Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Cegah Pemalsuan, Bea Cukai Ajak Daftar Hak Kekayaan Intelektual

Cegah Pemalsuan, Bea Cukai Ajak Daftar Hak Kekayaan Intelektual

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
  • visibility 729
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAAT ini, Indonesia merupakan pasar dagang yang sangat besar hingga mampu menarik para produsen untuk memproduksi dan memperdagangkan produknya, termasuk produk palsu dan dalam mencegahnya perlu terdaftar di HAKI. Maka dari itu, masyarakat perlu menyadari pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) karena itu merupakan hak paten.

Menurut Studi Dampak Pemalsuan terhadap Perekonomian Tahun 2020 oleh Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP), diketahui bahwa nilai produk palsu yang beredar di masyarakat pada tahun 2020 telah mencapai Rp148,8 miliar dengan total opportunity loss sebesar Rp291 triliun. Angka ini meningkat tajam sebesar 347 persen sejak 2015.

“Hingga saat ini, ada 25 HKI yang sudah terdaftar di Bea Cukai dan jumlah ini masih perlu kita tingkatkan. Bertepatan dengan Hari HKI Sedunia yang jatuh pada 26 April, Bea Cukai tak henti mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik atau pemegang hak, untuk dapat berpartisipasi dalam penegakan HKI. Caranya ialah dengan mendaftarkan barang HKI berupa merek dan hak cipta pada sistem rekordasi Bea Cukai,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Hatta Wardhana.

Perekaman atau rekordasi dilakukan dengan pengajuan permohonan oleh pemilik atau pemegang hak kepada Bea Cukai melalui sistem CEISA HKI dengan masuk ke portal pengguna jasa customer.beacukai.go.id. Permohonan rekordasi akan diputuskan diterima atau tidak setelah dilakukan proses validasi data dengan pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) serta pemenuhan syarat formal dan materil yang diatur dalam PMK 40 Tahun 2018.

“Saat ini rekordasi dilakukan di Subdit Kejahatan Lintas Negara Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat Bea Cukai. Pendaftaran (rekordasi) ini tidak dipungut biaya,” kata Hatta.

Hatta menjelaskan database pencatatan atau rekordasi yang didaftarkan oleh para pemilik atau pemegang hak tersebut akan digunakan Bea Cukai dalam melakukan pengawasan terhadap barang impor atau ekspor yang diduga melanggar HKI. Pengawasan dapat dilakukan petugas Bea Cukai melalui pengumpulan data dan informasi intelijen, pemeriksaan fisik barang, atau penelitian dokumen.

“Jika pemilik atau pemegang hak belum melakukan rekordasi, tetapi memiliki bukti kuat adanya pelanggaran HKI atas produknya, maka ia dapat mengajukan permohonan kepada Ketua Pengadilan Niaga untuk mengeluarkan perintah penangguhan sementara atas pengeluaran barang impor atau ekspor di border. Penegakan HKI di border yang dilakukan oleh Bea Cukai ini juga merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual,” ujar Hatta.Kemenkeu (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Terima DIPA Tahun Anggaran 2019

    Sumsel Terima DIPA Tahun Anggaran 2019

    • calendar_month Selasa, 11 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2019 kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Selain penyerahan DIPA, Presiden Jokowi juga menyerahkan Dana Transfer tahun 2019 kepada menteri, kepala lembaga, dan kepala daerah di Istana Negara Jakarta, Selasa (11/12/2018). “Saya tegaskan perlunya fokus dalam belanja APBN, jangan sampai […]

  • Misteri Gulma Tak Mati-Mati, Pelajaran Hidup dari Rumput Bandel

    Misteri Gulma Tak Mati-Mati, Pelajaran Hidup dari Rumput Bandel

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Filosofi, Pepatah, dan Perumpamaan dari Si Hijau yang Terlupakan KALAU manusia punya julukan “si paling tangguh”, maka di dunia tanaman, gelar itu jatuh pada gulma. Dia ini tidak punya agenda, tidak ada sponsor, tidak masuk katalog tanaman hias, tapi eksistensinya solid dan konsisten.Dibabat, dia tumbuh,disemprot, dia bangkit, dicemooh, eh malah dia cuek, ampun dech..pusing!! Kalau gulma […]

  • Tahun Ini Puskemas yang Terakreditasi Paripurna Bakal Bertambah

    Tahun Ini Puskemas yang Terakreditasi Paripurna Bakal Bertambah

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 947
    • 0Komentar

    KEPALA Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Letizia, berencana akan menambah jumlah Puskesmas kota Palembang yang ter-reakreditasi Paripurna tertingi di tahun 2020. Ketika dijumpai usai Rapat Paripurna DPRD, Senin (13/1/2019). Leti mengatakan tahun ini rencananya ada 10 puskesmas yang telah paripurna. “Sejauh ini sudah 11 yang tereakreditasi dan 5 Puskesmas diantaranya mendapat akreditasi Paripurna di tahun […]

  • Ketum PORDASI Optimis Leanpuri Cup Lahirkan Atlet Autentik Sumsel Menuju PON 2024. 

    Ketum PORDASI Optimis Leanpuri Cup Lahirkan Atlet Autentik Sumsel Menuju PON 2024. 

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.314
    • 0Komentar

    KETUA Umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Triwwaty Marciano mengaku bangga dan optimis dengan penyelenggaraan Leanpuri Cup yang digelar di Sumsel. Dengan kejuaraan ini Ia semakin yakin Sumsel akan segera melahirkan atlet-atlet autentik asli daerah menyongsong PON ke-21 Tahun 2024 mendatang di Aceh dan Sumut. Triwwaty juga mengatakan sangat bangga mendengar visi dan misi […]

  • Gelar Pelatihan Kelembagaan PKK, ini tujuannya

    Gelar Pelatihan Kelembagaan PKK, ini tujuannya

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Pelatihan Kelembagaan PKK. Acara dibuka oleh Pj Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj Triana Sandi Fahlepi diwakili oleh Staf Ahli PKK Anis Endang Thamrin, Rabu (26/6/2024) di Auditorium Pemkab Muba. Dalam sambutannya, Staf Ahli PKK Kabupaten Muba Anis Endang Thamrin mengatakan, bahwasanya diadakannya kegiatan ini […]

  • Alasan WWF Indonesia Bakal Gelar Simposium Hiu & Pari

    Alasan WWF Indonesia Bakal Gelar Simposium Hiu & Pari

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.864
    • 0Komentar

    GUNA mengumpulkan masukan ilmiah bagi kebijakan konservasi hiu dan pari di Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) didukung Yayasan WWF Indonesia akan menggelar Simposium Hiu dan Pari di Indonesia untuk ketiga kalinya, pada Rabu-Kamis (7-8/4/2021) secara daring dan luring. Sebelumnya, simposium hiu dan pari jilid 1 dan 2 telah dilaksanakan beberapa tahun yang lalu. Terbatasnya informasi […]

expand_less
WordPress Archive Westpac (PayWay Classic API) Payment Gateway WooCommerce Plugin Westwood – Golf Club & Course Elementor Template Kit Westy – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme WeTravel – Travel and Tourism Template Kit Whal – Digital Marketing & SEO WordPress Theme WhatsApp Chat Support – WordPress Plugin WhatsApp Chat WordPress WhatsApp Chat – WordPress WhatsApp Chat WhatsApp Click to Chat Plugin for WordPress Wheel of Fortune – HTML5 Casino Game