Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Program Perumahan Rakyat Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Program Perumahan Rakyat Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 888
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Indonesia, punya rumah kadang mirip kisah cinta lama, indah dalam angan, sulit diwujudkan, anak muda kerja rajin, gajinya habis buat bayar kos. Buruh pabrik nabung bertahun-tahun, tapi harga tanah lari lebih kencang dari kuda pacu. Nah, pemerintah bilang mau kejar pertumbuhan ekonomi 8%. Pertanyaannya, kalau ekonominya ngebut, apakah rakyat juga bisa ikut nebeng beli rumah terjangkau?

Forum Great Lecture di Jakarta yang dihadiri Wamen PKP membuktikan bahwa urusan ekonomi dan program perumahan rakyat itu sepaket, tidak bisa dipisah. Pepatah bilang, rumah tanpa tiang akan roboh, negara tanpa perumahan rakyat juga bisa goyah. Target pertumbuhan 8% hanya jadi angka manis di presentasi kalau backlog perumahan tetap segede gunung.

Sektor properti sering dipuja karena bikin gedung tinggi menjulang, tapi ingat, rakyat kecil tak bisa tidur di bawah bayangan gedung pencakar langit. Rumah layak dan rumah terjangkau adalah kebutuhan pokok, bukan sekadar bisnis developer. Pepatah Jawa mengingatkan, padi semakin berisi semakin merunduk, pertumbuhan tinggi harus memberi manfaat ke bawah, bukan cuma bikin menara kaca baru.

Mari bicara solusi, pertama, pembiayaan perumahan, skema FLPP dan KPR subsidi harus lebih fleksibel, jangan cuma untuk pekerja kantoran bergaji tetap. Anak ojol, pedagang online, sampai pekerja kreatif juga butuh KPR. Jangan sampai sistem verifikasi ribet bikin rakyat kecil lebih mudah kredit motor ketimbang kredit rumah.

Kedua, penyediaan pasokan rumah terjangkau, kalau developer lebih senang bangun apartemen mewah, rakyat ya tetap cuma jadi penonton. Pemerintah bisa kasih insentif pajak, percepatan izin, sampai lahan percontohan. Ibarat bikin nasi goreng, bahan sudah ada, tinggal kompor dan bumbunya yang dipermudah.

Ketiga, penataan kawasan permukiman, jangan cuma gusur kampung kota, tapi jadikan hunian terpadu. Lengkapi dengan taman, ruang usaha kecil, dan transportasi publik. Biar rakyat merasa tinggal di “perumahan elit versi rakyat”, bukan sekadar dipindahkan dari kumuh ke kumuh. Ingat pepatah, sedia payung sebelum hujan – tata kawasan dulu sebelum jadi masalah sosial.

Kenapa perumahan rakyat penting buat pertumbuhan ekonomi?, karena efek gandanya besar, bangun rumah berarti buka lapangan kerja tukang, laris manis toko bangunan, dan warung sekitar ikut ramai. Kalau rumah rakyat meningkat, daya beli ikut naik. Tapi kalau cuma apartemen premium yang bertambah, dampaknya lebih banyak ke investor asing ketimbang warung soto depan rumah.

Tantangan jelas ada, lahan terbatas, regulasi ribet, risiko kredit macet, tapi kalau pemerintah dan DPR berani reformasi, jalan terbuka. Kolaborasi bank, developer, dan pemerintah daerah jadi kunci. Kalau tidak, target 8% hanya tinggal angka, ibarat janji mantan, manis di telinga, pahit di kenyataan.

Oleh sebab itu,  rumah adalah hak dasar, bukan kemewahan, pertumbuhan ekonomi tanpa rumah rakyat ibarat nasi tanpa sambal, tetap kenyang sih, tapi hambar. Program perumahan rakyat adalah sambalnya pembangunan, bikin pedas, bikin semangat, bikin rakyat betah tinggal di negeri sendiri.

Target pertumbuhan ekonomi 8% akan terasa hampa bila jutaan keluarga tetap kesulitan punya rumah layak. Program perumahan rakyatdari pembiayaan inklusif, penyediaan rumah terjangkau, hingga penataan kawasan, adalah kunci agar pertumbuhan benar-benar inklusif.

