Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Bupati Turun Tangan, Sengketa Lahan Tak Lagi Jalan di Tempat

Bupati Turun Tangan, Sengketa Lahan Tak Lagi Jalan di Tempat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 1.592
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SENGKETA lahan ini diibaratkan sinetron, penontonnya sudah hafal dialog, tapi episodenya tak kunjung tamat. Adegan berulang, konflik makin tegang, dan semua pihak mulai lelah, Senin (15/12/2025) kemarin.

Ceritanya agak berubah. Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H., naik panggung bukan sebagai figuran, tapi sutradara yang ingin mengakhiri episode panjang sengketa masyarakat dengan PT. Guthrie Pecconina Indonesia (GPI).

Rapat di Ruang Serasan Sekate itu tidak dibuka dengan gebrakan palu, melainkan dengan niat menata ulang jalan cerita. Bupati Toha memimpin langsung, duduk satu meja dengan kejaksaan, kepolisian, OPD, camat, kepala desa, perwakilan masyarakat, hingga pihak perusahaan. Lengkap. Kalau kata orang kampung, “Semua lauk sudah naik meja, tinggal dimakan baik-baik”.

Di hadapan peserta rapat, Bupati Toha menegaskan bahwa konflik ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut. Solusinya bukan adu urat leher, tapi kerja sistematis.

“Permasalahan ini harus dibentuk tim satgas agar tidak berkepanjangan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan soal tata kelola administrasi ke depan, khususnya penerbitan Surat Penguasaan Hak (SPH). “Camat ke depan jika akan mengeluarkan SPH harus ada rekomendasi dari Sekda atau Pemda,” katanya.

Pesannya jelas benang kusut harus diurai dari hulu, bukan ditarik paksa dari tengah. Langkah berikutnya, Bupati tak main setengah hati. Ia menyatakan akan bersurat ke Kejaksaan Agung melalui Kejari setempat.

Tujuannya sederhana tapi penting, agar semua pihak tahu duduk perkara dan penyelesaiannya bisa dikebut. “Akan bersurat ke Kejagung biar sama-sama tahu perkembangan permasalahan agar dengan cepat bisa diselesaikan,” ungkapnya.

Di titik ini, publik membaca satu hal: kepemimpinan yang memilih transparansi ketimbang tarik ulur, dari sisi penegakan hukum, Kepala Kejaksaan Negeri Muba Aka Kurniawan, S.H., M.H., menyampaikan pandangan yang menyejukkan.

Jika memang masyarakat memiliki SPH dan belum menerima ganti rugi, maka perusahaan wajib mengganti. Namun bila ganti rugi sudah dilakukan, harus dipastikan apakah diterima pihak yang berhak.

“Kami minta kepada masyarakat jangan mengedepankan emosional, karena yang akan rugi masyarakat,” katanya. Kalimat pendek, tapi maknanya panjang, emosi boleh panas, tapi hukum tetap dingin.

Kerjasama

Kapolres Muba AKBP God Parlasro Sinaga, S.H., S.Ik., M.H., menambahkan bahwa konflik ini sudah terlalu lama dan bahkan memakan korban.

Negara, katanya harus hadir. “Kita harus bekerja sama dan bergandengan tangan untuk menjaga keamanan di Muba ini,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya inventarisasi akar masalah mulai dari legalitas PT hingga keabsahan surat-surat masyarakat. Ibarat membetulkan rumah, fondasinya dicek dulu, bukan langsung ganti cat.

Yang menarik, rapat ini juga memberi ruang luas bagi suara masyarakat sipil. Ketua LSM LIPER-RI, Arianto, S.H., mengingatkan bahwa persoalan tidak tunggal, ada klaim tujuh desa dan ada pula kelompok Madani Adenas.

Tapi tetap dalam koridor dialog, sementara dari pihak perusahaan, Hilman menyampaikan bahwa PT GPI memperoleh lahan melalui proses ganti rugi dan kemitraan dengan KUD.

“Kami terus berupaya bagaimana menyelesaikan permasalahan ini. Situasi saat ini sangat menyulitkan kami,” katanya. Semua bicara, semua didengar.

Di sinilah letak nilai lebihnya. Bupati Toha tidak datang membawa vonis, melainkan memegang kompas. Ia mengarahkan, menenangkan, dan mengajak semua pihak bergerak pada rel yang sama.

Pepatah lama bilang, “Air keruh bukan untuk diaduk, tapi dijernihkan” . Satgas yang akan dibentuk bukan sekadar stempel, melainkan mesin kerja yang diharapkan mempercepat kepastian.

