Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » “Rupiah Lagi Santuy, Dolar Ngelirik-Drama BI & Asing Bikin Ngakak”

“Rupiah Lagi Santuy, Dolar Ngelirik-Drama BI & Asing Bikin Ngakak”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 2.753
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BAYANGKAN ekonomi Indonesia itu seperti sinetron, bro… minggu ini rupiah lagi jadi pemeran utama stabil, tapi drama tetep ada. Kamis, 23 Oktober 2025, rupiah ditutup di Rp16.600 per dolar AS. Pagi Jumat 24 Oktober? Tetap Rp16.600.

Stabilnya ibarat anak kos baru bangun tidur, masih manis-manis malu, hehehe. Tapi jangan salah, yield SBN 10 tahun naik tipis ke 5,98%. Kayak kue lapis, tiap lapisan ada dramanya sendiri.

Di panggung global, DXY-indeks dolar AS -menguat ke 98,94, sementara US Treasury Note 10 tahun santai di 4,001%. Jadi dolar lagi pede banget, kayak tetangga yang tiba-tiba ngegas motor jam 5 pagi, bikin melek, tapi nggak bikin panik. Pepatah bilang, “Air tenang menghanyutkan”. Rupiah mungkin lagi diem, tapi hati-hati, gelombang asing bisa bikin goyang.

Bahkan premi CDS Indonesia 5 tahun turun ke 80,44 bps. Ibarat teman yang baru jujur ngaku salah: turun, tapi tetap oke.

Nonresiden minggu ini tercatat jual neto Rp0,94 triliun. Rinciannya yakni jual neto Rp2,73 triliun di SBN, Rp1,28 triliun di SRBI, tapi untungnya beli neto Rp3,08 triliun di saham.

Jadi net-net, mereka kayak tukang parkir yang kadang ketawa, kadang cemberut, tapi ujung-ujungnya bikin kita tetap jalan.

Kalau dihitung sepanjang 2025, nonresiden udah jual neto Rp48,36 triliun di saham dan Rp136,76 triliun di SRBI, tapi beli neto Rp8,58 triliun di SBN. Moralnya? Jangan panik liat jualan orang, fokus sama strategi kita sendiri. Pepatah bilang, “Yang penting tekun, bukan banyak bicara”.

Bank Indonesia terus ngejaga koordinasi sama pemerintah. Filosofinya mirip pepatah lama “Tak ada rotan, akar pun jadi”. Jadi kalau pasar asing lagi nyubid rupiah, BI siap dengan kebijakan bauran. Bayangin nenek lagi ngulek sambal, pelan tapi pasti, biar rasa stabil dan pedasnya pas.

Intip Tetangga: SGD, PHP, INR

  • Singapura (SGD) – Stabil, aman kayak anak SD yang selalu bawa bekal sendiri.

  • Filipina (PHP) – Roller coaster anak muda: naik turun bikin teriak. Rupiah kita lebih santai, tapi tetap waspada.

  • India (INR) – Naik tipis karena inflasi rendah, hati-hati kayak barista ngeracik kopi pahit: harus pas, jangan kebanyakan gula.

Kesimpulannya, rupiah kita cukup tangguh. Kalau mau bikin analogi lokal, rupiah itu tempe mendoan: kelihatan biasa, tapi kuat dan tahan panas.

Lihat aliran modal asing, pelajaran penting, ekonomi bukan cuma soal angka, tapi soal cerita. Jangan panik liat jual neto, lihat juga pembelian, tren, dan koordinasi pemerintah. Strategi BI dengan bauran kebijakan bikin rupiah tetap cakep & stabil.

Mereka kayak teman yang suka nitip makanan, yakni jual dulu, beli dikit, balik lagi. Moralnya: tetap santai, tapi jangan lengah.

“Jangan nilai buku dari sampulnya, jangan nilai rupiah dari kurs hari ini”. stabilitas itu proses, bukan instan. Pepatah bilang, “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”. BI lagi ngebangun bukit stabilitas rupiah, kita tinggal nikmatin sambil ngakak melihat drama pasar.

Rupiah santai, asing jual-beli, global drama DXY? Santai. Angka boleh naik turun, tapi strategi dan koordinasi bikin rupiah tetap layak dicontoh. Ingat, ekonomi itu kayak lawak kadang bikin ketawa, kadang bikin kaget, tapi selalu ada pelajaran di balik setiap adegannya.[***]/ril bi

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Udzur, Rusun Ini Belum Pernah di Rehap, Dan Masalah Ini Juga yang Ditakutkan Wawako Palembang..

