Google kembali melakukan terobosan besar dalam hal keamanan pengguna melalui seri terbaru mereka, Google Pixel 9. Tidak hanya mengandalkan spesifikasi kamera, raksasa teknologi ini menyematkan fitur berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang mampu mendeteksi upaya penipuan melalui panggilan telepon secara langsung.
Fitur keamanan ini dirancang untuk melindungi pengguna dari modus penipuan yang semakin canggih, seperti permintaan transfer uang mendadak atau upaya phishing yang mengatasnamakan institusi keuangan.
Cara Kerja AI Pendeteksi Penipuan
Berbeda dengan aplikasi pemblokir nomor biasa, teknologi di Google Pixel 9 bekerja dengan menganalisis pola percakapan secara real-time:
- Analisis Percakapan: Saat menerima telepon dari nomor asing, AI akan mendengarkan kata kunci atau pola bicara yang mencurigakan (seperti permintaan informasi PIN atau tekanan untuk segera mengirim uang).
- Peringatan Instan: Jika terdeteksi indikasi penipuan, ponsel akan memberikan peringatan visual dan getaran di layar yang memberi tahu pengguna: “Panggilan ini kemungkinan adalah penipuan”.
- Privasi Terjaga: Google menegaskan bahwa pemrosesan suara ini terjadi sepenuhnya di dalam perangkat (on-device) melalui chip Tensor G4, sehingga percakapan tersebut tidak dikirim ke server Google atau disimpan oleh pihak mana pun.
Fitur ‘Scam Detection’ yang Proaktif
Fitur ini menjadi pelengkap dari fitur Call Screen yang sudah ada sebelumnya. Namun, pada Pixel 9, kemampuan deteksinya jauh lebih proaktif karena didukung oleh model AI Gemini yang lebih ringan namun cerdas. Pengguna tidak perlu lagi menerka-nerka apakah penelepon tersebut adalah kurir asli atau penipu yang sedang menyamar.
Keamanan Maksimal untuk Pengguna
Langkah Google ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam industri smartphone. Mengingat angka kerugian masyarakat akibat penipuan telepon terus meningkat, fitur ini memberikan lapisan pertahanan pertama yang sangat efektif bagi pengguna awam, terutama orang tua yang sering menjadi target utama para penipu.
Saat ini, fitur deteksi penipuan tersebut mulai digulirkan secara bertahap untuk pengguna Pixel 9 di berbagai wilayah, dan diharapkan segera mendukung lebih banyak bahasa, termasuk bahasa lokal untuk akurasi yang lebih baik.