Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » Tewasnya Petambang Diduga Lalai, PT Bukit Asam (PT BA) Dipolisikan

Tewasnya Petambang Diduga Lalai, PT Bukit Asam (PT BA) Dipolisikan

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
  • visibility 3.286
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

*Jasad Korban Belum Ditemukan

TEWASNYA seorang pegawai tambang di lokasi PT Bukit Asam (PT BA) tbk beberapa waktu lalu, membuat perusahAan tambang plat merah ini dilaporkan ke Polda Sumsel. Ikut juga dilaporkan PT TAMA, yang merupakan sub konnya.
Adalah pengurus Laskar Pemuda Sumsel Bersatu (LPSB) yang melaporkan hal tersebut ke Polda Sumsel.
Ini disampaikan Selasa (3/10/2020) saat mereka beraudiensi dengan Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar S, yang mewakili Kapolda Sumsel. Dalam hal ini , turut mendampingi Kanit III Subdit I Kamneg dan Kanit V Subdit I Kamneg.
Dalam audiensinya, Febri Zulian, Direktur Eksekutif LPSB menyampaikan laporan hasil pemantauannya terhadap kejadian/tragedi yang terjadi di kabupaten Muara enim tepatnya di Tambang Air Laya IUP PT.BA dan Subkon perusahaanya bernama PT.PAMA. Saat itu telah terjadi kecelakaan tambang yang mengakibatkan tewasnya seorang korban bernama Federik Hansen Sagala yang merupakan operator PT.PAMA . Juga beberapa alat berat tertimbun longsor di antaranya excavator PC 400 , 1 unit excavator PC 850 serta 1 unit dozer 375.
“Dalam kejadian tersebut kami kenilai bahwa ada beberapa dugaan unsur kelalaian oleh pihak perusahaan tambang, pengawas dan KTT PT.BA serta penanggung jawab PT.PAMA Persada Nusantara Job Side Tanjung enim. Sehingga perlu diadakan penelusuran dan penyelidikan lebih mendalam oleh pihak kepolisian. Besar harapan kami Polda Sumsel baik Dirkrimsus dan Dirkrimum Polda Sumsel dapat menemukan fakta-fakta pelanggaran hukum atas kejadian tersebut,” ujarnya.
Dirkrimum dalam hal ini mewakili Kapolda Sumsel dalam menjawab hal tersebut, menegaskan akan menindaklanjuti laporan itu. “Kami dari Direktorat Kriminal Umum Polda Sumsel sesuai dengan ketentuan yang berlaku akan terjun ke lapangan dan kemarin juga kami sudah mengambil keterangan dari sembilan orang di lokasi dan saat ini masih dalam tahap lidik,” jelasnya.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik dari LPSB sebagai penyambung lidah rakyat untuk menyampaikan aspirasi demikian. Intinya adalah kami akan fokus mendalami pasal-pasal kecelakaan kerja di area tambang PT.BA & PT PAMA (SUBKON) di lokasi Air Laya tersebut dan akan menindak tegas serta melanjutkan ke tingkat sidik untuk semua bentuk pelanggaran. Terutama jika memang terdapat bukti-bukti serta fakta pelanggaran pidana terutama dalam pasal-pasal kecelakaan kerja,” jelasnya.
Masih Evakuasi
Manajer Humas, Komunikasi dan Adminsitrasi Korporat PT BA Iko Gusman ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa saat ini perusahaan masih fokus melakukan evakuasi akibat kejadian longsor di Tambang Air Laya Barat, Kamis (1/10/2020).
“Emergency Rescue Team (ERT) baik dari PTBA maupun PAMA, Tim BASARNAS serta Tim Pendukung lainnya terus berupaya bekerja keras dan fokus siang dan malam dalam proses evakuasi,” jelasnya via Whatsap.
Sesuai prosedur, menurutnya, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Kepala Inspektur Tambang.
Selain itu juga perusahaan telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tambang guna memastikan keamanan operasional tambang karena keselamatan dan keamanan para pekerja adalah prioritas utama perusahaan.
Dari waktu longsor yang menimbunkan korban dan peralatan di TKP, hingga Rabu (4/11/2020) jenazah korban dan peralatan yang tertimbun belum berhasil dievakuasi.
