Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Hero di Layar, Duit di Kantong, Esports Bikin Kreatif

Hero di Layar, Duit di Kantong, Esports Bikin Kreatif

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 3.221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAPA sangka hero di layar bisa bikin kantong kreator lokal ikut tebal? Ternyata main Mobile Legends, Bang Bang bukan sekadar rebutan kill atau push rank, tapi juga membuka pintu emas untuk ekonomi kreatif Indonesia. Di ruang rapat Autograph Tower, Jakarta, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar bertemu tim Moonton Games, pengembang MLBB, untuk membahas kolaborasi yang bisa bikin talenta lokal unjuk gigi di panggung global. Bayangkan, di antara laptop, kopi panas, dan snack yang mulai dingin, lahirlah ide-ide yang bisa bikin dunia kagum, sambil kita ngakak lihat kemungkinan hero batik atau skin topi caping.

Irene Umar menegaskan, “Moonton tidak hanya membawa ajang esports bertaraf dunia, tapi membuka ruang ekspresi baru bagi talenta ekraf Indonesia”. Kalau diterjemahkan ke bahasa rakyat jelata, game bukan cuma soal hero mati-hidup di layar, tapi juga soal peluang nyata bagi musisi, desainer, ilustrator, dan kreator digital. Sekali tekan tombol, bisa jadi karya anak bangsa tampil di panggung Internasional. Kata Pepatah “sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui”.

Indonesia sendiri punya modal besar. Lebih dari 50 juta pemain gim mobile aktif, menjadikan kita pasar esports terbesar di Asia Tenggara. Bandingkan dengan Filipina (20 juta pemain) atau Malaysia (15 juta pemain). Potensi ini bukan cuma angka, tiap hero yang kamu mainkan bisa berarti peluang bagi kreator lokal meraih cuan, sambil tetap menonjolkan identitas budaya. Jadi jangan heran kalau hero favoritmu di MLBB ternyata bisa jadi pahlawan ekonomi kreatif.

Moonton nggak cuma ingin bikin turnamen M7 di Jakarta 2026. Mereka ingin mengangkat budaya lokal ke panggung global. Coba tengok hero Layla pakai batik, atau Alucard pakai topi caping khas Jawa. Bisa jadi meme viral, hiburan, sekaligus promosi budaya. Ibarat kata pepatah  “sambil menyelam minum air”. Hiburan, ekspresi kreatif, dan branding budaya jalan bareng.

Kolaborasi ini bukan sekadar formalitas. Wamen Ekraf menekankan, “Kita ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi Internasional membawa manfaat nyata bagi pelaku kreatif dalam negeri.”

Artinya, bukan cuma podium selfie di akhir turnamen, tapi transfer ilmu, inovasi, dan peluang nyata bagi pelaku kreatif. Jadi kreator lokal harus siap sedia.

Kalau dibandingkan negara lain, tren ini mirip Korea Selatan yang mengubah K-pop jadi brand global, atau Jepang yang mengekspor anime sebagai industri kreatif besar. Indonesia punya modal talenta berlimpah, budaya kaya, komunitas esports aktif.

Bedanya, kita bisa lebih santai tapi tetap produktif “kerja keras tapi jangan lupa ketawa”. Moonton sendiri melihat antusiasme ini sebagai daya tarik utama event M7.

Dan yang bikin ngakak, bukan cuma ide kolaborasi hero-batik, tapi kreator lokal bisa bikin soundtrack hero, skin digital, atau merchandise unik. Tiap hero di layar bisa berarti peluang ekonomi nyata bagi pelaku kreatif, ini filosofi digital ala Indonesia “jika bisa main game sambil berkarya, kenapa pilih satu?”.

Jadi jangan meremehkan game. Main game bisa jadi peluang ekonomi, panggung ekspresi kreatif, dan cara mempromosikan budaya lokal ke dunia. Hero di layar bisa bikin jantung deg-degan, tapi kreator lokal bisa bikin ekonomi berdetak kencang.  Kalau masih mikir main game cuma buang waktu, pikir lagi. Bisa jadi kamu sedang memupuk hero masa depan ekonomi kreatif Indonesia.

Oleh sebab itu, audiensi Wamen Ekraf dengan Moonton bukan cuma soal M7 World Championship. Ini tentang membuka pintu lebar-lebar bagi talenta lokal, sambil membuktikan ke dunia, Indonesia bukan cuma negara tropis dengan pantai cantik, tapi juga gudang kreator yang bisa bersaing di panggung global. Hero bisa jadi legenda di layar, dan kreator lokal bisa jadi pahlawan ekonomi kreatif.

