Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » “Dekarbonisasi Bukan Dekarbonat, Kala Industri Diajak Diet Emisi ala Kemenperin”

“Dekarbonisasi Bukan Dekarbonat, Kala Industri Diajak Diet Emisi ala Kemenperin”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • visibility 569
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDUSTRI kini sedang diseret ikut tren baru, bukan fashion, bukan skincare, tapi diet emisi. Bukan pula diet karbo ala artis Korea, tapi diet gas rumah kaca semacam laku prihatin demi langit yang tak lagi sesenggukan dan kutub yang nggak makin tirus kayak pipi habis di-contour.

Dunia lagi ngajak pabrik-pabrik dan mesin-mesin gede buat puasa asap, supaya bumi nggak makin panas kayak mantan yang lihat kita bahagia.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin), tampaknya sadar betul kalau Indonesia ini butuh udara segar, bukan sekadar segar janji politik. Oleh sebab itu perlu dicanangkanlah langkah dekarbonisasi,

Kata yang kalau dibaca sepintas mirip “dekorasi”, tapi yang ini bukan menghias pelaminan, melainkan menghias masa depan industri supaya nggak ngebul seenaknya.

Andi Rizaldi dari BSKJI bilang ada sembilan sektor industri yang akan disulap jadi lebih langsing emisi. Semen, pupuk, logam, tekstil, otomotif, makanan, dan teman-temannya bakal ikut program “Turunkan Emisi, Naikkan Prestasi”. Mirip-mirip kayak kelas yoga khusus buat pabrik.

“Kalau selama ini industri kita itu kayak bapak-bapak ngopi sambil ngerokok di teras nyantai tapi ngebul sekarang kita ajak mereka masuk gym. Nggak bisa lagi santai-santai, harus keringetan nurunin karbon”

Jangan salah, targetnya bukan main-main net zero emission pada 2050!. Itu artinya, industri harus belajar jalan di atas treadmil kebijakan selama 25 tahun ke depan tanpa jatuh, treadmill-nya kadang miring, kadang berputar, kadang mesinnya mati pas listrik naik tegangan.

Di acara AIGIS Goes to Campus di Binus, semangat itu disulut pakai korek inovasi. Mahasiswa diajak jadi Green Avengers bukan cuma nyelamatin bumi dari Thanos, tapi dari panas global, polusi, dan plastik yang numpuk kayak utang negara.

Andi bilang, kampus itu inkubator inovasi, betul juga, karena di sanalah tempat paling banyak muncul ide, dari bikin robot pemisah sampah, sampai es krim vegan rasa rendang. Mahasiswa itu memang makhluk unik, bisa tidur dua jam tapi bisa mikir solusi dunia.

“Kalau orang tua mikir investasi buat pensiun, anak muda mikir investasi buat bumi. Ya, walau kadang masih ngandelin WiFi kampus buat download game.”

Yang paling ciamik GISCO, singkatan dari Green Industry Service Company, meski kedengerannya kayak nama boyband Korea gagal debut, tapi fungsinya top! GISCO ini semacam mak comblang yang menjodohkan pabrik-pabrik penghasil polusi dengan teknologi bersih dan pendanaan hijau.

Kalau biasanya industri kesulitan cari modal buat beli alat canggih pengurang emisi, GISCO bakal bantuin. Jadi pabrik nggak perlu lagi galau kayak ABG ditolak KPR, karena ada ‘teman’ yang bantuin cari cara biar tetap bisa usaha tanpa bikin bumi masuk UGD.

Perumpamaannya industri tanpa dekarbonisasi itu kayak panci gosong dipakai terus, tapi makin hari makin hitam dan cepat rusak. Dekarbonisasi itu semacam skincare buat bumi, butuh waktu, konsistensi, dan tentu saja budget.

Kalau kata pepatah, “sedia roadmap sebelum disemprot negara lain”, karena sekarang industri yang ngebul sembarangan bisa disemprot bukan cuma sama warga, tapi juga sama Uni Eropa.

Indonesia tak bisa lagi hanya jadi penonton parade industri dunia yang makin hijau, kalau negara lain udah naik sepeda listrik, masa kita masih naik becak pakai solar subsidi?

Kemenperin lewat AIGIS sudah bikin langkah awal. Tapi ini bukan marathon yang bisa diselesaikan sendirian. Butuh pabrik yang mau berubah, mahasiswa yang mau riset, dan pemerintah yang nggak cuma bisa bilang “sudah dirapatkan”.

