Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Hoaks Vaksin di Sumenep, Lebih Cepat Menular dari Campak

Hoaks Vaksin di Sumenep, Lebih Cepat Menular dari Campak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 699
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

– Anak-Anak, Panas, dan WhatsApp yang Super Cepat

DI SUMENEP, Madura, panas bukan cuma karena matahari, anak-anak demam, orang tua deg-degan, dan di grup WhatsApp, berita viral berlarian lebih cepat daripada motor ojek yang kebut di jalanan desa. Sejak Februari hingga Agustus 2025, 20 anak meninggal akibat campak, angka ini bikin hati orang tua panas dingin, campur pusing tujuh keliling.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sempat datang dan bilang dengan nada serius, satu anak bisa menulari 18 anak lainnya. Bayangkan satu rumah punya tiga anak, tinggal dikalikan, satu RT bisa masuk zona merah dalam hitungan hari. Tapi tunggu dulu, yang bikin campak tambah “sangar” bukan cuma virusnya. Ada virus lain yang lebih cepat menular virus hoaks vaksin.

Hoaks ini, seperti tukang jagal digital, masuk ke grup WhatsApp sambil bilang, “Jangan vaksin, nanti anakmu jadi zombie!” Orang tua panik dan percaya begitu saja, padahal zombie cuma ada di film Hollywood. Vaksin itu ibarat superhero bersenjata anti-virus, datang menyelamatkan anak-anak dari kematian yang bisa dicegah.

Fenomena ini bisa dijelaskan psikologis, orang lebih percaya berita yang bikin takut daripada yang bikin tenang. Pepatah lama bilang, “Takut yang tak tentu lebih menakutkan daripada bahaya yang nyata”, itulah yang terjadi di Sumenep anak-anak meninggal bukan cuma karena campak, tapi karena orang tua sempat ragu divaksin.

Menteri Budi bergerak cepat, imunisasi massal digelar, menargetkan 70 ribu anak dalam dua minggu. Tim medis berkeliling dari pulau ke pulau, sambil menjelaskan vaksin seperti guru TK “Vaksin itu seperti payung saat hujan badai, melindungi anak dari penyakit ganas”

Cerita lucu tapi edukatif muncul di perjalanan ini, seorang Babinsa berdiri di balai desa sambil berkata, “Kalau mau anak-anak tetap sehat, vaksin itu seperti nasi di meja makan harus ada, jangan ditunda”, lucu tapi kena di hati.

Hoaks cepat menular, tapi vaksin efektif, anak-anak meninggal bisa dicegah, jika masyarakat percaya pada ilmu, bukan rumor. Edukasi dengan empati lebih ampuh daripada ancaman. Pepatah Madura bilang, “Tak perlu memukul ayam untuk mengajarkan dia bertelur”

Selain itu, penting mengingatkan orang tua bahwa vaksinasi bukan sekadar prosedur medis, tapi investasi hidup anak. Tidak perlu takut pada jarum, cukup percaya pada ilmu. Peran Babinsa, tenaga kesehatan, dan tokoh desa sangat krusial untuk menanamkan rasa aman.

Campak memang ganas, tapi hoaks vaksin bisa lebih berbahaya, karena mempengaruhi keputusan orang tua. Virus digital hoaks harus dilawan dengan literasi, virus campak harus dilawan dengan vaksin. Jangan biarkan ketakutan yang salah membunuh anak-anak kita.

Seperti pepatah yang dimodifikasi “Anak sehat adalah harta, bukan cerita yang ditunda karena takut”, dengan imunisasi massal, edukasi yang persuasif, dan pengawasan ketat, Sumenep bisa menutup bab suram ini dan memastikan tidak ada korban tambahan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Lewatkan Penawaran Terbatas, Jika Membeli vivo V27 Series Selama Ramadhan

