).

Penandatanganan dilakukan Sekretaris Daerah Edward Candra bersama Rektor Unsri, Taufiq Marwa, serta disaksikan langsung oleh gubernur.

Sekilas, ini terlihat seperti agenda rutin, pemerintah memberi dukungan, kampus menerima, lalu semua selesai dalam bingkai seremoni. Namun suasana berubah ketika Herman Deru menyinggung soal niat di balik pengelolaan anggaran.

“Dana hibah sebesar Rp6 miliar ini harus benar-benar berwujud dan bermanfaat bagi mahasiswa, jangan sampai terbengkalai,” tegasnya.

Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi membawa pesan yang cukup dalam. Terlebih ketika ia juga mengingatkan soal potensi mark-up dan kegiatan fiktif,  dua hal yang sering menjadi bayang-bayang dalam berbagai proyek pembangunan.

Hibah ini tak lagi hanya angka saja, karena menjadi semacam ujian kecil tentang bagaimana anggaran publik dikelola sebab apakah benar-benar berubah menjadi manfaat nyata, atau hanya berhenti sebagai laporan yang rapi di atas kertas.

Dana Rp6 miliar tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan Gedung FISIP serta pembenahan sarana olahraga di lingkungan kampus Unsri.

Dua kebutuhan yang sama-sama penting, meski sering berada dalam prioritas yang berbeda.

Gedung FISIP sendiri bukan proyek baru. Pembangunannya sudah berjalan sebelumnya dan kini membutuhkan dorongan tambahan agar bisa segera dimanfaatkan secara optimal.

Banyak kasus di pembangunan fasilitas pendidikan memang dilakukan bertahap, mengikuti kemampuan anggaran yang tersedia.

Pertanyaannya, apakah tambahan dana ini cukup untuk mempercepat penyelesaian, atau hanya menjadi penopang sementara agar proyek tetap berjalan?

Di sisi lain, pembenahan sarana olahraga juga menjadi bagian dari alokasi hibah.

Fasilitas ini memang penting untuk menunjang aktivitas mahasiswa di luar ruang kelas. Namun, kebutuhan fasilitas akademik seperti ruang belajar dan sarana penunjang pendidikan tetap menjadi perhatian utama.

Pilihan ini pada akhirnya akan diuji  waktu. Apakah benar-benar menjawab kebutuhan mahasiswa, atau justru memunculkan pertanyaan baru.

Tolak ukur

Rektor Unsri, Taufiq Marwa, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pemerintah provinsi.

Ia menilai hibah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang dalam tahap efisiensi.

Menurutnya, dana tersebut akan menjadi stimulan penting untuk mempercepat peningkatan fasilitas kampus. Namun seperti halnya program pembangunan lainnya, hasil akhir akan menjadi tolok ukur utama.

Bagi mahasiswa, persoalannya sederhana. Mereka tidak terlalu memikirkan istilah NPHD atau mekanisme hibah.

Yang mereka rasakan adalah apakah fasilitas kampus benar-benar membaik, apakah ruang belajar lebih layak, dan apakah aktivitas perkuliahan berjalan lebih nyaman.

Karena itu, jarak antara penandatanganan dan realisasi menjadi bagian yang paling krusial.

Banyak program terlihat meyakinkan saat diumumkan, namun menghadapi tantangan saat dijalankan di lapangan.

Pesan Herman Deru soal mens rea tadi menjadi pengingatkan pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga soal integritas.

Niat di awal harus tetap dijaga hingga akhir, agar hasilnya benar-benar bisa dirasakan.

Hibah Rp6 miliar ini pada akhirnya akan dinilai dari apa yang benar-benar terbangun. Bukan dari seremoni, bukan dari dokumen, melainkan dari manfaat yang hadir di tengah aktivitas mahasiswa.

