Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Duh, Ronaldinho Batal Merumput di Palembang, Ada Apa ?

Duh, Ronaldinho Batal Merumput di Palembang, Ada Apa ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
  • visibility 1.207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Sayang seribu kali sayang, kesempatan masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan untuk melihat dari dekat gocekan bintang sepak bola dunia asal Brasil di era 2000- an, Ronaldinho batal merumput dan memberi ilmu kepada  7.000 anak usia dini dari berbagai Sekolah Sepak Bola [SSB] se -Sumsel.

Khabarnya, Panitia Ronaldinho Tour 2019 mengaku tidak mendapat izin  Pemerintah Provinsi Sumsel, untuk merumput di Stadion Gelora Sriwijaja, Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, sehingga terpaksa tour mantan bintang Barcalona itu rencananya dialihkan ke Gelora Bung Karno [GBK], Jakarta.

Kedatangan Ronaldinho Ronaldinho ke Palembang sebenarnya memenuhi undangan dari Panitia Turnamen Alex Noerdin Cup 2019 yang telah berjalan beberapa bulan lalu dengan melaksanakan tur Sumsel.

Selain menampilkan Timnas All Star plus pemain asing. Panitia juga mencari bibit-bibit muda di Sekolah Sepak Bola [SSB] yang ada di daerah Sumsel.

Hasilnya memang sudah 7.000 bibit muda penerus sepak bola di Sumsel yang terseleksi, dan diikut sertakan dalam coaching clinic bersama Ronaldinho yang rencananya diselenggarakan di Stadion Jakabaring, pada 30-31 Maret 2019 mendatang. Panitia juga akan memberikan sertifikat yang telah ditandangani Ronaldiho.

‘Kami sangat kecewa, karena kami berniat membawa mega bintang sepak bola dari Brazil, Ronaldindo ke Palembang sekaligus memberikan coaching clinic kepada 7.000 anak-anak dari sekolah sepak bola, ternyata tidak mendapat izin dengan alasan tak jelas dari Pemda Tingkat I, Sumsel,” ujar Eddy Sofyan, Ketua Panitia Ronaldinho Tour to Palembang dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Ronaldinho Tour to Palembang tersebut sekaligus, sebenarnya untuk memuncaki kejuaraan sepakbola se-Sumatera Selatan AN Cup 2019 yang telah digulir selama 3 bulan.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, dengan mengirim surat resmi jauh-jauh hari, mencoba sowan ke Gubernur Sumsel, langsung menemui pengelola stadion Jakabaring, tapi bener-bener dicuekin. Bahkan kami seperti di ping- pong,” lanjut Eddy yang saat preskon didampingi panitia lainnya, seperti Yesayas Octavianus, Herry Kriswanto, Nasir Salasa, Luciano Leandro dan Riduan Tumenggung.

Stadion Gelora  Sriwijaya Jakabaring, memiliki luas lahan sekitar 40 hektare dengan kapasitas penonton hingga 38.000 – 45.000 orang serta memiliki 4 tribun (A, B, C dan D) bertingkat mengelilingi lapangan. Pembangunannya saat itu atas gagasan Mantan Gubernur Sumsel Rosihan Arsyad, ketika Palembang ditetapkan menjadi tuan rumah PON XVI pada 2004.

Di era Gubernur Syarial Oesman, Provinsi Sumsel membeli klub sepak bola Persijatim dan berganti nama Sriwijaya FC. Salah satu alasan pembelian klub itu, yakni agar Stadion Gelora Jakabaring dapat dimaksimalkan. Stadion itu akhirnya menjadi markas Sriwijaya FC, guna mengarungi kompetisi di Liga bergengsi di Tanah Air hingga menorehkan beberapa prestasi dipuncak Liga di Tanah Air sampai akhir mewakili kejuaraan Asia.

Di era Alex Noerdin menjadi Gubernur Sumsel selama dua periode, areal Jakabaring dimana Stadion itu berdiri. Hanya lah sebuah areal rawa. Namun berkas visioner seorang Alex Jakabaring disulap menjadi komplek Olahraga bertaraf Internasional. Berbagai venue yang lengkap ikut berdiri.