    Jangan Lewatkan Penawaran Terbatas, Jika Membeli vivo V27 Series Selama Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Berkah di bulan Ramadhan, bikin ente gak rugi, jika membeli vivo V27 Series selama Ramadan, karena  banyak penawaran terbatas Ultimate Ramadan! Jangan mau lewatkan kesempatan spesial ini karena terdapat berbagai keuntungan mulai dari 0% Installment, cashback hingga 750rb, dan bonus postpaid quota sejumlah 50GB per bulan, inilah waktu yang terbaik kamu untuk mendapatkan vivo V27 […]

  • Medmass vs Medsos: Berebut Pilar

    Medmass vs Medsos: Berebut Pilar

    • calendar_month Sabtu, 9 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.678
    • 0Komentar

    MEDIA massa adalah saluran komunikasi yang memiliki daya ubah luar biasa. Bentuknya, menurut Septiawan Sentana K (2006), di era terkini, terdiri dari media cetak, elektronik, dan online (daring/dalam jaringan). Ketiganya merupakan bentuk media jurnalistik. Jurnalistik membedakan ketiganya ke dalam banyak dimensi. Media cetak (pers), sebagai sejarah awal jurnalistik memiliki media tempat menyalurkan hasil kerja kewartawanannya. Yaitu […]

  • Pilih Batik Sebagai Sarana Promosi Experience Indonesia

    Pilih Batik Sebagai Sarana Promosi Experience Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 617
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, London, Inggris – KBRI London menggelar “Workshop: Discover Batik” di KBRI London (7/11). Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan promosi Experience Indonesia yang berlangsung selama 3 hari mulai 6 – 8 November 2022 di London. “Kami memilih batik sebagai sarana promosi Experience Indonesia mengingat batik adalah warisan takbenda dunia. Kekayaan wastra nusantara termasuk batik adalah aset diplomasi budaya di […]

  • SPM Sumsel Demo di Kejari OKI, Ini Tuntutannya ?

    SPM Sumsel Demo di Kejari OKI, Ini Tuntutannya ?

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.414
    • 0Komentar

    SERIKAT Pemuda dan Masyarakat Sumatra Selatan (SPM Sumsel) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (OKI). Mereka mendesak agar meninjau ulang surat penetapan Hakim ketua pada Pengadilan Negeri Nomor :501/Pid.B/2020/Pn Kag  tanggal 7 Agustus 2020 dan surat pelimpahan perkara pemeriksaan Terdakwa dihadapkan kedepan persidangan dengan dakwaan melanggar pada pasal 351 Ayat […]

  • Cangkul Disimpan, Helm Dipasang, Pemuda Muba Naik Kelas ke Dunia Migas

    Cangkul Disimpan, Helm Dipasang, Pemuda Muba Naik Kelas ke Dunia Migas

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.027
    • 0Komentar

    ANAK muda Muba sekarang punya kegiatan baru yang jauh lebih keren dari sekadar nongkrong di warung kopi sambil debat siapa yang paling jago push rank. Kali ini, mereka bersiap bukan rebutan wifi, tapi rebutan kursi pelatihan dan sertifikasi migas bareng PPSDM Cepu, hasil kolaborasi keren Pemkab Muba lewat Disnakertrans. Bayangin, dari yang tadinya main Mobile […]

  • Biar Konflik Sosial Tidak Terjadi,Muba Lakukan Beberapa Cara Ini

    Biar Konflik Sosial Tidak Terjadi,Muba Lakukan Beberapa Cara Ini

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)  gelar rapat koordinasi tim penanganan konflik sosial di Kabupaten Muba,  di ruang rapat Kantor Badan Kesbangpol Muba, Kamis (3/6/2021). Rakor yang dipimpin  Plt Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Muba, Marko Susanto SSTP MSi, ini untuk meningkatkan efektivitas dan sinerginitas pelaksanaan dan pelaporan rencana aksi […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce PDF Product Vouchers WooCommerce PDF Vouchers - Ultimate Gift Cards WordPress Plugin WooCommerce PDF Watermark WooCommerce Penny Sale WooCommerce Perfect SEO Url WooCommerce Photo Reviews - Review Reminders WooCommerce Photography WooCommerce Photography Plugin – Sell Photos Online WooCommerce Pin Payments Payment Gateway WooCommerce Pincode/ Zipcode Checker