Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 2.766 Orang Datang Berobat, 2.766 Cerita Badan dan Perut

2.766 Orang Datang Berobat, 2.766 Cerita Badan dan Perut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUA pasangan lanjut usia berusia 70-an berjalan pelan sambil saling berpegangan tangan. Langkah mereka hati-hati, seperti sedang membawa barang paling berharga yang masih mereka miliki, yaitu badan sendiri. Sesekali berhenti, bukan untuk istirahat lama, melainkan memastikan pasangan di sampingnya masih aman. Di usia segitu, jatuh bukan lagi soal malu, tapi urusan serius.

Tujuan mereka pagi itu jelas, tenda layanan kesehatan di kampung. Bukan jalan santai, bukan pula sekadar ikut-ikutan. Mereka datang karena badan sudah terlalu sering memberi sinyal, dan perut tak lagi bisa diajak kompromi seperti dulu.

Pemandangan semacam itu terlihat di beberapa sudut Palembang, Januari lalu. Sejak pagi, warga berdatangan membawa keluhan masing-masing. Ada yang pusing, ada yang pegal, ada yang perutnya sensitif, telat makan sedikit langsung memberontak. Ada juga yang tampak sehat, tapi tetap ikut antre karena filosofi hidupnya sederhana kalau bisa dicek gratis, ngapain sok kuat?

Jumlahnya bikin panitia kerja ekstra sebanyak 2.766 orang. Wow.. pasti teriak salut untuk semua warga!
Dari angka itu, hampir tak ada yang datang dengan cerita tubuh yang benar-benar bersih. Kalau bukan darah tinggi, ya asam urat. Kalau bukan maag, ya kolesterol. Lengkap, seperti daftar menu warung.Hehehe.

Seorang bapak tertawa kecil saat tensinya diperiksa. Angkanya bikin matanya melotot dan jidatnya berkerut mikir.
“Pak, tensinyo tinggi nian,” kata petugas medis.

Bapak itu mengangguk santai. “Wajar, Dok..biasolah efek ngopi kuat  samo ikan asin pedo, lum sempat stop kebiasoan duo ikot itu, dari 1998.”

Petugas tersenyum, lalu jawab kalem, “Berarti sekarang saatnya mulai pensiun, Pak.”
Si bapak tertawa lagi. “Kopinyo yang pensiun dulu, Dok. aku ni masih nak hidup lamo, olehnyo anak aku ni siko lagi yang belum kawin.”

Tak jauh dari situ, dua ibu saling menyikut pelan.
“Kolesterol aku tinggi?”
“Iyo. Tapi genetik itu,” jawab temannya cepat, sambil menunjuk pipinya sendiri, seolah lemak adalah warisan keluarga yang tak bisa ditolak.

Obrolan semacam itu membuat ruang tunggu terasa seperti arisan bedanya, yang dibahas bukan cicilan, tapi isi badan.

Bakti sosial

Dokter dan perawatnya ikut menyesuaikan irama kampung. Mereka lebih banyak mendengar cerita ketimbang memotong pembicaraan. Kadang yang diperiksa bukan cuma tekanan darah, tapi juga kebiasaan hidup yang sudah bertahun-tahun dijalani tanpa banyak direnungkan.

Dari begadang, malas bergerak, sampai makan pedas tengah malam semuanya dibedah pelan-pelan, tanpa nada menggurui.

Karena banyak kena penyakit pasaran ini, akhirnya banyak warga baru sadar sebab sakit jarang datang tiba-tiba. Ia dikumpulkan pelan-pelan, seperti menabung bedanya, hasilnya bikin kaget dan sedikit menyesal.

Dan seperti biasa, tensimeter jadi alat paling jujur. Ia tak bisa dibujuk dengan senyum atau alasan klasik.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut sudah rutin dilakukan dan merupakan Bakti Sosial Kesehatan Klinik Sehati Batch 1 Tahun 2026,  digelar PT Pusri Palembang, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero).

Program ini dilaksanakan di Kelurahan Sungai Selayur dan Sungai Buah pada 19-20 Januari 2026, serta Kelurahan Satu Ilir dan Tiga Ilir Kota Palembang pada 21–22 Januari 2026. Layanan ini sengaja mendekatkan pemeriksaan kesehatan langsung ke kampung-kampung, tanpa ribet dan tanpa biaya.

VP TJSL PT Pusri Palembang, Alde Dyanrini, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan agar masyarakat di sekitar wilayah operasional tetap memiliki akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan bermanfaat nyata.

Kesehatan, menurutnya, adalah fondasi utama kualitas hidup masyarakat.