Oleh karena itu konflik panjang tidak selesai dengan siapa yang paling keras, melainkan siapa yang paling konsisten mencari jalan keluar. Pemerintah daerah mengambil peran penengah, hukum menjadi rambu, dan dialog jadi kendaraan. Emosi diturunkan, data dinaikkan.

Jadi, langkah Bupati Muba memimpin langsung penyelesaian sengketa ini adalah sinyal kuat bahwa masalah tidak akan diwariskan ke halaman berikutnya. Dengan satgas, surat ke Kejagung, dan komitmen semua pihak, sengketa yang lama berjalan di tempat kini diarahkan untuk melaju ke garis finis.

Semoga rapat ini bukan sekadar foto bersama, tapi awal dari akhir konflik, karena pada akhirnya, lahan boleh diperdebatkan, tapi ketenangan masyarakat adalah panen yang paling mahal. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TAKE Siak Diresmikan, Apa Tujuan & Harapannya ?

    TAKE Siak Diresmikan, Apa Tujuan & Harapannya ?

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.212
    • 0Komentar

    PERESMIAN Kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) Siak Hijau dan Peluncuran Media Website Siak Hijau Kabupaten Siak secara virtual, di Rumah Dinas Wakil Bupati Muba, kemarin mendapat respon positif Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mewakili Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin selaku Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL). Wabup Muba […]

  • Di Muba, Pj Bupatinya ikutan komen yang bakal juara Piala Dunia Qatar 2022, Ini Prediksinya..

    Di Muba, Pj Bupatinya ikutan komen yang bakal juara Piala Dunia Qatar 2022, Ini Prediksinya..

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 771
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Sekayu- Piala Dunia Qatar sudah memasuki fase akhir, saat turnamen ini mencari sang juara di Lusail Iconic Stadium, pada Minggu (18/12/2022) malam.   Pada laga final nantinya, Prancis akan bertanding dengan Argentina. Kedua tim melaju mantap ke partai puncak setelah memenangi partai semifinalnya. Argentina lebih dulu menyegel tiket final setelah melibas Kroasia dengan […]

  • Shopee umumkan beberapa peningkatan platform

    Shopee umumkan beberapa peningkatan platform

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.113
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach – 17 Februari 2023 – Shopee, platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan, mengadakan Shopee Brands Summit 2023 tahunan kemarin. Bertemakan ‘Berlayar Melalui Lautan yang Berkembang: Menang dengan Konsumen dalam E-Commerce’, KTT tahun ini berfokus pada bagaimana merek dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis global dan memanfaatkan peluang yang […]

  • Ingin Tepat Sasaran, Sumsel – Legistatif Sinergikan Prioritas Pembangunan 2019

    Ingin Tepat Sasaran, Sumsel – Legistatif Sinergikan Prioritas Pembangunan 2019

    • calendar_month Senin, 12 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 931
    • 0Komentar

    Sksekutif sangat menginginkan arah rencana pembangunan daerah Provinsi Sumsel dapat bersinergi.

  • Alex Undang Seluruh Gubernur Nonton Asian Games di Palembang

    Alex Undang Seluruh Gubernur Nonton Asian Games di Palembang

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Dalam acara rapat kerja Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) sekaligus halal bi halal Menteri Dalam Negeri RI bersama seluruh Gubernur se-Indonesia, Senin (2/7/2018), Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengundang para Gubernur se Indonesia untuk datang ke Kota Palembang. Hal itu tak lain diutarakannya lantaran gelaran Asian Games sudah tinggal menghitung hari.  “Saya […]

  • Kolaborasi Dekranasda Muba & Disnakertrans, Latih Emak-emak & Milenial Tingkatkan Kualitas Gampo

    Kolaborasi Dekranasda Muba & Disnakertrans, Latih Emak-emak & Milenial Tingkatkan Kualitas Gampo

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    DINAS Tenaga Kerja  dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muba terus memaksimalkan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal di Bumi Serasan Sekate. Kali ini, bersama Dekranasda Muba yang diketuai Thia Yufada Dodi Reza, Disnakertrans menyisir kalangan emak-emak dan remaja putri milenial untuk dilatih dan meningkatkan kualitas produksi kain jumputan Gambo Muba. “Hari ini Disnakertrans bersama Dekranasda Muba […]

expand_less
WordPress Archive Jawn – Modern WordPress News & Magazine Theme Jbanez – Guitar & Music Equipment Store Elementor Template Kit JBlog Elements – Magazine & Blog Add Ons for Elementor & WPBakery Page Builder JC – CV Resume Elementor Template Kit jCountdown Mega Package jCountdown Mega Package for WordPress Jemari – Wedding Elementor Template Kit JesseJane – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme + RTL Jet One – Private Airline WordPress Theme Jet – Responsive Megamenu