Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » MC Kampung Melawan Statistik, Kisah Petualangan Dolah Belut & BPS

MC Kampung Melawan Statistik, Kisah Petualangan Dolah Belut & BPS

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 876
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BAGI orang Palembang, nama Dolah Belut bukan asing lagi, lelaki kurus ini sudah langganan jadi MC kampung di acara hajatan, lomba 17-an, sampai pengajian ibu-ibu.

Suaranya lantang, gaya bicaranya nyeleneh, dan setiap kali pegang mic, pasti ada pantun dadakan yang kadang nggak nyambung tapi bikin orang ketawa. Julukan “Belut” ia dapat bukan karena licin dalam menari, tapi karena dulu sering nyari belut di rawa dan licinnya minta ampun kalau diajak ngomong soal utang. Kalau Dolah sudah bilang “nanti”, itu artinya bisa besok, bulan depan, atau lebaran haji tahun depan.

Nah, minggu kemarin, Dolah lagi nyiapin sound system buat acara lomba joget emak-emak, eh tiba-tiba datanglah segerombolan orang pakai rompi oranye, bawa map, tablet, dan muka serius. Rupanya mereka dari Badan Pusat Statistik (BPS). Misinya ngumpulin data rumah tangga di kampung.

Masalahnya, sebagian warga sini punya penyakit “was-was kalau ditanya”. Belum sempat dijelaskan maksud survei, udah pasang jurus pintu rapat, tirai tertutup. Alasannya macam-macam takut dibilang miskin, takut dianggap kaya, takut namanya masuk daftar penerima sumbangan sapi kurban, atau takut nanti disuruh bayar pajak panci.

BPS sampe curhat ke Dolah, katanya “Pak Dolah, kalau satu rumah tangga nolak, itu sama saja kami kehilangan informasi yang mewakili 60.000 orang. Bayangin, kayak ilang satu keping puzzle yang bikin gambarnya bolong”.

Dolah langsung nyamber, “Oalah, jadi data ini kayak lirik lagu, ya? Hilang satu kata aja, nyanyinya jadi fals.”

Dolah akhirnya didapuk jadi “jembatan” antara BPS dan warga. Dengan modal toa dan gaya MC kawinannya, dia keliling kampung sambil teriak “Ayo ibu-ibu, bapak-bapak… jangan takut sama orang bawa tablet ini! Mereka bukan mau jualan asuransi, ini demi masa depan kampung kita. Kata pepatah, ‘Kalau mau enak di masa depan, kasih data yang bener di masa sekarang’.”

Eh, bener saja. Warga yang awalnya ngumpet mulai keluar, apalagi setelah Dolah janji setiap yang mau diwawancara akan dapat “bonus” segelas teh manis di rumahnya (modal gulanya nyicil dari warung).

Tapi Dolah juga nyelipin sindiran halus “Kalau kita bohongin BPS, jangan kaget kalau kebijakan nanti meleset. Ibarat pesan nasi uduk tapi yang datang malah nasi kuning gara-gara alamatnya salah tulis.”

Hasilnya? Survei BPS lancar, warga malah senang karena merasa dilibatkan. Dolah pun bangga, katanya dia sekarang sudah naik jabatan dari MC kawinan jadi “MC pembangunan”.

Menurutnya data itu bukan cuma angka di kertas, tapi peta jalan masa depan. Kalau petanya salah, yang nyasar bukan cuma pemerintah, tapi kita semua. Jadi, kata Dolah, “Kalau negara ini mau maju, jangan cuma gotong royong pas hajatan, tapi juga pas ngumpulin data.”

Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, menegaskan komitmen Pemkot untuk mendampingi BPS dalam proses pengambilan data di lapangan. “Selain bersilaturahmi, juga membahas pelaksanaan survei sosial ekonomi yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Harapannya, pemerintah kota bisa memberikan pendampingan agar petugas BPS di lapangan dapat bekerja lancar, sekaligus memastikan data kemiskinan dan inflasi daerah terintegrasi,” ujarnya.

Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, menambahkan pentingnya partisipasi masyarakat.“Tidak semua rumah tangga mau menerima petugas BPS. Padahal, data yang kami kumpulkan, seperti Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), sangat penting untuk mengukur tingkat pengangguran. Satu rumah tangga yang menolak bisa mewakili hilangnya informasi untuk sekitar 60.000 orang. Kalau datanya bagus, kebijakan pemerintah akan lebih tepat,” jelasnya.[***]

Catatan redaksi : tulisan ini disusun berdasarkan rilis resmi yang telah dikembangkan oleh redaksi dengan tambahan unsur fiksi, dialog, dan penggambaran naratif. Beberapa tokoh, percakapan, atau situasi yang muncul dalam naskah mungkin bersifat imajinatif untuk memperkuat alur cerita, namun inti informasi dan data tetap mengacu pada sumber resmi.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pascagempa, Enam Ribu Warga Sumatera Barat Mengungsi

    Pascagempa, Enam Ribu Warga Sumatera Barat Mengungsi

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.308
    • 0Komentar

    SEBANYAK 6.002 warga Sumatera Barat mengungsi akibat dampak gempa M6,1 yang terjadi pada Jumat (25/2), pukul 08.39 WIB. Sebagian besar warga mengungsi tersebar di 35 titik Kabupaten Pasaman Barat. Data BNPB per Sabtu dini hari (26/2), pukul 02.35 WIB, mencatat total warga meninggal dunia 8 orang, luka berat 10 orang dan luka ringan 76 orang. […]

  • DPRD Muba Sampaikan Hasil Reses III Tahun 2020

    DPRD Muba Sampaikan Hasil Reses III Tahun 2020

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menghadiri Rapat Paripurna Masa Persidangan I Rapat ke-29 Tahun 2020 Dalam Rangka Penyampaian Hasil Reses III DPRD Kabupaten Muba Tahun 2020, di Ruang Paripurna DPRD Muba, Senin (7/9/2020). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kennedy dan dihadiri para Anggota DPRD Muba, Forum Koordinasi Pimpinan […]

  • Tingkatkan Profesionalisme, Kapolda Lampung Minta Anggota Jauhi Narkoba

    Tingkatkan Profesionalisme, Kapolda Lampung Minta Anggota Jauhi Narkoba

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    KAPOLDA Lampung Irjen Pol. Hendro Sugiatno meminta para kapolres menindak pelaku kriminal. Dia juga mengingatkan para kapolres untuk mendidik anggota dengan baik. “Didik anggota dengan baik, tidak ada setoran, haram hukumnya. Jangan kirim apa pun (ke atasan),” ujar Irjen Pol. Hendro dalam keterangan yang diterima, Kemaren. Hal itu disampaikannya saat memimpin upacara serah-terima jabatan (sertijab) […]

  • Hentikan Menuding Jokowi Tidak Pro Umat Islam, Ini Faktanya

    Hentikan Menuding Jokowi Tidak Pro Umat Islam, Ini Faktanya

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, YOGYAKARTA -Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif meminta, agar pihak-pihak yang menuduh Presiden Joko Widodo tidak memperhatikan umat Islam dihentikan. Pasalnya, fakta yang terjadi ialah sebaliknya. Menurutnya, kebijakan Presiden Jokowi justru banyak berpihak kepada umat Islam, khususnya Muhammadiyah. “Beberapa waktu lalu, Presiden menyerangkan 6 SK bagi sekolah tinggi Muhammadiyah di Lamongan. Dan nanti presiden […]

  • Pesan Wawako Palembang untuk Remaja Saat Ramadhan

    Pesan Wawako Palembang untuk Remaja Saat Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.485
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda  berpesan kepada remaja di Palembang, jangan nongkrong setelah sholat terawih atau jalan, agar dapat menghindarkan diri dari tawuran. “Biasa saat bulan puasa maraknya remaja di Palembang kerap keluar dan nongkrong. Hal itu baik pada malam hari dan subuh melakukan aktifitas asmara subuh,”ungkapnya, Selasa [11/4/2023]. Menelisik kondisi […]

  • Bupati Muba : Saya Tidak Bisa Dipisahkan Dari NU

    Bupati Muba : Saya Tidak Bisa Dipisahkan Dari NU

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, Jumat (13/3/2020) menghadiri Pengukuhan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan Masa Khidmad Tahun 2020-2025 di Auditorium Kampus Indo Global Mandiri (IGM) Palembang. Dalam kesempatan tersebut, Dodi Reza yang juga Dewan Pembina GP Ansor Sumsel tersebut mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus PWNU Sumsel yang baru. “Keluarga […]

expand_less
WordPress Archive Gon - Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Gontli – Interior Multipurpose Template Kit Good Energy – Ecology & Renewable Power Company WordPress Theme Good Mood – Wine Shop WordPress Theme Good Tailor – Fashion & Tailoring Services WordPress Theme GoodLife – Magazine & Newspaper WordPress Theme Goodman – Creative Portofolio Elementor Template Kit Goodpay – Fintech Elementor Template Kit GoodResto – Restaurant WordPress Theme + Woocommerce GoodStore – WooCommerce Theme