Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Ustadz, Bolehkah Kita I’tikaf Di Rumah Di Saat Pandemik Ini ?…

Ustadz, Bolehkah Kita I’tikaf Di Rumah Di Saat Pandemik Ini ?…

  • account_circle Asri
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
  • visibility 1.471
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Assalamualikum wr wb. Sekarang ini sudah masuk 10 hari tekahir di bulan Ramadhan, biasanya orang-orang melakukukan i’tikaf di masjid-masjid, dengan kondisi pandemik Covid 19 ini boleh tidak i’tikaf dilakukan di rumah? Mohon penjelasannya ustadz. Terimakasih”.

Jawaban:

Secara definisi yang dimaksud dengan i’tikaf itu adalah berdiam diri (mengurung diri) di masjid dengan niat ibadah kepada Allah swt. Disastu sisi ada kemiripan dengan kontemplasi (bertapa) karena sifatnya yang mengasingkan diri dari keramain duniawi, namun tetap ada banyak perbedaan. I’tikaf ini hukumnya sunnnah, tidak wajib kecuali jika di nadzarkan. Dan I’tikaf ini lebih dianjurkan untuk dilakukan pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ كَانَ اعْتَكَفَ مَعِي فَلْيَعْتَكِفِ الْعَشْرَ الأْوَاخِرَ

“Siapa yang ingin beri’tikaf denganku, maka lakukanlah pada sepuluh terakhir.” (HR. Bukhari)
Lebih lanjut, tempat i’tikaf itu secara umum di masjid, karena baik Al-Quran maupun praktik Rasulullah saw semasa beliau hidup hanya menyebut bahwa i’tikaf itu dilakukan di masjid. Firman Allah swt:

وَلاَ تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

“…janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri`tikaf dalam mesjid.” (QS. Al-Baqarah : 187)

Namun ada sebagian ulama yang membolehkan untuk perempuan i’tikaf di mushalla di rumahnya sendiri, keboleham perempuan untuk beri’tikaf di rumah ini akhirnya juga membuat sebagian kecil ulama membolehkan bagi laki-laki untuk beri’tikaf di rumah, pendapat ini mungkin bisa dipakai utamanya jika memang untuk dilakukan di masjid tidak bisa karena sebab-sebab tertentu.

Imam An-Nawawi menuliskan dalam kitabnya Syarah Shahih Muslim:

وقال أبو حنيفة: يصح اعتكاف المرأة في مسجد بيتها وهو الموضع المهيأ من بيتها لصلاتها، قال: ولا يجوز للرجل في مسجد بيته،… وجوزه بعض أصحاب مالك وبعض أصحاب الشافعي للمرأة والرجل في مسجد بيتهما

“Imam Abu Hanifah berkata: ‘Sah bagi wanita untuk beri’tikaf di masjid rumahnyayaitu di tempat (ruangan) yang diperuntukkan untuk shalat, dan tidak boleh bagi laki-laki untuk i’tikaf di masjid rumahnya… sebagian ulama mazhab maliki dan ulama mazhab syafi’i memperbolehkan beri’tikaf di masjid rumah bagi laki-laki dan perempuan”.

Dengan demikian, minimal keberadaan kita di hari-hari terakhir Ramadhan ini kita niatkan dengan niat itikaf, terlebih karena sementara waktu kita dihimbau untuk bekerja dan beribadah di rumah, semoga niat baik ini diterima oleh Allah swt, dan semoga tidak pernah lelah untuk selalu berdoa agar wabah ini segera hilang. Amin.

Saiyid Mahadhir, Lc., M. A
Dosen STIT Raudhatul Ulum Sakatiga

  • Penulis: Asri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Lokasi Kebakaran, Gubernur Jamin Kebutuhan Makan dan Tempat Tinggal Korban Kebakaran  Desa Pemulutan Aman

    Tinjau Lokasi Kebakaran, Gubernur Jamin Kebutuhan Makan dan Tempat Tinggal Korban Kebakaran  Desa Pemulutan Aman

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 571
    • 0Komentar

    SAFARI Jum’at yang dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru di Masjid Daarul Muttaqin yang terletak di Desa Pemulutan Ilir Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir berbeda dari sebelumnya. Sebab usai Safari Jum’at tersebut, Gubernur Herman Deru langsung bergegas meninjau lokasi kebakaran yang tak jauh dari masjid tersebut  guna  memberikan semangat dan melihat kondisi warganya. Bahkan dalam […]

  • Bisnis Karbon Bukan Jual Beli Udara, Mengapa Hutan Tetap Berdiri Kini Miliki Nilai Ekonomi Lebih Besar?