Karena, seperti kata pepatah dari kampus kehidupan “Bumi ini warisan anak cucu, bukan tempat buang emisi sambil nunggu pensiun”

Akhir kata, mari kita dukung pabrik-pabrik kita bukan cuma dengan pembelian produk, tapi juga dengan dorongan inovasi. Agar kelak, kalau cucu kita nanya, “Kakek dulu ngapain pas bumi makin panas?” kita bisa jawab dengan bangga, “Kakek ikut bantu dekarbonisasi, bukan nambah polusi”.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bansos ke Berdaya, Cerita Keranjang Sampah Melanglang Buana ke Amerika

    Bansos ke Berdaya, Cerita Keranjang Sampah Melanglang Buana ke Amerika

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    ADA pepatah lama bilang “sampahmu adalah emas orang lain”, di Desa Kalisalak, Banyumas, pepatah itu bukan lagi basa-basi. Bayangkan, pelepah pisang yang biasanya dibiarkan kering di kebun sampai mirip rambut uban kakek-kakek, kini berubah jadi keranjang sampah cantik yang dipajang di rumah orang Amerika. Sungguh plot twist globalisasi, barang buangan desa bisa mejeng di apartemen […]

  • DBH Muba Tertinggi di Sumsel,Keberuntungan atau Diberkahi, Itu Pertanyaannya!

    DBH Muba Tertinggi di Sumsel,Keberuntungan atau Diberkahi, Itu Pertanyaannya!

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bupati Muba, H M Toha menerima audiensi dari Bambang Dwi Djanuarto, Kepala Departemen Operasi SKK Migas Sumbagsel, di kantor perwakilan Musi Banyuasin, Palembang, Senin,[ 5 /5 /2025]. Dengan nada penuh semangat, Bambang memaparkan rencana program kerja hulu migas untuk tahun 2025 yang bakal dilaksanakan di Kabupaten Muba. Yang menarik, Bambang juga mengungkapkan angka […]

  • Maksimalkan Peluang, Kementerian Investasi Siap Bantu Muba, Terkait Apa ?

    Maksimalkan Peluang, Kementerian Investasi Siap Bantu Muba, Terkait Apa ?

    • calendar_month Sabtu, 29 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 966
    • 0Komentar

      KEMENTERIAN  Investasi siap mendukung program-program Kabupaten Muba dalam upaya memaksimalkan potensi investasi. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia secara tegas menyebut Muba bisa jadi peluang investasi. Pasca pandemi COVID-19 Kepala Daerah dituntut terus menggenjot program inovasi. Hal itu terungkap dalam rapat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam Peningkatan Potensi dan Peluang Investasi Komoditas Karet di Kementerian Investasi/Badan […]

  • Pesan Ratu Dewa untuk masyarakat Palembang saat Open House Idul Fitri, simak yuk, siapa tahu bisa jadi bahan renungan !

    Pesan Ratu Dewa untuk masyarakat Palembang saat Open House Idul Fitri, simak yuk, siapa tahu bisa jadi bahan renungan !

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.495
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa menggelar halal bihalal atau open house di rumah dinasnya, di hari pertama Idul Fitri 1445 Hijriah atau Rabu (10/4/2024), Silaturahmi itu dihadiri masyarakat dari berbagai lapisan. Mulai dari pejabat, pebisnis, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan masyarakat awam. Sekretaris Daerah Palembang Gunawan, para kepala OPD, Forkompinda […]

  • Gempa M 7,7 Rusak RSUD Aeramo, Kemenkes Kerahkan Dokter Spesialis dan Tambah Tenda Darurat

    Gempa M 7,7 Rusak RSUD Aeramo, Kemenkes Kerahkan Dokter Spesialis dan Tambah Tenda Darurat

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kerusakan yang terjadi di RSUD Aeramo setelah gempa bermagnitudo 7,7 membuat dukungan layanan kesehatan di Kabupaten Nagekeo diperkuat. Kementerian Kesehatan mengerahkan tim dokter spesialis sekaligus menyiapkan tambahan tenda untuk menopang pelayanan medis selama kondisi rumah sakit belum sepenuhnya pulih. Tim Emergency Medical Team (EMT) Komposit Nagekeo pada Selasa (18/8) berkoordinasi dengan Direktur RSUD […]

  • Sudah 100 %, Koperasi Muba Tinggal Dipanen

    Sudah 100 %, Koperasi Muba Tinggal Dipanen

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    RAPAT koordinasi secara virtual mungkin terdengar membosankan bagi sebagian orang, apalagi kalau disandingkan dengan kata monitoring dan evaluasi. Tapi tunggu dulu, yang satu ini beda. Di balik layar Zoom itu, ada semangat dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang sedang unjuk gigi bahwa koperasi desa dan kelurahan di wilayah mereka bukan cuma sudah terbentuk, tapi sudah […]

expand_less
WordPress Archive Portaby - Freelancer Personal Portfolio Elementor Template Kit Portada – Elegant Blog Blogging WordPress Theme Portfo – Creative Portfolio Elementor Template Kit Portfolio and Gallery Grid Layout with Carousel for WordPress Portfolio Builder – Elementor Portfolio Addon Portfolio Gallery – WordPress Portfolio Portfolio Manager Pro – WordPress Responsive Portfolio & Gallery Portfolio Minimal for Visual Composer Portfolio Module for CMS pro Portfolio Theme