Google baru saja melepaskan “bom” di industri pengembangan gim. Melalui divisi riset AI-nya, Google DeepMind resmi meluncurkan Project Genie, sebuah purwarupa (prototype) yang ditenagai oleh model dunia terbaru, Genie 3. Teknologi ini memungkinkan siapa pun menciptakan dunia virtual 3D yang bisa dijelajahi secara instan hanya dengan mengetik perintah teks atau mengunggah gambar.
Peluncuran ini langsung memicu reaksi keras di pasar saham. Beberapa raksasa industri seperti Unity (mesin pembuat gim) dan Roblox dilaporkan mengalami penurunan harga saham sesaat setelah pengumuman tersebut, karena investor khawatir AI ini akan menggantikan peran studio gim tradisional.
Apa Itu Project Genie 3?
Berbeda dengan AI pembuat video biasa yang hanya menghasilkan gambar bergerak pasif, Genie 3 adalah sebuah World Model (Model Dunia). Artinya, AI ini tidak hanya “menggambar” pemandangan, tapi memahami hukum fisika dan interaksi di dalamnya.
Fitur utama yang membuat industri gim “ketar-ketir”:
-
Real-Time Interaction: Pengguna bisa langsung masuk ke dalam dunia yang baru saja dibuat, berjalan, melompat, dan berinteraksi dengan objek secara real-time.
-
Visual Memory & Consistency: Dunia yang dibuat tidak berubah secara acak. Jika Anda meninggalkan sebuah kursi di satu ruangan dan kembali lagi nanti, kursi itu tetap ada di sana—sebuah pencapaian besar bagi AI.
-
Promptable Events: Pengguna bisa mengubah cuaca atau menambah objek di tengah permainan hanya dengan mengetik, misalnya: “tambahkan hujan badai” atau “buat karakter bisa terbang.”
Ancaman Nyata atau Sekadar Alat Bantu?
Meskipun tajuk berita utama menyebut Google “membunuh” perusahaan gim, pihak Google memberikan klarifikasi yang lebih tenang. Seorang juru bicara Google menyatakan bahwa Genie 3 saat ini masih berupa prototipe penelitian dan bukan merupakan game engine (mesin gim) penuh.
“Tujuan kami adalah untuk meningkatkan proses kreatif, mempercepat pembuatan ide, dan mempermudah pembuatan purwarupa bagi para pengembang,” ujar pihak Google.
Namun, analis industri melihat potensi yang jauh lebih besar. Jika seorang anak kecil nantinya bisa membuat gim “GTA” versi mereka sendiri hanya dengan berucap pada ponselnya, maka model bisnis perusahaan gim besar yang mengandalkan ribuan pengembang selama bertahun-tahun bisa terancam runtuh.
Kapan Bisa Dicoba?
Saat ini, akses ke Project Genie mulai digulirkan secara terbatas untuk pelanggan Google AI Ultra di Amerika Serikat. Google berencana untuk terus menyempurnakan model ini sebagai langkah menuju AGI (Artificial General Intelligence), di mana AI bisa berinteraksi dan memecahkan masalah di dunia nyata seperti manusia.
Kehadiran Genie 3 menandai era baru: era di mana batas antara pemain gim dan pembuat gim menjadi sangat tipis.