    Bisnis Karbon Bukan Jual Beli Udara, Mengapa Hutan Tetap Berdiri Kini Miliki Nilai Ekonomi Lebih Besar?

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    “KALAU hutan tidak ditebang, terus masyarakat dapat uang dari mana?” Pertanyaan seperti itu masih sering muncul ketika membahas bisnis karbon, bagi sebagian orang, hutan baru dianggap memiliki nilai ekonomi jika kayunya dijual atau lahannya diubah menjadi perkebunan, kawasan industri, atau permukiman. Semakin banyak pohon ditebang, semakin besar keuntungan yang diperoleh. Namun, cara pandang tersebut perlahan […]

  • Gubernur Apresiasi Ojek Online Tetap Tangguh dan  Bertahan di Tengah Pandemi

    Gubernur Apresiasi Ojek Online Tetap Tangguh dan  Bertahan di Tengah Pandemi

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.365
    • 0Komentar

    DITENGAH padatnya jadwal sebagai pemimpin daerah, Gubernur Sumsel H Herman Deru menyempatkan diri untuk menghadiri buka puasa bersama para pengurus DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, Senin. Ditemani Danis cucunya, Gubernur Herman Deru datang dengan mengendarai sepeda motor di Sekretariat ADO Sumsel di Jalan Hoki Kampus Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang. Menurut […]

  • Gubernur  Harapkan Alumni STIQ Al- Lathifyyah  Terus Syiarkan Islam Dengan  Ilmu Al- Qur’an 

    Gubernur  Harapkan Alumni STIQ Al- Lathifyyah  Terus Syiarkan Islam Dengan  Ilmu Al- Qur’an 

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 719
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru hadiri Wisuda Perdana Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al- Lathifyyah Palembang, di Ballroom Hotel Aston Palembang, Sabtu (21/5). Dalam sambutannya, Herman Deru mengaku bangga kepada pendiri dan penurus STIQ Al-Qur’an Al-Lathifyyah yang mampu mendirikan STIQ pertama di Kota Palembang. “Bangga sekali rasanya bisa hadir disini secara langsung, rasa […]

  • KRI Ahmad Yani Jelajahi NTT untuk Distribusi Bantuan Pascabencana Seroja

    KRI Ahmad Yani Jelajahi NTT untuk Distribusi Bantuan Pascabencana Seroja

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    PEMERINTAH daerah di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melakukan berbagai upaya penanganan darurat setelah diterjang bencana yang dipicu siklon tropis Seroja. Salah satu penanganan darurat untuk mengirimkan bantuan logistik melalui armada TNI Angkatan Laut (AL) KRI Ahmad Yani. Operasi militer selain perang dengan sandi ‘Operasi Tameng Nusa’ tidak hanya pendistribusian bantuan tetapi juga personel […]

  • BinguoEV Jadi Partner Hidup, Mobil Kecil Rasa Gebetan

    BinguoEV Jadi Partner Hidup, Mobil Kecil Rasa Gebetan

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.321
    • 0Komentar

    KALAU biasanya orang ribut soal jodoh, sekarang ada jodoh baru, mobil listrik, iya, mobil, namanya Wuling BinguoEV. Mobil ini baru saja menang penghargaan di ajang Family Car Recommendation 2025 dengan predikat yang agak romantis, “Choice for My Partner.” Kalau diterjemahin bebas, artinya “pilihan buat nemenin pasangan hidup.” Lah, kalau jomblo gimana? tenang, BinguoEV ini bisa […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Thunderstruck WordPress Theme MyThemeShop Top WordPress Theme MyThemeShop Urban WordPress Theme MyThemeShop Video WordPress Theme MyThemeShop Viral WordPress Theme MyThemeShop Vogue WordPress Theme MyThemeShop Wildfire WordPress Theme MyThemeShop WooCart WordPress Theme MyThemeShop WooCommerce Checkout Field Modifier MyThemeShop WooCommerce Products Already Added To Cart Or Purchased