Kabar mengejutkan datang dari dunia konten kreator tanah air. YouTuber kuliner ikonik, Bobon Santoso, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari platform YouTube dan berniat menjual kanal miliknya yang telah memiliki hampir 18 juta pelanggan.
Pernyataan yang sempat dikira sebagai gimmick tersebut ditegaskan kembali oleh Bobon dalam podcast terbaru bersama Deddy Corbuzier pada Rabu (11/2/2026). Bobon memasang harga fantastis sebesar Rp20 miliar untuk akun yang telah membesarkan namanya melalui konten “Masak Besar” tersebut.
Alasan Pensiun: Biaya Produksi vs Pemasukan
Bobon mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang selama setahun terakhir. Alasan utama yang ia kemukakan bukan karena penurunan popularitas, melainkan beban operasional yang kian membengkak.
“Jujur, saya sudah di tahap lelah. Selama ini YouTube justru menjadi beban bagi saya. Biaya produksi konten masak besar yang durasinya panjang (15 menit hingga 1 jam) sangat tinggi dan sulit ditutup secara optimal dengan pola iklan saat ini,” ujar Bobon dalam pernyataannya.
Meskipun kontennya memiliki dampak sosial yang luas—termasuk aksi kemanusiaan di wilayah Papua—Bobon merasa model bisnis konten durasi panjang semakin sulit dipertahankan di tengah menurunnya dukungan sponsor konvensional.
Spesifikasi Kanal yang Dijual
Kanal YouTube Bobon Santoso dikenal sebagai salah satu yang paling berpengaruh di kategori kuliner ekstrem dan sosial di Indonesia. Beberapa fakta mengenai akun yang dilego tersebut antara lain:
- Subscribers: Hampir 18 juta pengikut.
- Target Harga: Rp20 Miliar (Nego tipis).
- Kekuatan Konten: Memiliki basis penggemar loyal dan rekam jejak konten viral yang konsisten sejak tahun 2015.
Tetap Berbisnis di Luar YouTube
Meski hengkang dari YouTube, Bobon tidak sepenuhnya meninggalkan dunia kuliner. Sebelum pengumuman ini, ia telah mematenkan nama “Masak Besar” dan membuka lini bisnis restoran bernama Kuali Merah Putih di kawasan Bekasi sebagai langkah strategis untuk masa pensiunnya dari dunia digital.
Pengumuman ini menuai reaksi beragam dari netizen. Sebagian besar merasa kehilangan sosok “Chef Rakyat” yang berani turun ke pelosok daerah, namun banyak pula yang mendukung keputusannya untuk fokus pada kesehatan mental dan bisnis riil.
Catatan Penulis: Hingga berita ini diturunkan, Bobon menyatakan bahwa jika akun tersebut belum laku dalam waktu dekat, ia akan mempertimbangkan langkah selanjutnya, namun prioritas utamanya tetaplah untuk segera “pensiun” dari rutinitas pembuatan konten video panjang.