Jadi pesan terakhir? Main game boleh, tapi kreatif jangan ketinggalan. Karena di dunia ini, kadang yang menang bukan cuma yang cepat tekan tombol, tapi yang pintar menciptakan peluang dari tiap klik. Lagian, kalau hero bisa jadi legenda, kenapa kreator lokal nggak bisa jadi pahlawan ekonomi kreatif?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Energi Baru Terbarukan, Garap Listrik dari Limbah Sawit

    Wujudkan Energi Baru Terbarukan, Garap Listrik dari Limbah Sawit

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 780
    • 0Komentar

    WUJUDKAN green energi serta Energi Baru Terbarukan (EBT) tampaknya mulai direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Muba. Pasalnya, dalam kesempatan kunjungan kerja (kunker) Plt Bupati Beni Hernedi SIP ke PT. Berkat Sawit Sejati (BSS), Rabu (9/3/2022) terjawab sudah Kabupaten Muba bakal menggarap listrik tenaga dari limbah sawit dalam waktu dekat. “Jadi ini melanjutkan apa yang sudah ingin […]

  • Impian Investor: Pasar Properti Dubai Akan Melonjak, Menjanjikan Pertumbuhan Modal, Bergabunglah dengan acara abad ini

    Impian Investor: Pasar Properti Dubai Akan Melonjak, Menjanjikan Pertumbuhan Modal, Bergabunglah dengan acara abad ini

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 929
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Dubai, yang terkenal dengan proyek infrastrukturnya yang ambisius, lokasinya yang strategis, dan lingkungan bisnisnya yang dinamis, memberikan alasan yang menarik untuk apresiasi modal. Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap potensi pertumbuhan investasi kota ini. Pertama, lokasi geografis Dubai yang strategis sebagai pintu gerbang antara Timur dan Barat menjadikannya pusat perdagangan, perniagaan, dan pariwisata yang […]

  • Survei Pembayaran Perusahaan Coface China 2023 : Perusahaan Melaporkan Penundaan Pembayaran Lebih Pendek Di Tahun 2022, Mengharapkan Pertumbuhan Ekonomi Yang Lebih Tinggi Di Tahun 2023

    Survei Pembayaran Perusahaan Coface China 2023 : Perusahaan Melaporkan Penundaan Pembayaran Lebih Pendek Di Tahun 2022, Mengharapkan Pertumbuhan Ekonomi Yang Lebih Tinggi Di Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.005
    • 0Komentar

    Hong Kong SAR – Media OutReach –  Survei Coface menunjukkan bahwa lebih sedikit perusahaan yang mengalami penundaan pembayaran pada tahun 2022. 40% responden melaporkan jatuh tempo, turun dari 53% pada tahun 2021. Rata-rata penundaan pembayaran dipersingkat dari 86 menjadi 83 hari pada tahun 2022. Lebih sedikit perusahaan yang menghadapi penundaan pembayaran sangat panjang (ULPD). Bahan […]

  • operasi-tangkap-tangan

    Lagi, KPK OTT Walikota Cilegon

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.651
    • 0Komentar

    Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, KPK menangkap Wali Kota Cilegon, Banten berinisial TIA dan sembilan orang lainnya yang diamankan termasuk pejabat dinas dan pihak swasta.

  • Duh, Gara-gara Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda Ini Bonyok Dihajar Warga, Berurusan dengan Polisi Lagi, Kapok Dech…

    Duh, Gara-gara Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda Ini Bonyok Dihajar Warga, Berurusan dengan Polisi Lagi, Kapok Dech…

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    NAH, ini pelajaran untuk para pemuda yang sengaja mencuri kotak amal masjid, jika ketahuan dengan warga tentu muka akan bonyok jadi bulan-bulan warga. Ruginya lagi, pasti berurusan dengan aparat kepolisian. Seperti di alam oleh seorang pemuda bernama Keri Sastra alias Hendri Bin Muhammad Ropi (22), warga asal Kecamatan Muara Pinang, Kota Pagaralam. Ia kini siap-siap […]

  • Kasus COVID Muba Terkini, Bertambah 15 Kasus Sembuh, 14 Positif, dan 1 Meninggal Dunia

    Kasus COVID Muba Terkini, Bertambah 15 Kasus Sembuh, 14 Positif, dan 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (19/8/2021) mengkonfirmasi penambahan 15 kasus sembuh, 14 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 15 kasus sembuh, 14 positif, dan 1 meninggal dunia per 19 Agustus 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif diantaranya kasus 2756 […]

expand_less
WordPress Archive DreamHome – Single Property WordPress Theme DreamPalace – Single Property Real Estate Theme Dreams LMS – Online Courses, Coaching, Education and Learning Management WordPress Theme DreamsPOS – POS & Inventory Management Admin Dashboard (HTML, Angular 19, React 19, Vue, Laravel 12) Dribo — Cleaning Company Template Kit for Elementor Drill – Handyman & Plumber Services WordPress Theme Driveme – Driving School WordPress Theme Driveria – Driving Course & Traffic School Elementor Template Kit Drivey – Car Driving Course Elementor Template Kit Droid – Robotics & Technology Services Elementor Template Kit