Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Menata Sungai, Menghindari Banjir

Menata Sungai, Menghindari Banjir

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • visibility 712
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HUJAN turun di Palembang, sebagian warga bukan langsung bersyukur atas berkah langit, tapi justru sibuk cari tempat tinggi buat ngungsi, sebab, kalau sudah masuk musim hujan, Kota Palembang sering berubah jadi ‘Kota Venesia Dadakan’, minus gondola dan romantisme, yang ada cuma motor mogok, sandal hanyut, dan warga yang mengarungi genangan sambil merutuk nasib seperti pemain sinetron kehabisan dialog.

Tapi sabar dulu, pemirsa sekalian!, kini ada secercah harapan di ujung selokan. Pemerintah Kota Palembang bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSS) Sumatera VIII, kayaknya udah nggak tahan juga liat warga saban tahun berenang gaya dada di jalanan protokol, maka itu, dicanangkanlah proyek penataan Sub-DAS Sungai Bendungsungai yang katanya jadi “biang kerok” banjir di kota.

Begitu kira-kira peribahasa baru yang cocok menggambarkan situasi sekarang, sungai ini sudah mengalami penyempitan akut dan sedimentasi kronis. Sama kayak hubungan percintaan yang dipaksakan terus padahal jalannya makin sempit, akhirnya tumpah juga, ya… tumpah airnya, ya….. tumpah emosinya.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, tampil seperti pahlawan tanpa mantel hujan, memimpin pertemuan strategis dengan niat mulia bikin Palembang bebas banjir. Katanya, dari 19 Sub-DAS yang ada, si Bendung ini paling nyusahin. Lalu akan dimulailah operasi besar-besaran, bukan operasi plastik, tapi operasi normalisasi sungai.

Rencananya sih, bakal dianggarkan lebih dari Rp800 miliar. Wah…, kalau itu dibelikan pempek, bisa bikin Sungai Musi beraroma cuko selama sebulan penuh. Tapi ya ini demi masa depan.

Katanya dana dari APBN dan pinjaman dari World Bank, hebat, bukan hanya rakyat yang utang KTA, pemerintah juga punya loan, tapi buat hal mulia.

Tapi jangan salah, proyek ini bukan cuma soal alat berat dan anggaran berat, masalah sosial juga berat. Banyak rumah warga yang berdiri manja di tepi sungai, kayak penonton konser yang nekat naik panggung. Nah, mereka ini harus direlokasi tentu dengan pendekatan manusiawi, bukan diusir pakai toa masjid.

Belah jantung kota

Kepala BBWSS, Pak Feriyanto, bilang bahwa Sub-DAS lain seperti Sekanak-Lambidaro udah mulai dibenahi. Tapi Sungai Bendung ini spesial, karena membelah jantung kota. Ya… maklum, jantung yang tersumbat harus cepat-cepat di-stent, kalau enggak bisa kolaps. Nah, Sungai Bendung itu ibarat pembuluh darah yang udah kelebihan lemak, harus dibersihkan dan dilebarkan. Jangan sampai aliran airnya kayak status mantan buntu, penuh hambatan, dan bikin sesak napas.

Ada pepatah bilang, “air tenang menghanyutkan”, terhanyut ke dalam kesabaran yang tiada batas. Maka penting kiranya semua pihak saling bantu. Pemerintah sudah serius, sekarang tinggal masyarakat yang jangan nyampah seenaknya, buang kasur ke sungai, buang dosa ke laut.

Kalau proyek ini sukses, bukan cuma bebas banjir yang kita dapat. Tapi juga kualitas hidup meningkat. Anak-anak bisa berangkat sekolah tanpa perlu pakai pelampung. Emak-emak bisa belanja ke pasar tanpa takut sandal ilang separuh. Dan yang paling penting, Palembang bisa berhenti viral tiap musim hujan gara-gara motor hanyut.

Sungai Bendung, oh ….Bendung, Cintamu pada Palembang terlalu sempit untuk menampung segalanya. Tapi kami yakin, dengan pelebaran yang tulus dan normalisasi yang ikhlas, hubungan ini bisa kita perbaiki.

Dengan gotong royong, dana kuat, dan warga yang sadar lingkungan, banjir bisa tinggal cerita. Jadi yuk, mari kita kerja sama. Jangan biarkan sungai jadi tempat buang masalah. Karena kalau sungai penuh drama, kota kita bisa gagal move on dari genangan.

Ingat kata pepatah, “Jangan menyeberangi sungai sambil mengutuk airnya”. Kalau sungainya sempit, mari kita bantu lebarin. Kalau alirannya tersumbat, mari kita bersihkan. Jangan sampai nanti anak cucu kita nanya, “Dulu Palembang kenapa sering banjir?”. Lalu kita jawab, “Karena kita kebanyakan ngomel, bukan gotong royong”

Banjir bukan kutukan, tapi bisa jadi ujian, dan kalau kita lulus dari ujian ini, mungkin suatu hari nanti kita bisa bilang “Palembang, kota seribu sungai yang bebas dari tangis hujan”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMB II Kembali Internasional, Giliran Kreativitas yang Bicara?

