Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Warga Sulit Berobat? Ini Cara Jaga Kesehatan dari Rumah

Warga Sulit Berobat? Ini Cara Jaga Kesehatan dari Rumah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KESEHATAN keluarga sering kali tidak runtuh karena penyakit besar, tetapi karena hal-hal kecil yang luput dari perhatian. Balita yang jarang ditimbang, lansia yang kesulitan pergi ke puskesmas, hingga anggota keluarga yang mengalami tekanan mental tanpa pendampingan. Semua itu kerap terjadi di lingkungan sekitar, tetapi sering tidak disadari sejak awal.

Situasi seperti ini masih ditemukan di berbagai wilayah. Banyak warga menunda pemeriksaan kesehatan karena jarak fasilitas medis, keterbatasan biaya transportasi, atau kurangnya pemahaman mengenai tanda-tanda awal penyakit. Padahal, keluarga sebenarnya dapat melakukan banyak langkah sederhana untuk menjaga kesehatan sebelum kondisi menjadi lebih serius.

Kesadaran inilah yang mendorong berbagai gerakan kesehatan berbasis masyarakat di Kota Palembang. Salah satunya melalui kegiatan kunjungan rumah yang dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kepada warga yang membutuhkan perhatian medis.

Namun sebelum tenaga kesehatan datang, keluarga memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan di rumah.

Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan.

1. Kenali gejala awal penyakit sejak dini

Banyak penyakit berkembang karena terlambat dikenali. Demam yang tidak kunjung turun, tubuh terasa lemas dalam waktu lama, atau perubahan perilaku pada anak bisa menjadi tanda awal gangguan kesehatan. Jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari, keluarga sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

2. Pantau tumbuh kembang balita secara rutin

Balita membutuhkan perhatian khusus karena berada pada masa pertumbuhan. Orang tua perlu memastikan anak mendapatkan asupan gizi seimbang, rutin memantau berat badan, serta memanfaatkan layanan posyandu di lingkungan sekitar. Langkah ini membantu mendeteksi lebih cepat jika terjadi masalah gizi atau gangguan pertumbuhan.

3. Perhatikan kesehatan mental anggota keluarga

Masalah kesehatan tidak selalu terlihat secara fisik. Perubahan emosi yang drastis, menarik diri dari lingkungan, atau sulit berinteraksi dengan orang lain dapat menjadi tanda gangguan psikologis. Dukungan keluarga menjadi langkah awal yang penting sebelum mendapatkan penanganan profesional.

4. Gunakan layanan kesehatan di lingkungan sekitar

Puskesmas, posyandu, dan kader kesehatan di tingkat kelurahan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan memanfaatkan layanan tersebut, warga bisa mendapatkan pemeriksaan awal tanpa harus menunggu kondisi penyakit menjadi lebih berat.

5. Bangun kebiasaan hidup sehat di rumah

Kesehatan keluarga sangat dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari. Menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, serta melakukan aktivitas fisik ringan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Upaya-upaya sederhana ini menjadi dasar penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Karena itu, berbagai pihak terus mendorong pendekatan kesehatan yang lebih dekat dengan warga.

Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastarani, mengatakan pihaknya bersama kader kesehatan melakukan kunjungan langsung ke rumah warga untuk memastikan masyarakat yang mengalami kendala tetap mendapatkan perhatian.

“Ada enam warga yang kami kunjungi rumahnya, mulai dari balita hingga warga yang mengalami gangguan psikologis. Untuk balita kami jalankan program Kita Plus dari TP PKK dan juga bekerja sama dengan Baznas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan dinas kesehatan serta aparatur kecamatan dan kelurahan agar penanganan kesehatan dapat dilakukan secara terpadu. Bahkan, bagi warga yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan, pihaknya mendorong adanya layanan kunjungan rumah sebagai tindak lanjut.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan masyarakat tidak bisa hanya bergantung pada rumah sakit atau tenaga medis. Keluarga dan lingkungan sekitar memiliki peran besar dalam mengenali masalah kesehatan sejak awal. Ketika kepedulian tumbuh dari rumah ke rumah, peluang masyarakat untuk hidup lebih sehat juga semakin terbuka.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Musda VI KNPI, Begini Harapan Bupati Banyuasin

