Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Galian Dranase Desa Celikah Menuai Protes Warga

Galian Dranase Desa Celikah Menuai Protes Warga

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
  • visibility 2.230
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELAKSANAAN  proyek ABT APBD-P  drainase atau saluran air di Jalan  Alternatif padat penduduk tepatnya Dusun 04 RT 12,  Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menuai protes warga, Selasa (10/11/2020).

Pasalnya, pengerjaan proyek tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas warga sekitar.

Salah satu warga yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, melihat langsung lokasi proyek bersama sejumlah warga setempat merasa prihatin dengan adanya galian proyek saluran air itu yang menyebabkan badan jalan semakin sempit.

“Ini sangat memprihatinkan sekali. Galian ini separuh  malah makan badan jalan,” kata salah satu warga setempat usai meninjau lokasi penggalian.

Selain itu, dia mengatakan lubang galian proyek tersebut garis pembatas, apa lagi lingkungan ini begitu banyak anak-anak yang sering bermain.

“Saya sangat prihatin sekali. kalau pembangunan drainase tersebut nantinya tidak ada penutupnya,” ungkap bapak tiga anak ini.

Sementara itu, Perwakilan dari Dinas PUPR OKI, Kasi Pengairan Ibu Santi mengatakan tujuan prorek drainase ini untuk mengantisipasi banjir, proyek ini terhubung dengan saluran pembuangan dari atas, tepatnya di Jalan Darna Jambi.

“Kenapa lokasi disini, kami sudah konfirmasi untuk masalah jalan ini, sebenarnya kita membangun tidak bermaksud mengurangi fungsi jalan yang memang sudah ada,” jelasnya,  Senin (9/11/2020).

Lebih lanjut, wanita berhijab ini katakan, apa lagi nantinya fungsi sebagai drainase tetap bisa dimanfaatkan, sedangkan untuk jalan juga tetap bisa digunakan.

Nantinya akan kita carikan solusinya setelah selesai pekerjaan. “Kami usahakan agar bisa ditutup sepanjang yang dianggap rawan untuk dilewati.Inikan baru galian nanti jadinya tidak separah yang dilihat, ini cuma 60 cm, Insya Allah aman selagi tidak membahayakan.

Pihaknya kata dia, sudah berkomunikasi ke daerah setempat. “Cari – cari  informasi jugo setatus tanah dan juga jalannya,  jadi fungsinyo bisa sama-sama sebagai saluran drainase serta jalan,” tuturnya.

Selain itu, karena belum tahu kondisi kedepannya, apa nantin memang menggunakan penutup, makanya belum dilakukan penutupan,  kalau sekarang ini untuk saluran drainase  panjangnya 136 meter dan itu bisa berubah kondisinya.[***]

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patin Sumsel Tembus Nomor 1 Nasional, Sektor Perikanan Didorong Jadi Komoditas Unggulan

    Patin Sumsel Tembus Nomor 1 Nasional, Sektor Perikanan Didorong Jadi Komoditas Unggulan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID –  Ikan patin bukan sekadar komoditas perikanan yang banyak dibudidayakan di Sumatera Selatan. Produksinya kini tercatat berada di posisi pertama secara nasional. Capaian tersebut menjadi modal untuk mendorong sektor perikanan Sumsel berkembang lebih jauh dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melihat potensi itu masih bisa diperbesar. Dukungan terhadap […]

  • SIAPPBUN bakal paksa pelaku usaha perkebunan di Muba untuk disiplin

    SIAPPBUN bakal paksa pelaku usaha perkebunan di Muba untuk disiplin

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Aplikasi SIAPPBUN (Sistem Aplikasi Pelaporan Pelaku Usaha Perkebunan) bisa memaksa pelaku usaha perkebunan di Muba untuk disiplin. “Selama ini laporan pelaku usaha sektor perkebunan di Muba sering telat dan bisa dikatakan kurang taat,” ” tegas Pj Bupati Drs Apriyadi MSi saat Coffee Morning dengan Pelaku Usaha Perkebunan sekaligus Launching Sistem Aplikasi Pelaporan Pelaku Usaha Perkebunan […]

  • Dukung Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19, Satgas Bantu 500 Velbed Rusun, Demi Atasi Pandemi Corona

    Dukung Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19, Satgas Bantu 500 Velbed Rusun, Demi Atasi Pandemi Corona

    • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito S.E., M.M., beserta jajaran melakukan peninjauan ke rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (13/6). Rusun ini merupakan salah satu fasilitas isolasi pasien Covid-19. Dalam kunjungan tersebut, Ganip memastikan kesiapan fasilitas yang ada di rumah susun (rusun) Nagrak […]

  • Selain Reaktif, Pemuda Harus Bijak Sikapi Masalah

    Selain Reaktif, Pemuda Harus Bijak Sikapi Masalah

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 764
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Segenap Forkompinda dan Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi hadir secara langsung di Acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020 di Auditorium Pemkab Muba, Rabu (28/10/2020). Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan pada hari ini berlangsung sederhana dan tetap menerapkan pelaksanaan sesuai dengan protokol […]

  • Pandemi, SMPN 1 SP Padang Tetap Pertahankan Kualitas & Kuantitas Belajar Mengajar

    Pandemi, SMPN 1 SP Padang Tetap Pertahankan Kualitas & Kuantitas Belajar Mengajar

    • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

    MESKI  masa sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga kini masih diterapkan pada sektor pendidikan sehubungan Covid -19 yang belum mereda, namun Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 SP Padang, Kabupaten OKI tetap berupaya maksimal dalam mempertahankan kualitas dan kuantitas belajar mengajar pada peserta didik. Hal ini disampaikan Kepala SMPN 1 SP Padang, Karman S.Pd M.Si bersama […]

  • Sekolah Hukum di Tengah Kebun Sawit, Petani Belajar Tanda Tangan, Bukan Cuma Timbang Tandan

    Sekolah Hukum di Tengah Kebun Sawit, Petani Belajar Tanda Tangan, Bukan Cuma Timbang Tandan

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.098
    • 0Komentar

    DULU yang dihitung petani sawit cuma tandan buah segar, sekarang tambah satu lagi  klausul perjanjian!Siapa sangka, di tengah kebun sawit yang harum minyak mentah, kini tumbuh semangat baru jadi warga yang melek hukum.Bukan karena mau jadi pengacara, tapi karena sadar, tanpa legalitas, hasil panen bisa laku murah, tapi nasib bisa dijual mahal. Nah, semangat inilah […]

expand_less
WordPress Archive AceBeat – DJ Personal Page WordPress Theme Acele – Responsive APP Showcase WordPress Theme Acelle Connect – WordPress Plugin for Acelle Mail ACF Extended Pro ACF for AMP Addon Actionable Google Analytics for WooCommerce Actions Pack Premium For Elementor Active eCommerce POS Manager Add-on Active eCommerce Seller App Activity – Booking WordPress Theme