2.766 orang yang datang hari itu, tentu tak semuanya langsung pulang seperti atlet. Tapi setidaknya mereka membawa pulang tiga hal hasil pemeriksaan, obat di tangan, dan kesadaran baru bahwa badan bukan mesin yang bisa dipaksa terus-terusan.

Karena di kampung, urusan badan dan perut memang sering dibungkus canda.

Tapi justru dari tawa itulah muncul pengingat paling jujur sehat bukan soal kuat-kuatan, melainkan soal peduli sebelum tubuh benar-benar menyerah. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wow, Cukup Hanya dengan Hape 2 Jutaan Bisa Ente Maksimalkan untuk Hasilkan Tambahan Uang THR, Ini Caranya

    Wow, Cukup Hanya dengan Hape 2 Jutaan Bisa Ente Maksimalkan untuk Hasilkan Tambahan Uang THR, Ini Caranya

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.695
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Banyak cara untuk mendapatkan tambahan uang saat ini dari dunia digital, namun tergantung dari niat diri sendiri, jika ente kreatif dapat manfaatkan secara maksimal Hape kamu di dunia internet.   Apalagi dengan tingginya angka pengguna dan konsumsi Internet, ada banyak peluang untuk mendapatkan uang tambahan dari dunia digital, baik buat kamu yang pelajar […]

  • Apple Intelligence di iPhone, iPad, dan Mac akan hadir dalam lebih banyak bahasa dan wilayah pada bulan April

    Apple Intelligence di iPhone, iPad, dan Mac akan hadir dalam lebih banyak bahasa dan wilayah pada bulan April

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.335
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Apple Intelligence, sistem kecerdasan personal yang memberikan kecerdasan bermanfaat dan relevan, akan segera tersedia dalam lebih banyak bahasa, termasuk Prancis, Jerman, Italia, Portugis (Brasil), Spanyol, Jepang, Korea, dan Mandarin (sederhana) — serta bahasa Inggris yang dilokalkan untuk Singapura dan India. Bahasa-bahasa baru ini akan dapat diakses di hampir semua wilayah di seluruh dunia […]

  • Petuah Bupati Muba Untuk Camat, Terkait Apa ?

    Petuah Bupati Muba Untuk Camat, Terkait Apa ?

    • calendar_month Kamis, 10 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Bupati Kabupaten Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex Noerdin menghimbau agar pihak Kecamatan dan Desa turut pro aktif, meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Umum Serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Himbauan tersebut diungkapkan Bupati Muba saat menerima Audiensi Rombongan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Muba di Ruang Audiensi Bupati […]

  • Dirikan Klinik Sehat, Ini Harapan Pemkab Muba

    Dirikan Klinik Sehat, Ini Harapan Pemkab Muba

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    SETELAH ditetapkan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) salah satu dari tiga kabupaten di Indonesia sebagai daerah percontohan komunitas Hidup Sehat untuk pencegahan penyakit tidak menular (PTM) oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Pemkab Muba terus gencar melakukan upaya preventif. Terbukti hari ini bertempat di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Muba,  Pemkab Muba melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muba […]

  • Cari Tempat Nongkrong Baru Sambil Bikin Konten? Yuk Hangout Bareng Rio Dewanto hingga Ziva Magnolya di Flip Cafe!

    Cari Tempat Nongkrong Baru Sambil Bikin Konten? Yuk Hangout Bareng Rio Dewanto hingga Ziva Magnolya di Flip Cafe!

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.312
    • 0Komentar

      Flip Cafe hasil kolaborasi inovatif antara Samsung dan Paris Baguette menghadirkan nuansa K-Wave yang nyaman untuk jadi tempat hangout bagi para pengunjung   Sumselterkini.co.id, Samsung Electronics Indonesia bekerja sama dengan Paris Baguette menghadirkan Flip Cafe, kafe tematik dengan dekorasi dan ambience yang mendukung setting konten kekinian dengan nuansa K Wave, untuk mengajak anak-anak muda semakin percaya diri […]

  • inflasi

    Pengamat Sebut Inflasi Tahun Masih Terkendali

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.249
    • 0Komentar

    Pengamat Ekonomi memperkirakan inflasi tahun ini masih bisa terkendali meskipun lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 3 persen (yoy).

expand_less
WordPress Archive Around – Multipurpose Business WordPress Theme Arran – Personal Portfolio Elementor Template Kit Array Themes Atomic WordPress Theme Array Themes Baseline WordPress Theme Array Themes Camera WordPress Theme Array Themes Candid WordPress Theme Array Themes Checkout WordPress Theme Array Themes Editor WordPress Theme Array Themes Fixed WordPress Theme Array Themes Latest WordPress Theme