Gagasan Alex pada periode pertamanya menjadi gubernur, yakni membawa event besar, Sea Games, setelah Jakarta. Sebelum Sea Games beberapa kejuraan baik tingkat Nasional, maupun Internasional pun diselenggarakan di Palembang.

Berkat even -even besar itu, suka tidak suka,  dampaknya sangat terasa terhadap galiat Palembang.Pertumbuhan ekonomi Sumsel tumbuh positif, bahkan sebelum Sea Games hotel-hotel berbintang tumbuh mak jamur dimusim hujan di Palembang.

Di periode ke dua menjadi Gubernur, Sumsel juga sukses menyelenggarakan hajat besar Negara-negara di Asia, yakni Asian Games.

Bahkan, pembangunan infratruktur penunjang pun diperoleh Palembang, seperti Monorel /LRT, Jembatan Musi dan sebagainya. Ironisnya, andil menjadikan Jakabaring sebuah kawasan yang bergengsi itu, tak berbuah manis. Even besar mendatangkan Ronaldinho tak berjalan mulus atas penolakan penggunaan Stadion Gelora Jakabaring.

“Semestinya, sebagai venue olahraga untuk umum, dan bisa disewakan secara profesional, tidak ada alasan pelarangan Jakabaring untuk kegiatan olahraga.

Harusnya disewakan

Apalagi ini terkait dengan pembibitan dan pembinaan sepakbola usia dini, yang secara Undang Undang baru disahkan oleh Presiden Jokowi,” imbuh Yeyasas Octavianus yang mantan Wartawan Kompas.

Karena hingga deadline yang ditentukan manajemen Ronaldinho di Brazil hingga Selasa (19/3/2019) kemarin persoalan perizinan venue belum turun, Eddy yang juga Ketua Badan Sepak Boka Rakyat Indonesia (BASRI) mereschedule kehadiran Ronaldindo.

“Setelah berkonsultasi dengan Pak Alex Noerdin selaku kreator dan inisiator acara, diputuskan Ronaldindo Tour akan dilangsungkan di GBK Senayan Jakarta, secepatnya. Sembari menunggu jadwal baru dari pihak Ronaldindo,” tegas Eddy Sofyan.

Kejadian ini sebenarnya sangat disesalkan, dan seharusnya semua berfikir positif untuk kemajuan Sumsel. pasalnya tanpa disadari, jika memang acara Ronaldinho jadi selenggarakan di Gelora Sriwijaya. Palembang sendiri akan ramai dikunjungi masyarakat yang hendak melihat gocekan bola dari bintang brazil itu.

Bukan saja dari Palembang, namun daerah yang ada di Sumsel, bahkan mungkin pengagum Ronaldinho dari penjuru Indonesia akan datang ke Palembang untuk melihat idolanya.

Dampaknya sangat besar untuk Palembang, sebab dengan kedatangan figur seperti Ronaldinho itu, setidaknya berpengaruh besar pada bisnis perhotelan, karena tingkat akupansi bakal meningkat. LRT yang khabarnya sepi dan minim pendapatan setidak akan meraih berlipat ganda dari kehadiran Ronaldinho di Palembang, dan seat pesawat akan ramai.

Selain itu peluang dan kesempatan untuk mempromosikan wisata Olahraga di Palembang sangat besar pula. Apalagi komiditi kopi Sumsel sangat gencar dipromosikan Sumsel beberapa bulan terakhir ini.

“Jadi ada hikmahnya, yang luar biasa, dengan diselenggarakan di GBK penggemar Ronaldinho yang tersebar dari seluruh Indonesia, dari Bandung, Jogja, Surabaya, Makassar hingga Kalimantan lebih mudah aksesnya dengan di Senayan,” pungkas Eddy.

