Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Liputan Lapangan Jadi Kunci Media Bertahan di Era AI

Liputan Lapangan Jadi Kunci Media Bertahan di Era AI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KONTEN media menghadapi tekanan serius dari platform digital dan mesin kecerdasan buatan (AI) yang menyerap karya jurnalistik untuk dijadikan ringkasan instan tanpa kompensasi adil. Kondisi ini menekan model bisnis media, meski posisi wartawan tetap aman.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menjelaskan dalam Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional 2026, Minggu (08/02/2026), bahwa ancaman nyata bagi industri media bukan digantikan AI, tetapi hilangnya nilai ekonomi konten.

“AI bukan pengganti wartawan. Yang terancam adalah nilai jurnalisme yang diambil tanpa pengembalian layak,” ujar Nezar.

Ia menekankan ringkasan instan yang dihasilkan mesin tidak dapat menghadirkan konteks, verifikasi, dan nuansa kemanusiaan, yang menjadi inti karya jurnalistik.

Praktik ini berdampak pada seluruh rantai ekosistem media. Konsumsi ringkasan instan memang cepat, tetapi menghilangkan detail investigasi, liputan lapangan, dan cerita komunitas, yang membedakan media profesional dari konten sintetis di internet.

Nezar menegaskan media yang mengabaikan diferensiasi konten berisiko diseragamkan oleh AI. Ia mendorong media untuk tetap mengutamakan liputan lapangan, investigasi mendalam, dan cerita komunitas sebagai nilai jual utama yang tidak bisa direplikasi mesin.

Dalam kesempatan yang sama, Wamenkomdigi memaparkan langkah pemerintah menjaga ekosistem informasi berkelanjutan. Kebijakan tersebut mencakup hak penerbit, transparansi penggunaan konten AI, dan kompensasi adil bagi media.

Tujuannya, agar publik tetap menerima informasi utuh, akurat, dan dapat dipercaya.

Disrupsi AI, menurut Nezar, seharusnya dipandang sebagai kesempatan bagi media memperkuat identitas konten. Dengan memprioritaskan liputan lapangan dan investigasi, media dapat mempertahankan relevansi, kepercayaan publik, dan model bisnis yang sehat.

Pemerintah mendorong kolaborasi antara media dan platform digital agar nilai ekonomi konten tidak hilang. Media yang bergantung pada ringkasan instan berisiko kehilangan peran strategisnya sebagai sumber informasi tepercaya.

Strategi ini sekaligus menjawab kebutuhan publik akan informasi lengkap, terverifikasi, dan kontekstual. AI tetap berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti fungsi jurnalistik inti.

Nezar menegaskan masa depan media ditentukan oleh kemampuan menjaga liputan lapangan dan investigasi mendalam, bukan sekadar ringkasan otomatis.

Oleh sebab itu dalam praktiknya, media yang mampu mempertahankan keunikannya akan tetap relevan di tengah banjir konten digital.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bina Kader Posyandu Kelurahan Gandus

    Bina Kader Posyandu Kelurahan Gandus

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 826
    • 0Komentar

    POS Pelayan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Posyandu merupakan salah satu Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Posyandu sebagai wadah peran serta masyarakat, yang menyelenggarakan sistem pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan kualitas manusia, secara empirik telah dapat memeratakan pelayanan bidang kesehatan meliputi pelayanan […]

  • Pendanaan Startup Indonesia Turun, Ini Langkah Kemenperin

    Pendanaan Startup Indonesia Turun, Ini Langkah Kemenperin

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pendanaan startup Indonesia menurun sepanjang 2025 menjadi perhatian pemerintah. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melihat tantangan utama startup nasional saat ini bukan hanya soal ketersediaan modal, tetapi bagaimana membangun bisnis yang kuat, memiliki solusi nyata, dan mampu menarik kepercayaan investor. Berdasarkan Indonesia Startup Report 2026, nilai pendanaan startup Indonesia pada 2025 tercatat sekitar USD355 juta, […]

  • Gub.Sumsel Pilkada di 2 Daerah Ini Harus Sukses

    Gub.Sumsel Pilkada di 2 Daerah Ini Harus Sukses

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menerima audensi Ketua Komisioner KPU Sumsel bersama dengan  Komisioner KPU OKU Timur serta  Ogan Ilir Bertempat diruang audensi gubernur. Dalam kesempatan itu Gubernur Sumsel H. Herman Deru menegaskan, dirinya tidak ingin jalannya demokrasi di kedua daerah itu terganggu. Untuk itu dia meminta laporan secara rinci terkait dengan  anggaran Pilkada […]

  • RGE, Perusahaan Asing Pertama di Tiongkok yang Peroleh Pinjaman Sindikasi Terkait Keberlanjutan SLL 1 Miliar RMB

    RGE, Perusahaan Asing Pertama di Tiongkok yang Peroleh Pinjaman Sindikasi Terkait Keberlanjutan SLL 1 Miliar RMB

    • calendar_month Jumat, 19 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.936
    • 0Komentar

    SINGAPURA – Media OutReach -Royal Golden Eagle (“RGE”), grup global perusahaan manufaktur berbasis sumber daya, telah mengumumkan bahwa perusahaan anggotanya Asia Symbol (Shandong) Pulp and Paper Co., Ltd. (“Asia Symbol”) – produsen pulp dan kertas terkemuka dunia – telah menandatangani pinjaman terkait keberlanjutan (“SLL”) pertama dari jenisnya sebesar RMB 1 miliar dengan konsorsium beberapa bank […]

  • 2 Hal ini Yang Bikin Produk IKM Palembang Sulit Bersaing di Pasaran

    2 Hal ini Yang Bikin Produk IKM Palembang Sulit Bersaing di Pasaran

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.680
    • 0Komentar

    DINAS Perindustrian Kota Palembang menilai masih banyak Industri Kecil Menegah (IKM) Kota Palembang yang sulit memasarkan produknya menyusul IKM tersebut belum menggunakan kemasan dan cara memasarkan produknya. Dua hal ini sangat penting dan perlu diperhatikan, jika tidak IKM tak dapat bersaing dipasaran,”papar Kepala Dinas Perindustrian Kota Palembang, Novran Hansyah Kurniawan, Selasa [15/10/2019]. Oleh sebab itu, untuk mengatasinya, […]

  • Penetrasi Pasar Produk Perikanan di Namibia, KBRI Windhoek Pemerkan Kemajuan Teknologi Akuakultur

    Penetrasi Pasar Produk Perikanan di Namibia, KBRI Windhoek Pemerkan Kemajuan Teknologi Akuakultur

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.283
    • 0Komentar

    WINDHOEK, Namibia – Di tengah pandemi Covid-19 di Namibia, KBRI Windhoek terus menjalin komunikasi dengan para pelaku usaha dan importir di Namibia. Guna penetrasi pasar produk perikanan Indonesia, KBRI Windhoek melakukan pertemuan dengan salah satu pengusaha Namibia di bidang perikanan, Samuel Mutonga (12/01/2022). Dalam pertemuan tersebut, KBRI Windhoek memperkenalkan kemajuan teknologi di bidang akuakultur yang diproduksi […]

expand_less
WordPress Archive GeoDirectory Re-Captcha GeoDirectory Review Rating Manager GeoDirectory Social Importer GeoDirectory WP All Import Geolite – Land Surveying & Digital Mapping Elementor Template Kit Geoport – Transport & Logistics WordPress Theme Gerlong – Responsive One & Multi Page Portfolio Theme Gerow – Business Consulting WordPress Theme Gesso – Art & Print Shop WordPress Theme Gesto – Digital Marketing Agency WordPress Theme