Religi

19 Tahun Tak Ketemu, Emi Sumitra Terharu Kristin Ucapkan Syahadat Dihadapan 100 Jamaah

Foto : istimewa
DIHADAPAN ribuan masyarakat pada acara Maulid Nabi Muhammad Saw yang diadakan di Desa Sidoharjo Kecamatan Air Saleh tiba-tiba menjadi haru pasalnya di hadapan penceramah ustadz Gus Mifta, Bupati Kabupaten Banyuasin H Askolani SH MH dan Anggota DPRD Banyuasin sekaligus Ketua Pagar Nusa Sumsel Emi Sumitra salah satu warga Makari yakni Kristin menjadi mualaf. Kristin yang mempunyai tiga orang anak ini langsung disahadatkan oleh Ustadz Gus Mifta yang disaksikan langsung oleh ribuan jama’ah.

Emi Sumirta saat dibincangi media ini terkait adanya mualaf yang masuk islam pada pengajian akbar tersebut mengatakan bahwa bagi dirinya pribadi dan keluarga sekaligus ketua Pagar Nusa Sumatera Selatan sangat terharu karna ada sahabatnya ketika masih kuliah yang mana 19 tahun lama nya tidak pernah jumpa.
“Kabar pun tak ada, mengontak saya melalui facebook . Saya sendiri merasa terkejut dan haru ketika sahabat saya ini  menyatakan bersedia  untuk bersyahadat bersama ke dua orang anaknya.  Karena ada ustaz Ketika saya sampaikan langsung dengan Gus Miftah beliau merespon sangat baik dan terbuka bersedia membimbing yang bersangkutan secara langssung dihadapan ribuan jamaah.Semoga menjadi berkah bagi bumi sedulang setudung,” ucap Emi penuh haru Kamis (5/12/2019).

Sementara itu Didepan ribuan jemaah masyarakat Kecamatan Air Saleh, Ustad Gus Mifta menilai Bupati Banyuasin H Askolani adalah pemimpin yang baik dan dengan banyak pengajian maka mendekatkan Kabupaten ini kepada rahmatnya allah swt di tambah lagi dengan adanya orang menjadi mualaf merupakan suatu keberkahan dalam pengajian tersebut.

” Pengajian dihadiri bupati, itu artinya bupati orang baik, dengan pengajian mendekatkan kabupaten ini kepada rahmat. Saya bangga dan kita doakan allah jaga pak bupati,  salah satu bukti bahwa pengajian ini mendapat syafaat barusan kita saksikan satu keluarga dengan hati yang ikhlas mengucapkan syahadat, Allah huakkebar ini benar-benar barokah “kata ustadz berambut gondrong dan selalu tampil dengan blangkon dan kaca mata hitam ini.

Lanjut dia Bahkan dengan program Banyuasin religius yang selalu membuka acara resmi Pemkab Banyuasin dengan pembacaan Al quran merupakan kebijakan yang sangat baik.

“Saya usul juga pak bupati, buka juga acara resmi pemerintah dengan surat Al Fatiha dan selawat nariyah. Yakinlah Semakin banyak pengajian maka semakin dekat pengawalan malaikat allah swt, dikawal banser dan polisi saja nyaman apalagi dikawal malaikatnya allah swt, “tegasnya.(*”)

Penulis : armadi
Comments

Terpopuler

To Top