Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Beruang Madu Serang Warga Pelalawan, BBKSDA Riau Turun Tangan

Beruang Madu Serang Warga Pelalawan, BBKSDA Riau Turun Tangan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) dilaporkan menyerang seorang warga di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau. Peristiwa konflik manusia dan satwa liar yang terjadi saat warga beraktivitas di kebun tersebut membuat Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau segera bergerak melakukan penanganan untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus memantau keberadaan satwa dilindungi itu.

Berdasarkan informasi dari pemerintah desa, kejadian bermula ketika korban sedang berada di kebun miliknya. Saat itu, seekor beruang madu datang dari arah belakang dan melakukan serangan secara tiba-tiba. Korban kemudian melakukan perlawanan hingga satwa tersebut melepaskan serangannya dan meninggalkan lokasi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan kehilangan banyak darah. Setelah berhasil kembali ke rumah, kondisi korban dilaporkan sempat memburuk hingga pingsan. Keluarga kemudian segera membawa korban ke Rumah Sakit Selasih Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan pertolongan medis.

Mendapat laporan mengenai konflik beruang madu di Pelalawan tersebut, BBKSDA Riau langsung mengerahkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) dari Pekanbaru menuju lokasi pada Rabu (5/8). Tim membawa satu unit kandang jebak (box trap) sebagai langkah kesiapsiagaan apabila satwa kembali muncul di sekitar area aktivitas warga.

Setibanya di Desa Pangkalan Gondai, Tim WRU BBKSDA Riau melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk menggali informasi mengenai kronologi kejadian serta kondisi di lapangan. Langkah tersebut dilakukan sebagai dasar menentukan tindakan penanganan berikutnya.

Pada Kamis (6/8), Tim WRU bersama pemerintah desa dan aparat setempat melakukan pemasangan kandang jebak di sekitar lokasi kejadian. Pemasangan ini dilakukan untuk memantau keberadaan beruang madu sekaligus menjadi upaya mitigasi apabila satwa kembali memasuki wilayah yang berpotensi menimbulkan konflik dengan masyarakat.

Kepala Balai Besar KSDA Riau Supartono mengatakan penanganan konflik satwa liar harus dilakukan secara cepat, terukur, dan tetap memperhatikan keselamatan manusia serta keberlangsungan satwa yang dilindungi.

“Setiap laporan konflik satwa liar kami tindak lanjuti dengan menurunkan tim WRU ke lapangan. Penanganan dilakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi,” ujar Supartono.

Menurut Supartono, penyelesaian konflik manusia dan satwa liar membutuhkan koordinasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat, hingga masyarakat. Upaya mitigasi menjadi bagian penting agar kejadian serupa dapat dicegah di kemudian hari.

Beruang madu merupakan salah satu satwa liar dilindungi di Indonesia. Kemunculannya di sekitar aktivitas manusia menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan perlindungan habitat satwa.

BBKSDA Riau mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kebun maupun kawasan yang berdekatan dengan habitat satwa liar untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diminta menghindari bekerja seorang diri serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan keberadaan satwa liar di sekitar permukiman atau area perkebunan.

Kementerian Kehutanan di bawah kepemimpinan Menteri Raja Juli Antoni terus memperkuat upaya mitigasi konflik manusia dan satwa liar melalui penanganan yang cepat, kolaboratif, dan berbasis konservasi. Langkah tersebut dilakukan agar keselamatan masyarakat tetap terjaga tanpa mengabaikan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati Indonesia. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siti Fadilah Minta DKR Dampingi Orang dengan Komorbid

    Siti Fadilah Minta DKR Dampingi Orang dengan Komorbid

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 680
    • 0Komentar

    PELAKSANAAN vaksinasi harus dipastikan aman bagi masyarakat. Salah satunya yang terpenting orang dengan komorbid harus mendapatkan perhatian secara khusus. Hal ini disampaikan oleh mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari dalam Konferensi Nasional DKR (Dewan Kesehatan Rakyat) yang bertemakan “Pandemi dan Bioterorisme” lewat zoom meeting, akhir pekan lalu. Sebagai Ketua Dewan Pembina DKR, Siti Fadilah meminta […]

  • “Dari Tabrakan Jadi Berkah, Lalan Siap Punya Jembatan Ganteng!”

    “Dari Tabrakan Jadi Berkah, Lalan Siap Punya Jembatan Ganteng!”

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.726
    • 0Komentar

    HIDUP itu seperti panggung sandiwara, bahkan lagi ngetren-nya FTV, jadi juga bisa dibilang seperti sinetron, Nah, inilah nasib Jembatan P6 Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sumatera Selatan yang saat ini udah masuk babak ke-37, hahaha ..”Dari Ambruk ke Bangkit Lagi”, mungkin itu judul yang paling pasnya. Tapi tenang dulu, kali ini bukan drama yang sedih […]

  • Bentuk APDESI Kecamatan

    Bentuk APDESI Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    ASOSIASI Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Sungai Lilin, akhirnya terbentuk, dan mengukuhkan pengurus baru untuk lima tahun kedepan periode 2020-2024 berdasarkan hasil musyawarah mufakat. Menurut Camat Sungai Lilin, Agus Kurniawan, S.IP, M.Si adapun kepengurusan APDESI yang baru yaitu, sebagai Ketua ; Jauhari yang merupakan  kades Bukit Jaya, Sekretaris yaitu  Eko Suprihadi yang menjabat kades […]

  • Survei ISS UIN Raden Fatah : Elektabilitas Dodi Reza Alex Paling Tinggi

    Survei ISS UIN Raden Fatah : Elektabilitas Dodi Reza Alex Paling Tinggi

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    Popularitas Bupati Muba dilingkungan mahasiswa PTN Islam terbesar di Sumsel tersebut mencapai 60 %.

  • Ketika Menteri Turun, Asap Naik, Cerita Tegas dari Riau

    Ketika Menteri Turun, Asap Naik, Cerita Tegas dari Riau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 585
    • 0Komentar

    “Pagi itu, langit Riau tampak seperti wajah mantan yang belum move on mendung, penuh asap, dan menyimpan dendam lama” BEGITULAH kesan pertama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat menjejakkan kaki di Bumi Lancang Kuning, kemarin. Tapi, bukan untuk reuni atau nge-vlog di kebun sawit, sang menteri datang dengan misi penting mengecek langsung kondisi kebakaran hutan dan […]

  • Peluang Cukup Besar, MEA Dukung Peningkatan Keterampilan Digital UMKM

    Peluang Cukup Besar, MEA Dukung Peningkatan Keterampilan Digital UMKM

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.382
    • 0Komentar

    ASEAN memandang transformasi digital akan memberikan peluang baru untuk pengembangan bisnis dan berkontribusi pada pemulihan pasca pandemi secara berkelanjutan di kawasan sehingga perlu didukung bersama. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, selaku Ketua Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mendukung penuh upaya berkelanjutan pada peningkatan keterampilan digital UMKM melalui berbagai inisiatif di ASEAN, seperti […]

expand_less
WordPress Archive Palette — Photographer Portfolio WordPress Palleon - WordPress Image Editor Pallu – Dental WordPress Theme Panagea – Travel and Tours listings template PandaStore | Food & Grocery WooCommerce Theme Pandemic – Esports Gaming WordPress Theme Pandemic Spread Simulation – Social Experiment Pandoora – Horoscope & Astrology Elementor Template Kit PanelPal for Elementor – Manage Widgets and Categories Pangke – Barbershop Template Kit