Pertanyaan sederhana itu kembali muncul, apakah dana ini benar-benar menjadi solusi, atau hanya  lewat sebagai angka dalam laporan?.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Audiensi  Tim ICRAF, Wagub Akan Maksimalkan Lahan Gambut

    Terima Audiensi Tim ICRAF, Wagub Akan Maksimalkan Lahan Gambut

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 770
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menilai, upaya pemanfaatan lahan gambut sebagai lahan pertanian dan perkebunan memang sudah seharusnya dilakukan. Hal itu juga sudah menjadi salah satu fokus yang dilakukan Pemprov Sumsel mengingat lahan gambut di wilayah Sumsel yang terbesar kedua di pulau Sumatera dengan luasan 25 hingga 35 persen dari total luas wilayah Sumsel […]

  • Tampil di Internasional, Dua Hafidz Indonesia Tampil Berprestasi

    Tampil di Internasional, Dua Hafidz Indonesia Tampil Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 594
    • 0Komentar

    DUA hafiz asal Indonesia berhasil menyabet juara pada ajang The American International Tibyan Competition for the Quran and Its Recitations, Minggu (19/6/2022) dan ini prestasi yang sangat membanggakan. Adalah Jihan Afifah yang berhasil menyabet juara 2 dalam lomba hafalan 30 juz, serta Khairurrazaq Al-Hafiz yang dipilih juri sebagai Peserta Suara Terbaik dan didaulat tampil di […]

  • Kerjasama 125 Ribu Merchant, Go- Food Jadi Layanan Terbesar di Dunia

    Kerjasama 125 Ribu Merchant, Go- Food Jadi Layanan Terbesar di Dunia

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.713
    • 0Komentar

    Kami melihat perkembangan UMKM kuliner sering terganjal karena pendanaan, SDM, dan juga pengetahuan bisnis.

  • Agar Tak Jenuh, RSUD Sekayu Sediakan Klinik Outdoor, Pasien Covid-19 Bisa Camping & Serasa Liburan

    Agar Tak Jenuh, RSUD Sekayu Sediakan Klinik Outdoor, Pasien Covid-19 Bisa Camping & Serasa Liburan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

      KENYAMANAN pasien Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin terus dimaksmimalkan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex. Tujuannya meningkatkan imunitas tubuh para pasien yang sedang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit agar tidak stres bisa pulih dengan cepat. Setelah memfasilitasi perpustakaan online di RSUD Sekayu,sebagai bahan bacaan bagi pasien covid-19,  kini Bupati Muba Dr Dodi Reza […]

  • PMI Muba Bakal Gencar Galang Dana untuk Kemanusiaan

    PMI Muba Bakal Gencar Galang Dana untuk Kemanusiaan

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 726
    • 0Komentar

    TIDAK hanya ingin menjadi organisasi yang biasa-biasa saja, Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Beni Hernedi yang juga Wakil Bupati Muba telah menyiapkan agenda program positif. Salah satu diantaranya penggalangan dana pada yang rencananya akan dimulai pada 1 Nopember 2019 hingga 31 Januari 2020 mendatang. “Menurut aturan PMI adalah suatu lembaga yang […]

  • Jadi Daerah Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Terluas di Indonesia, Mentan : Sukses untuk petani sawit di OKI

    Jadi Daerah Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Terluas di Indonesia, Mentan : Sukses untuk petani sawit di OKI

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.639
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan kabupaten dengan realisasi peremajaan kelapa sawit melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR) terluas di Indonesia, yaitu seluas 27.955 Ha. Sementara Provinsi Sumsel juga merupakan provinsi dengan capaian realisasi program PSR terluas di Indonesia, dengan luasan mencapai 59.329 Ha. Program ini tersebar di 21 provinsi sentra peremajaan sawit […]

expand_less
WordPress Archive Yanbu – Digital Marketing & SEO Elementor Template Kit Yeasty Marketing Agency & Advertising Service Elementor Template Kit Yello – Digital Agency Elementor Template Kit Yellow Business – Construction Template YellowPencil - Visual CSS Style Editor YellowPencil – Visual CSS Style Editor Yena – Beauty & Cosmetic WooCommerce Theme Yet Skin – Add-on for Go Pricing YITH Advanced Refund System for WooCommerce Premium YITH Amazon S3 Storage Premium