Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Digital » 92% Pakai AI, Tapi UMKM Belum Panen Manfaat

92% Pakai AI, Tapi UMKM Belum Panen Manfaat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA mencatat tingkat adopsi kecerdasan artifisial (AI) mencapai 92 persen. Angka itu terdengar impresif. Namun pemerintah mengakui pelaku usaha, terutama sektor riil dan UMKM, belum sepenuhnya merasakan lonjakan produktivitas dari teknologi tersebut.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan evaluasi tersebut di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta Pusat, Selasa (24/02/2026).

Ia menilai penggunaan AI di Indonesia masih dominan pada fungsi dasar seperti pembuatan konten, otomatisasi administrasi, dan layanan pelanggan sederhana.

Indonesia memiliki 278 juta penduduk. Sekitar 80,66 persen atau lebih dari 230 juta orang telah terkoneksi internet. Nilai ekonomi digital nasional sudah melampaui USD 80 miliar dan diproyeksikan menembus USD 130 miliar pada 2025. Data itu menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar digital terbesar di Asia Pasifik.

Namun besarnya pasar belum otomatis mendorong peningkatan output produksi atau efisiensi biaya di sektor usaha kecil dan menengah. Banyak UMKM belum mengintegrasikan AI ke dalam manajemen stok, analisis permintaan, pengendalian kualitas, atau strategi harga berbasis data.

Pemerintah melihat di sinilah jarak antara adopsi dan produktivitas.

“Kita ingin AI meningkatkan nilai tambah ekonomi, bukan sekadar tren penggunaan,” kata Meutya.

Untuk mempercepat transformasi tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital menggandeng Google Indonesia melalui program Google for Startups Accelerator. Program ini membekali startup dengan pendampingan teknologi, model bisnis, dan akses jejaring investor.

Dalam satu tahun sejak peluncuran, program itu meluluskan 63 startup, terdiri dari 43 tahap awal dan 20 pada fase Series A. Pemerintah mencatat sekitar 2.500 startup aktif saat ini berkontribusi pada ekonomi digital nasional.

Pemerintah berharap startup berbasis AI mampu menjembatani kebutuhan industri dengan solusi teknologi yang aplikatif. Startup dinilai lebih cepat mengembangkan sistem analitik, otomasi rantai pasok, hingga pemodelan prediktif yang relevan untuk pasar domestik.

Garuda Spark Innovation Hub kini berfungsi sebagai ruang kolaborasi antara startup AI, perusahaan teknologi global, dan modal ventura. Pemerintah menargetkan Indonesia bergerak dari sekadar pasar digital menjadi pusat inovasi AI di ASEAN.

Namun tantangan tetap ada. Tanpa integrasi AI ke sektor produksi dan distribusi, angka 92 persen berisiko menjadi statistik adopsi semata. Pelaku usaha perlu meningkatkan literasi data dan investasi teknologi agar penggunaan AI menghasilkan efisiensi terukur.

Lonjakan pengguna sudah terjadi. Tahap berikutnya menuntut konversi penggunaan menjadi output ekonomi nyata. Pemerintah menilai keberhasilan langkah ini akan menentukan posisi Indonesia dalam persaingan digital kawasan dalam beberapa tahun ke depan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Positif  COVID -19 di Suak Tapeh, Kepala Puskesmas : Informasi Hoax

    Warga Positif  COVID -19 di Suak Tapeh, Kepala Puskesmas : Informasi Hoax

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.788
    • 0Komentar

    MASYARAKAT Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin dihebohkan dengan informasi HOAX yang beredar terkait salah satu warganya positif terjangkit virus COVID-19 dan dilarikan  ke RSMH Palembang. Kepala Puskemas Suak tapeh, dr.Liceniati  mengklarifikasi informasi tersebut kepada jurnalis. “Kami klarifikasinya, warga tersebut belum dikatakan positif karena masih dalam tahap pemeriksaan medis,”tuturnya, kemarin. Dia sangat menyayangkan akun Facebook yang […]

  • Kasus Positif  COVID-19 di Banyuasin Bertambah Jadi 3 Orang

    Kasus Positif COVID-19 di Banyuasin Bertambah Jadi 3 Orang

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.708
    • 0Komentar

    SEBELUMNYA hanya dua Warga Kab. Banyuasin yang Positif COVID-19, namun Jumlah positif pasien terdampak virus corona di Banyuasin bertambah satu lagi sehingga menjadi 3 orang. Terbaru, seorang laki-laki inisial M (26 th) beralamat Kecamatan Talang Kelapa petugas kesehatan di salah satu Rumah Sakit Pemerintah di Palembang diumumkan positif corona meski tak menunjukkan gejala sebelumnya. “Kondisi […]

  • Sumsel Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir & Longsor di Lahat- Pagaralam

    Sumsel Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir & Longsor di Lahat- Pagaralam

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 995
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Prov. Sumsel menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di Kab. Lahat –Kota Pagaralam. Bantuan itu dilepas Gubernur Sumsel H.Herman Deru dari Halaman Kantor Gubernur Sumsel, kemarin. Selain menyalurkan bantuan, Tim Satgas Tanggap Bencana juga diterjunkan guna membantu korban membersihkan lumpur dan tanah sisa banjir yang melanda kediaman mereka. Sejumlah warga pun tak harus […]

  • Jaring Atlet Perbakin Prov.Sumsel Ajak Pemkot Pagar Alam Sosialisasikan Ekskul Menembak di Sekolah

    Jaring Atlet Perbakin Prov.Sumsel Ajak Pemkot Pagar Alam Sosialisasikan Ekskul Menembak di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.406
    • 0Komentar

    PENGPROV Perbakin Sumsel mengajak Pemkot Pagar Alam bekerjasama mensosialisasikan pembentukan ekstrakurikuler [ekskul] menembak untuk anak sekolah. Ketua Harian Nyimas Fatma Hernawaty beraudensi dengan Walikota Pagar Alam di Ruang Rapat Besemah III, Selasa (20/10/2020). Menurut Nyimas Fatma Hernawaty ekskul menembak diharapkan dapat menjaring atlet  berprestasi dari daerah.“Kami siap untuk mendukung, mulai dari senjata beserta pembimbingnya. Dia […]

  • Harapan Alex Noerdin Terkait Pilkada Serentak di Sumsel 2018

    Harapan Alex Noerdin Terkait Pilkada Serentak di Sumsel 2018

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.693
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyampaikan harapannya kepada seluruh lapisan masyarakat Sumsel dan instansi terkait lainnya, agar bersama-sama mensukseskan seluruh rangkaian tahapan penyelenggaraan pilkada serentak di wilayah Sumsel.

  • Hindari Gelombang II, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Jalankan Protokes

    Hindari Gelombang II, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Jalankan Protokes

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.256
    • 0Komentar

    JUMLAH  kasus aktif di Indonesia terus mengalami penurunan dan terlihat lebih baik dibandingkan rata-rata dunia. Capaian baik ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. Masyarakat juga harus belajar dari perkembangan beberapa negara di Eropa, yang harus kembali melakukan lockdown karena terjadi kenaikan pada kasus positifnya. “Kita harus menghindari ini dengan disiplin protokol kesehatan. Kita harus menjaga dan […]

expand_less
WordPress Archive StudioPress Milan Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Monochrome Pro Genesis WordPress Theme StudioPress News Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Niche Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Outreach Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Parallax Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Pretty Chic Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Pretty Creative Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Refined Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Showcase Pro Genesis WordPress Theme