    Sudah Udzur, Rusun Ini Belum Pernah di Rehap, Dan Masalah Ini Juga yang Ditakutkan Wawako Palembang..

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.805
    • 0Komentar

    RUMAH susun (Rusun) terletak di Jalan Radial Kota Palembang sudah berumur udzur, dan belum pernah sekalipun ada perbaikan.Padahal rusun yang dibangun pada 1984 itu berada di tengah Kota Palembang. Oleh sebab itu, Wakil Walikota, Fitrianti Agustinda mengajak manajemen dari Perusahaan Umum (Perum) Pembangunan Rumah Nasional (Perumnas) meninjau rusun yang telah berumur sekitar 37 tahun itu. […]

  • Masa Pandemi, Pengunjung TWKS Palembang Sepi

    Masa Pandemi, Pengunjung TWKS Palembang Sepi

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.559
    • 0Komentar

    TAMAN Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) yang terletak di Karang Anyar Palembang merupakan tempat peninggalan sejarah kerajaan Sriwijaya. Taman yang terdapat ratusan peninggalan sejarah ini selama ini ramai dikunjungi. Tapi sayang masa pandemi ini, minat pengunjung untuk melihat bangunan bersejarah mengalami penurunan yang drastis, kata Kepala UPTD TWKS Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Nur Yamin […]

  • Benarkah 90 % Karhutla di OKI Ulah Manusia ?

    Benarkah 90 % Karhutla di OKI Ulah Manusia ?

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    KOMANDAN Kodim 0402/OKI-OI Letkol Inf Riyandi mengungkapkan setidaknya 90 %  pemicu kebakaran hutan dan lahan karena faktor manusia. Fakta ini sendiri, kerap ditemukan dilapangan. Ia menuding kebakaran lahan dengan berdalih tidak sengaja merupakan alasan pembenaran yang mengada-ada. “Kami akan terus mencari pelaku pembakar lahan hingga sampai di proses hukum. Tidak ada pembenaran dalam hal ini,” tegasnya […]

  • Cegah Karhutbunlah, Siagakan Alat Berat Untuk Buka Lahan Pertanian

    Cegah Karhutbunlah, Siagakan Alat Berat Untuk Buka Lahan Pertanian

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    SOSIALISASI pencegahan Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) hingga kini terus dilakukan di tengah Wabah Pandemi COVID-19.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab), melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP), menyiapkan Brigade berupa alat berat jenis Excavator sebanyak 24 unit tersebar di tiga kecamatan. Alat itu untuk dimanfaatkan pembukaan atau perbaikan lahan Tanaman Pangan Dan Hortikultura, dengan […]

  • Ditengah Pandemi Covid-19, Bank Sumsel Babel  Selektif & Extra Prudent dalam Ekspansi Kredit

    Ditengah Pandemi Covid-19, Bank Sumsel Babel Selektif & Extra Prudent dalam Ekspansi Kredit

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.947
    • 0Komentar

    BANK Sumsel Babel [BSB] selektif dan extra rrudent dalam ekspansi kredit dimasa pandemi covid-19. Meski dampaknya diakui pertumbuhan kredit sedikit melambat. “Kalau kredit hingga posisi Desember tahun lalu sebesar Rp16,5 triliun dan Mei 2020 hanya Rp17 triliun, karena terkait ekspansi yang harus selektif dan extra prudent,  tapi kami optimistis kinerja masih positif,”kata Corporate Secretary Bank Sumsel […]

  • Berbagi Lewat Medsos untuk Terza

    Berbagi Lewat Medsos untuk Terza

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Empat Lawang – Setelah mendapatkan bantuan pemerintah, Terza (21) di rawat di RSUD Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang terus mendapatkan dukungan DO’A dan ajakan Donasi untuk biaya selama menjalani pengobatan, Rabu (3/4/2019). Seperti akun facebook dengan nama Junita Repolita Inara mengajak masyarakat seluruh Kabupaten Empat Lawang yang ingin berbagi untuk membantu Terzan selama pengobatan agar […]

expand_less
WordPress Archive Zaya – Modern Personal Blog WordPress Theme zCart Multi-Vendor eCommerce Marketplace Zebre – Freelancer & Agency Portfolio Minimal WP Theme Zedello – Consultant & Finance Business Elementor Template Kit Zeen | Next Generation Magazine WordPress Theme Zenit – Clean Photography WordPress Theme Zenix – Tech Startup & SaaS Elementor WordPress Theme ZenSpot – LifeStyle Blog WordPress Theme Zento – Modern & Lightweight Blog for WordPress Zenura – Yoga WordPress Theme