Berdasarkan data yang dihimpun Smselterkini.co,id, beberapa waktu yang lalu, tepatnya Senin (27/1/2020) seorang pekerja PT BA, Hartono (39) juga tewas dan dua lainnya luka-luka. Kecelakaan terjadi di area Belt Conveyor TLS 3 Tambang IUP Bangko Barat PT Bukit Asam. Ketiga korban tercatat sebagai karyawan PT Permata Enim Lestari (PEL).
Sementara korban pekerja tambang ilegal juga ditemukan di lokasi milik tambang rakyat. Peristiwa ini mewaskan 11 pekerja tambang rakyat. Korban tewas tertimbun pada Selasa (21/10/2020).. Pada kasus ini, Polres Muaraenim sudah menetapkan tiga tersangka. Yakni, penambang atau pekerja yang selamat.”
(**)sir
Tewasnya seorang pegawai tambang di lokasi PT Bukit Asam (PT BA) beberapa waktu lalu, membuat perusahan tambang plat merah ini dilaporkan ke Polda Sumsel. Ikut juga dilaporkan PT TAMA, yang merupakan sub konnya.
Adalah pengurus Laskar Pemuda Sumsel Bbersatu (LPSB) yang melaporkan hal tersebut ke Polda Sumsel.
Ini disampaikan Selasa (3/10/2020) saat mereka beraudiensi dengan Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar S, yang mewakili Kapolda Sumsel. Dalam hal ini , turut mendampingi Kanit III Subdit I Kamneg dan Kanit V Subdit I Kamneg.
Dalam audiensinya, Febri Zulian, Direktur Eksekutif LPSB menyampaikan laporan hasil pemantauannya terhadap kejadian/tragedi yang terjadi di kabupaten Muara enim tepatnya di Tambang Air Laya IUP PT.BA dan Subkon perusahaanya bernama PT.PAMA. Saat itu telah terjadi kecelakaan tambang yang mengakibatkan tewasnya seorang korban bernama Federik Hansen Sagala yang merupakan operator PT.PAMA . Juga beberapa alat berat tertimbun longsor di antaranya excavator PC 400 , 1 unit excavator PC 850 serta 1 unit dozer 375.
“Dalam kejadian tersebut kami kenilai bahwa ada beberapa dugaan unsur kelalaian oleh pihak perusahaan tambang, pengawas dan KTT PT.BA serta penanggung jawab PT.PAMA Persada Nusantara Job Side Tanjung enim. Sehingga perlu diadakan penelusuran dan penyelidikan lebih mendalam oleh pihak kepolisian. Besar harapan kami Polda Sumsel baik Dirkrimsus dan Dirkrimum Polda Sumsel dapat menemukan fakta-fakta pelanggaran hukum atas kejadian tersebut,” ujarnya.
Dirkrimum dalam hal ini mewakili Kapolda Sumsel dalam menjawab hal tersebut, menegaskan akan menindaklanjuti laporan itu. “Kami dari Direktorat Kriminal Umum Polda Sumsel sesuai dengan ketentuan yang berlaku akan terjun ke lapangan dan kemarin juga kami sudah mengambil keterangan dari sembilan orang di lokasi dan saat ini masih dalam tahap lidik,” jelasnya.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik dari LPSB sebagai penyambung lidah rakyat untuk menyampaikan aspirasi demikian. Intinya adalah kami akan fokus mendalami pasal-pasal kecelakaan kerja di area tambang PT.BA & PT PAMA (SUBKON) di lokasi Air Laya tersebut dan akan menindak tegas serta melanjutkan ke tingkat sidik untuk semua bentuk pelanggaran. Terutama jika memang terdapat bukti-bukti serta fakta pelanggaran pidana terutama dalam pasal-pasal kecelakaan kerja,” jelasnya.
Masih Evakuasi
Manajer Humas, Komunikasi dan Adminsitrasi Korporat PT BA Iko Gusman ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa saat ini perusahaan masih fokus melakukan evakuasi akibat kejadian longsor di Tambang Air Laya Barat, Kamis (1/10/2020).
“Emergency Rescue Team (ERT) baik dari PTBA maupun PAMA, Tim BASARNAS serta Tim Pendukung lainnya terus berupaya bekerja keras dan fokus siang dan malam dalam proses evakuasi,” jelasnya via Whatsap.
Sesuai prosedur, menurutnya, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Kepala Inspektur Tambang.
Selain itu juga perusahaan telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tambang guna memastikan keamanan operasional tambang karena keselamatan dan keamanan para pekerja adalah prioritas utama perusahaan.
Dari waktu longsor yang menimbunkan korban dan peralatan di TKP, hingga Rabu (4/11/2020) jenazah korban dan peralatan yang tertimbun belum berhasil dievakuasi.