Great Lecture memberi pelajaran penting: ekonomi boleh ngebut, tapi rakyat jangan ditinggal di halte kontrakan. Kalau pertumbuhan 8% diibaratkan atap rumah, maka fondasinya harus rumah rakyat yang kokoh, seperti pepatah Betawi rumah bukan cuma tempat tidur, tapi tempat mimpi jadi kenyataan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PRKP Palembang Siap Rumahkan Pekerja PHL Yang Tidak Berkompeten

    PRKP Palembang Siap Rumahkan Pekerja PHL Yang Tidak Berkompeten

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.281
    • 0Komentar

    KEPALA Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Palembang, Affan Mahali menegaskan siap merumahkan bagi pekerja PHL yang tidak berkompeten. Saat ini dinas mulai serius melakukan uji kompetensi pekerja PHL guna mencari yang layak. “Pekerjaan harian lepas (PHL) wajib terampil, mampu bekerja di sektor yang ditugaskan, mampu menjelaskan kepada masyarakat saat ada persoalan dan lainnya,”katanya saat […]

  • Sampai di Bandara Madina, Suhati Rahmat Ali, Jemaah Asal Jakarta Wafat di Tanah Suci

    Sampai di Bandara Madina, Suhati Rahmat Ali, Jemaah Asal Jakarta Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 453
    • 0Komentar

    JEMAAH haji Indonesia wafat setibanya di Tanah Suci. Adalah Suhati Rahmat Ali, jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 1) wafat karena sakit setelah mendapat perawatan di poliklinik Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Kepala Daker Bandara Haryanto mengatakan JKG 1 mendarat di Bandara AMAA Madinah […]

  • Task Force Energy, Sustainability & Climate B20 Gerak Cepat Untuk Sukseskan G20

    Task Force Energy, Sustainability & Climate B20 Gerak Cepat Untuk Sukseskan G20

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    DALAM rangka memperkuat peran Indonesia sebagai Presidensi Group of Twenty (G20), The Business 20 (B20) membentuk Task Force Energy, Sustainability & Climate. Gugus Tugas bidang energi ini bergerak cepat untuk mewujudkan program yang dapat berkontribusi bagi kesuksesan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 November 2022 mendatang. Langkah tersebut diwujudkan dalam berbagai kegiatan, termasuk menggelar Stakeholder Consultation […]

  • Salah Informasi, Pria Buang Uang di New York Setelah Temannya Meninggal Akibat Covid-19, Ini Penjelasannya

    Salah Informasi, Pria Buang Uang di New York Setelah Temannya Meninggal Akibat Covid-19, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 676
    • 0Komentar

    BEREDAR unggahan rekaman video di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang pria yang sedang membuang uang di New York setelah temannya meninggal karena Covid-19. Dilansir dari laman periksafakta.afp.com, informasi yang beredar tersebut adalah tidak benar. Faktanya, video yang beredar menunjukkan seorang pria memberikan penghormatan kepada temannya yang diduga ditembak mati, dan tak ada kaitan dengan […]

  • Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi, [BAB 12 – Planet EstetikTapiIrit: Kosmetik, Filter, dan Kartu Kredit]

    Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi, [BAB 12 – Planet EstetikTapiIrit: Kosmetik, Filter, dan Kartu Kredit]

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 746
    • 0Komentar

    SETELAH sukses bikin robot nangis gara-gara sayur lodeh dan hampir dijadikan ikon emosi galaksi, Sarip Petir dipindahkan ke tempat yang katanya “paling cantik se-tata surya” Planet EstetikTapiIrit, disingkat PETI. “Di sana semua warganya glowing, selfie-ready 24 jam, dan punya standar kecantikan yang lebih tinggi dari algoritma TikTok,” kata bosnya sebelum keberangkatan. Sarip manggut-manggut sambil ngecek […]

  • Kedubes Arab Saudi Mengapreasiasi Jamaah Umrah Indonesia Cukup Disiplin

    Kedubes Arab Saudi Mengapreasiasi Jamaah Umrah Indonesia Cukup Disiplin

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    DIREKTUR Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan Pemerintah Arab Saudi mengapresiasi kedisiplinan jemaah Indonesia saat menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Apresiasi ini disampaikan baik oleh Kedubes Arab Saudi di Jakarta maupun pihak Kementerian Haji Arab Saudi. Hilman mengaku telah bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Telegram Order Notification – WordPress Plugin WooCommerce Terms & Conditions Popup – Accept Terms Before Checkout WooCommerce Tier Based Pricing WooCommerce Tiered Pricing Extra Product Options & Add-Ons for WooCommerce WooCommerce Twilio SMS Notifications WooCommerce Ultimate Reports WooCommerce Unlimited Product Information WooCommerce Update Cart Item Variations WooCommerce Upload Files