Namun kita juga harus menerima dan menghargai kebijakan pemerintah provinsi Sumsel, karena mereka yang lebih tahun alasannya, mungkin juga ada pertimbangan lain, yang penting Sumsel dimasa mendatang tetap kompak, lupakan perbedaan untuk ‘Bersatu Sumsel Maju’.[**]

 

Penulis  : One

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produk Halal Terus Dikembangkan, Komitmen Pemerintah Jadikan RI Mesin Ekonomi Halal Dunia

    Produk Halal Terus Dikembangkan, Komitmen Pemerintah Jadikan RI Mesin Ekonomi Halal Dunia

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    PEMERINTAH berkomitmen terus mewujudkan amanah perundang-undangan dalam memperkuat ekonomi nasional melalui pemberdayaan industri halal yang berfokus pada pengaturan, fasilitasi, pembinaan, serta pengawasan. Langkah strategis ini guna mendukung Indonesia untuk tampil sebagai mesin ekonomi halal global. “Salah satu upaya yang kami realisasikan adalah membentuk unit baru, yakni Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH),” kata Menteri Perindustrian Agus […]

  • Dua Kurir Sabu 79 Kilogram Dituntut Hukuman Mati

    Dua Kurir Sabu 79 Kilogram Dituntut Hukuman Mati

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.577
    • 0Komentar

    DUA terdakwa Deni Santoso dan Herman ketar-ketir setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Amanda SH MH dan Imam Murtadlo SH menuntut hukuman mati terhadap keduanya lantaran terbukti membawa narkoba jenis sabu seberat 79 Kilogram. Tuntutan itu dismpaikan dalam persidangan yang berlangsung secara visual di Pengadilan Negeri (PN) Kls 1A Khusus Palembang, Rabu (29/4). “Dari fakta – […]

  • Pengembangan Vaksin COVID-19 di Indonesia Harus Ikuti Prosedur dan Kaidah Ilmiah

    Pengembangan Vaksin COVID-19 di Indonesia Harus Ikuti Prosedur dan Kaidah Ilmiah

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    PRESIDEN  RI Joko Widodo tegaskan pengembangan vaksin COVID-19 harus memenuhi prosedur dan kaidah ilmiah atau keilmuan dan mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Dalam situasi pandemi saat ini, dukungan dari banyak pihak untuk berbagai penelitian dan pengembangan baik itu obat maupun vaksin, akan membantu terwujudnya kemandirian di bidang farmasi. Mari bersama dukung karya dan inovasi di […]

  • HIMBA Datangi Kantor Walikota Palembang, Ada Apa Ya?

    HIMBA Datangi Kantor Walikota Palembang, Ada Apa Ya?

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Himpunan Mahasiswa Banyuasin (HIMBA), mendatangi Kantor Walikota Palembang, untuk menanyakan kejelasan pembangunan Pusdiklat Maetraya Sriwijaya di Desa Talang Buluh, Kabupaten Banyuasin yang sebagian besar wilayahnya masuk di wilayah Kota Palembang, Kamis (20/9/2018). Ketua Umum HIMBA Panji Gribaldi mengatakan kedatangan mereka Ke kantor Walikota Palembang ini untuk menanyakan kejelasan Wilayah Desa Talang Buluh. […]

  • Ganjar-Mahfud dianggap mampu perbaiki rapor merah HAM

    Ganjar-Mahfud dianggap mampu perbaiki rapor merah HAM

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi menilai pasangan bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan bakal calon wakil presiden Mahfud MD (Ganjar-Mahfud)  bisa memperbaiki rapor merah pemerintah pada aspek hak asasi manusia (HAM) jika terpilih jadi presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024. Secara khusus, Ade menyinggung rekam jejak Mahfud yang […]

  • Lantik Pejabat Walikota Lubuk Linggau, Ini Pesan Gubernur

    Lantik Pejabat Walikota Lubuk Linggau, Ini Pesan Gubernur

    • calendar_month Jumat, 9 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Kepala Daerah Bupati/ Walikota untuk tetap menjaga kondusifitas daerah masing-masing.

expand_less
WordPress Archive Booknetic - Custom Forms Addon Booknetic - Customer Panel Addon Booknetic - Email Notifications Addon Booknetic - Giftcards Addon Booknetic - Google Calendar 2-way Sync Addon Booknetic - Invoices Addon Booknetic - Mollie Payments Addon Booknetic - PayPal Payments Addon Booknetic - Reporting Module Addon Booknetic - SMS Notifications Addon