Korban Lain

Berdasarkan data yang dihimpun Sumselterkini.co,id, beberapa waktu yang lalu, tepatnya Senin (27/1/2020) seorang pekerja, Hartono (39) juga tewas dan dua lainnya luka-luka. Kecelakaan terjadi di area Belt Conveyor TLS 3 Tambang IUP Bangko Barat PT Bukit Asam. Ketiga korban tercatat sebagai karyawan PT Permata Enim Lestari (PEL).
Sementara korban pekerja tambang ilegal, juga ditemukan di lokasi milik tambang rakyat. Peristiwa ini menewaskan 11 pekerja tambang rakyat. Korban tewas tertimbun pada Selasa (21/10/2020).. Pada kasus ini, Polres Muaraenim sudah menetapkan tiga tersangka. Yakni, penambang atau pekerja yang selamat.”
(**)sir

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • [Interview] How Samsung TVs and RNIB Are Setting a New Benchmark for Accessible Technology

    [Interview] How Samsung TVs and RNIB Are Setting a New Benchmark for Accessible Technology

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Robin Spinks, Head of Inclusive Design at the Royal National Institute of Blind People (RNIB), has dedicated his career to creating an inclusive environment. In this role, he not only represents the two million blind or partially sighted people in the U.K., but also advocates for the development of inclusive technology around the world. There […]

  • Personalisasi Tanpa Batas di Galaxy S25 Series: Animasi, Wallpaper, hingga Filter Foto

    Personalisasi Tanpa Batas di Galaxy S25 Series: Animasi, Wallpaper, hingga Filter Foto

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Samsung Galaxy S25 Series menawarkan pengalaman personalisasi dengan efek visual interaktif, bikin smartphone kamu semakin unik. Galaxy S25 Series dirancang dengan teknologi AI canggih yang mampu menghadirkan pengalaman personalisasi sesuai preferensi pengguna yang beragam. Lebih dari beragam pengaturan widget yang selama ini sudah Samsung berikan, Galaxy S25 Series memungkinkan kita untuk dapat mengutak-atik efek visual dan […]

  • kemacetan lalu lintas di jakarta

    Waduh, Kadin Sebut Akibat Macet RI Rugi Rp39,9 Triliun

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.439
    • 0Komentar

    persoalan transportasi saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Meskipun infrastruktur para sektor transportasi tengah dibangun, namun kemacetan masih menjadi kendala dalam pengembangan perkotaan.

  • Ramah tamah di HUT RI -79 : Pj Gub Sumsel sebut tantangan terberat generasi muda, salah satunya ingatkan masalah judi online

    Ramah tamah di HUT RI -79 : Pj Gub Sumsel sebut tantangan terberat generasi muda, salah satunya ingatkan masalah judi online

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi berpesan Khususnya kepada adik-adik generasi muda penerus bangsa untuk mengisi arti kemerdekaan sesungguhnya. Pj. Gubernur Sumsel Elen Setiadi mengungkapkan berbagai kondisi yang dirasakan sebagai masalah yang sangat mendasar dan memerlukan perhatian untuk masa sekarang dan yang akan datang. “Kemerdekaan ini tidak hanya sekedar kemerdekaan tetapi yang paling […]

  • Sejak Zaman Nenek Moyang, Alex :  Sumsel-China Sudah Jalin Hubungan Bisnis

    Sejak Zaman Nenek Moyang, Alex :  Sumsel-China Sudah Jalin Hubungan Bisnis

    • calendar_month Jumat, 27 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.533
    • 0Komentar

    “Dari dulu kita sudah bisnis sekarang tinggal melanjutkan lagi. Kerajaan Sriwijaya inikan luas, perdagangan globalnya luar biasa,”

  • Hadir di Rumah Duka, Wabup OKI Semangati Keluarga Korban Kebakaran

    Hadir di Rumah Duka, Wabup OKI Semangati Keluarga Korban Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hadir ditengah duka yang menyelimuti keluarga Jamudin (57) tahun korban kebakaran di Desa Lebung Batang Kecamatan Pangkalanlampam OKI beberapa hari lalu. .”Agar bersabar dengan setiap cobaan, semoga diganti dengan yang lebih baik,”ungkap Wakil Bupati OKI, H. M. Djakfar Shodiq saat mengunjungi langsung rumah korban, Selasa, (21/1/2019). Kehadiran Wabup Shodiq […]

expand_less
WordPress Archive Gruene – Digital Marketing WordPress Theme Grulf – Golf Club WordPress Theme Grund - Creative Digital Agency Elementor Template Kit Grunge WordPress Theme Grupo Chat – Chat Room & Private Chat – Video Chat & Audio Chat – AI Chat – PHP Group Chat Code Gröwla – Digital Agency & Studio WordPress Theme GSlider – Premium Gutenberg Slider Block For WordPress Gsquare – Real Estate Theme Gueni – Business Solution Elementor Template Kit Guidan – NonProfit Charity WordPress Theme