    SMB II Kembali Internasional, Giliran Kreativitas yang Bicara?

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Setelah lama menunggu, akhirnya langit Sumatera Selatan kembali bergema dengan deru jet internasional. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang resmi membuka kembali rute reguler internasional perdana Palembang–Kuala Lumpur bersama AirAsia, sebuah langkah maju yang layak disambut hangat, namun jangan sampai tepuk tangannya lebih keras dari kerja kita menyambut peluang ini. Dulu, […]

  • Menghadap Gubernur, PT MRT Jakarta Minati Kerjasama Pengelolaan Operasional LRT Palembang

    Menghadap Gubernur, PT MRT Jakarta Minati Kerjasama Pengelolaan Operasional LRT Palembang

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.326
    • 0Komentar

    MANAJEMEN PT MRT Jakarta (Perseroda) menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan  dalam pengembangan bisnis Light Rail Transit (LRT). Hal tersebut  terungkap saat  Gubernur    Herman Deru saat menerima jajaran direksi   PT MRT Jakarta (Perseroda)  di ruang tamunya, kemaren. Bahkan keinginan dari PT MRT  yang hendak menjalin kerja sama dalam pengembangan LRT  tersebut mendapatkan respon positif […]

  • Polres Muba Musnahkan 104 Kg Ganja

    Polres Muba Musnahkan 104 Kg Ganja

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 745
    • 0Komentar

    POLRES Musi Banyuasin (Muba) memusnahkan barang bukti berupa 104 kilogram (kg) ganja dan 1,6 kg sabu. Pemusnahan barang bukti tersebut didapat dari pengungkapan dua kasus besar yang dilakukan Polres Muba di awal tahun 2022. Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy mengatakan, kasus 104 kg ganja berhasil diungkap jajaran Polsek Bayung Lencir, dengan mengamankan tiga orang tersangka […]

  • Sekolah yang Belum PTM akan Dibuka Setelah Ditinjau dan Verifikasi, Walikota Palembang Gencarkan Vaksinasi untuk Pelajar

    Sekolah yang Belum PTM akan Dibuka Setelah Ditinjau dan Verifikasi, Walikota Palembang Gencarkan Vaksinasi untuk Pelajar

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 741
    • 0Komentar

    SEKOLAH  di Kota Palembang,hari ini resmi menjalani hari pertama pembelajarab tatap muka (PTM), meski tidak semua sekolah  di Kota Palembang dapat melaksanakan PTM. “Nantinya akan dilihat dari kondisi terkini Covid-19,kedepanya bagi sekolah yang belum di buka, kita akan tinjau dan kesiapanya kita verifikasi,” kata Walikota Palembang H.Harnojoyo, disela- sela meninjau hari PTM di Sekolah Dasar (SD) […]

  • Hati -Hati Pemilik Akun, Medsos Dilarang Mempromosikan Produk Ilegal

    Hati -Hati Pemilik Akun, Medsos Dilarang Mempromosikan Produk Ilegal

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    PEMILIK akun media sosial (medsos) dilarang mempromosikan berbagai produk investasi yang melanggar peraturan perundang-undangan atau ilegal. Oleh k arena itu, seluruh masyarakat dimintas tetap waspada dan hati-hati dalam memposting apa pun di media sosialnya masing-masing. Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Jubir Kominfo), Dedy Permadi, mengatakan promosi produk illegal di medsos berpotensi melanggar Undang-undang (UU) […]

  • Awali Rekonstruksi, Presiden Jokowi Bakal  Kunjungi Lombok Lagi

    Awali Rekonstruksi, Presiden Jokowi Bakal Kunjungi Lombok Lagi

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah menginginkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di Lombok, NTB berlangsung dan berakhir sesegera mungkin. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana untuk kembali mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Lombok untuk memulai sekaligus mendampingi rekonstruksi rumah-rumah milik warga yang rusak akibat bencana gempa bumi. “Nanti saya Insya […]

expand_less
WordPress Archive Coachee – Coaching Program Elementor Template Kit CoachFocus – Coaching & Online Courses WordPress Theme Coachi – Coaching & Online Courses WordPress Theme Coaching – Life And Business Coach WordPress Theme Coaching - Life And Business Coach WordPress Theme Coachkit – Life Coach Elementor Template Kit Coast - Luxury Hotel & Resort Elementor Template Kit Coastal Travel and Surf Grunge Template Kit Coatro – Digital Agency Elementor Template Kit Coax – Agency And Personal About Us Elementor Template Kit