    Hadiri Musda VI KNPI, Begini Harapan Bupati Banyuasin

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    BUPATI Kabupaten Banyuasin H. Askolani SH MH meminta KNPI Banyuasin dapat menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera, sebab menurutnya peran pemuda sangatlah penting demi kemajuan suatu daerah. “Saya berharap KNPI Banyuasin ini nantinya  bisa menjadi mitra pemerintah Kabupaten Banyuasin. Hal ini sesuai dengan instruksi presiden bahwa untuk  menuju Indonesia maju  […]

  • Konferensi Pengembang Seluruh Dunia Apple akan Dimulai pada 5 Juni 2023

    Konferensi Pengembang Seluruh Dunia Apple akan Dimulai pada 5 Juni 2023

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Program WWDC23 diluncurkan, menampilkan rangkaian acara online yang menarik untuk dialami oleh pengembang Apple di seluruh dunia Hari ini, Apple meluncurkan barisan untuk Konferensi Pengembang Seluruh Dunia tahunannya, termasuk waktu presentasi keynote dan Platform State of the Union, dan berbagi lebih banyak informasi dengan pengembang tentang apa yang akan mereka pelajari dan alami. Gratis untuk […]

  • “Bellingham, Real Madrid, & Misi Suci Menyegel Dunia: Antara Ciuman Nenek Spanyol & Mimpi Burger di Amerika”

    “Bellingham, Real Madrid, & Misi Suci Menyegel Dunia: Antara Ciuman Nenek Spanyol & Mimpi Burger di Amerika”

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.167
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bayangkan ini seorang pemuda 21 tahun, badannya tegap seperti guling diisi besi, wajahnya tenang tapi matanya menyala-nyala macam kucing ngeliat laser pointer, berdiri di antara lautan kamera dan mikrofon. Nama lengkapnya Jude Victor William Bellingham, tapi fans Madrid lebih suka manggil dia pendek saja Sang Penyelamat Bernabeu. Di usianya yang bahkan belum cukup […]

  • Ada Lima Buah, Pemkot Palembang Terima Bantuan Motor Pengangkut Sampah Dari PT KAI

    Ada Lima Buah, Pemkot Palembang Terima Bantuan Motor Pengangkut Sampah Dari PT KAI

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.251
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang menerima bantuan 5 unit motor roda tiga pengangkut sampah dari PT KAI Divisi Regional III Palembang guna mengangkut sampah yang setiap hari menumpuk. Bantuan dari melalui program CSR itu diserahkan langsung oleh Kepala PT KAI Divre III Palembang Junaidi, dan diterima oleh Wali Kota Palembang Harnojoyo, di rumah dinas wali kota, Rabu […]

  • Penutupan Perdagangan Jumat, Rupiah Rebound  

    Penutupan Perdagangan Jumat, Rupiah Rebound  

    • calendar_month Jumat, 21 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.136
    • 0Komentar

    Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah di akhir pekan ini sempat dibuka melemah dengan depresi sebesar 0,03% di level Rp14.470 per dolar AS. Meskipun demikian, rupiah perlahan namun pasti mencoba rebound. Data perdagangan RTI mencatat, pukul 09.25 rupiah berhasil menguat tipis 0,10% ke level Rp14.483 per dolar AS. Rupiah juga terpantau bergerak menguat 0,02% di hadapan […]

  • RAPBD Sumsel 2027 Turun Jadi Rp9,12 Triliun, Herman Deru Pilih Amankan Infrastruktur

    RAPBD Sumsel 2027 Turun Jadi Rp9,12 Triliun, Herman Deru Pilih Amankan Infrastruktur

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – RAPBD Sumsel 2027 turun menjadi Rp9,12 triliun atau sekitar 6,35 persen dibandingkan proyeksi sebelumnya menyusul ruang fiskal makin terbatas, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memastikan belanja untuk infrastruktur yang dinilai menjadi penggerak ekonomi tetap diprioritaskan. Penurunan anggaran berkaitan dengan rasionalisasi pendapatan daerah, terutama dari dana bagi hasil (DBH) dan transfer ke daerah dari […]

expand_less
WordPress Archive Majori – Minimal Fashion Store WordPress WooCommerce Theme Makao – Fashion Shop WordPress Theme Make Me Halloween – WordPress plugin Makeaholic – Beauty Cosmetics WordPress Theme Makehub – Beauty & Cosmetics WooCommerce Theme Maker – Tools Store WordPress Theme Maël – Modern Creative Agency WordPress Theme Maldives – Business & Agency Elementor Template Kit Malmö – A Charming Multi-concept WordPress Theme Malo – Beekeeping & Honey Shop WordPress Theme