Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mengapa BNC Jadi Tren Riset di Masa Depan !

Mengapa BNC Jadi Tren Riset di Masa Depan !

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 27 Nov 2022
  • visibility 966
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,Cibinong- Konferensi The Second International Conference of Lignocellulose (ICONLIG) masih menampilkan topik menarik. Salah satunya materi yang dipaparkan Myrtha Karina Sancoyorini, Peneliti Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk tentang Tren Riset Nanoselulosa Bakteri (BNC).

Profesor Riset BRIN tersebut mengungkapan BNC adalah sejenis selulosa yang dihasilkan oleh aktivitas non patogen, baik gram positif dan negatif dalam media yan mengandung karbon dan nitrogen untuk pertumbuhannya. Bakteri yang paling efisien untuk produksi selulosa adalah Azotobacter xylinum yang saat ini dikenal dengan nama Komagataeibacter xylinum.

Lalu mengapa BNC menjadi tren riset di masa depan? Peneliti yang telah menghasilkan 11 paten ini mengungkapkan berdasarkan laporan Future Market Sight BNC memiliki nilai ekonomi yang tinggi di pasar dunia. Analisis pasar menunjukkan nilai pasar BNC di tahun 2022 adalah 244,3 juta dollar Amerika dan perkiraan tahun 2028 meningkat menjadi 262,1 juta dollar Amerika. Sementara itu nilai pangsa pasar global di Jerman, Amerika, Jepang dan Australia adalah 76,5 % dengan nilai pertumbuhan 3.5 %.

“Hal ini menunjukkan aplikasi BNC pada bioproduk sangat menjanjikan bagi pasar dunia. Menurut Verified Market Report tahun 2022-2029 aplikasi BNC banyak digunakan untuk komposit, makanan dan minuman, cat dan pelapisan, dan pengolahan kertas,” imbuh Myrtha.

Tak hanya itu, peraih gelar doktor bidang Ilmu Kayu dan Teknologi dari Universitas Kyoto Jepang ini menambahkan, berdasarkan penelusuran Scopus, Indonesia telah melakukan riset pada produk makanan dan minuman, pengolahan kertas dan komposit dan belum melakukan riset untuk produk cat dan pelapisan.

Selama tujuh tahun terakhir melakukan penelitian riset selulosa bakteri, Myrtha menjelaskan BNC memiliki beberapa sifat unik yang membuatnya banyak diaplikasikan dalam pembuatan produk. Selain ramah lingkungan, BNC memiliki keunikan lain yaitu memiliki kemurnian yang tinggi, kekuatan mekanik yang tinggi, kemampuan modifkasi kimia, keterbaruan, biokompatibel, menampung kapasitas air dan permeabilitas.

“BNC potensial diaplikasikan untuk produk biomedika, lingkungan, makanan, dan elektronik. Negara pemain pasar utama dalam industri BNC adalah Amerika, Jepang dan Jerman,” tandas Myrtha.

Dalam konferensi virtual ini, selain Myrtha, salah satu CEO Evoware perusahaan bioplastik di Indonesia yaitu David Christian menjadi pembicara kunci dan berkesempatan membagikan pengalamannya dalam memanfaatkan BNC di bidang industri.

Dalam paparan berjudul “Biodiversity of Marine Organism”, David menjelaskan tentang salah satu solusi untuk mengurangi penggunaan plastik kimia adalah dengan menggunakan plastik sekali pakai dari rumput laut yang disebut cangkir Ello Jello yang dapat dimakan.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuntaskan Kendala  Gencarkan Vaksinasi di Muba Wujudkan Herd Immunity

    Tuntaskan Kendala  Gencarkan Vaksinasi di Muba Wujudkan Herd Immunity

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    MUBA melakukan percepatan vaksinasi guna mencapai target herd immunity hingga 100%.Seperti halnya pada hari ini, Rabu (15/12/2021) bertempat di di Ruang Rapat Serasan Sekate, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar rapat analisis dan evaluasi (Anev) progres percepatan vaksinasi COVID-19 Kabupaten Musi Banyuasin. Rapat dipimpin oleh Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melalui Sekretaris Daerah Muba […]

  • Sawah Sudah Dibuka, Kenapa Masih Kejar Deadline?

    Sawah Sudah Dibuka, Kenapa Masih Kejar Deadline?

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PROGRAM cetak sawah di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan memasuki fase krusial. Lahan sudah dibuka dan sebagian besar area dinilai siap tanam, namun, prosesnya masih berpacu dengan tenggat waktu 31 Maret 2026. Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar, jika lahan sudah tersedia, apa yang membuat penanaman belum sepenuhnya berjalan? Kondisi tersebut berkaitan dengan status program yang sebenarnya […]

  • Buka Muswil Ke-8, Gubernur Harapkan KAHMI Tetap Berkontribusi Nyata Bangun Sumsel

    Buka Muswil Ke-8, Gubernur Harapkan KAHMI Tetap Berkontribusi Nyata Bangun Sumsel

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 723
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumtera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengharapkan Musyawarah Wilayah (Muswil)  Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)  ke-8 mendapatkan Ketua Umum yang dapat mengakomodir kebutuhan organisasi. “Ketuanya harus bisa terakomodir semua pihak,  agar KAHMI ini tetap tumbuh dan berkembang dengan baik. Selain itu juga dapat  membuat organisasi menjadi wadah  dalam berkontribusi membangun daerah,” tegasnya  saat […]

  • Tidak Perlu Karantina Di RS, Pasien Positif COVID-19 Tanpa Gejala Cukup Isolasi Mandiri

    Tidak Perlu Karantina Di RS, Pasien Positif COVID-19 Tanpa Gejala Cukup Isolasi Mandiri

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    KONFIRMASI positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan dan itu harus diantisipasi bersama. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Sabtu (05/02/2022), kasus harian konfirmasi positif di Indonesia tercatat sebanyak 33.729. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyatakan, varian Omicron memiliki karakteristik tingkat penularan yang sangat cepat jika dibandingkan dengan varian Alpha, Beta, […]

  • Alex Ingin Sumsel Jadi Percontohan Dunia

    Alex Ingin Sumsel Jadi Percontohan Dunia

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 807
    • 0Komentar

    “Kita bukan saja juara di bidang olahraga, tapi di bidang lingkungan juga, ini tanggungjawab kita bersama,”

  • Gandeng PT XL Axiata Tbk Kembangkan Kampung Nelayan Maju

    Gandeng PT XL Axiata Tbk Kembangkan Kampung Nelayan Maju

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.548
    • 0Komentar

      KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) untuk mengembangkan kampung nelayan maju (Kalaju). Sinergi ini bertujuan untuk mewujudkan ekonomi digital melalui pemberdayaan nelayan dengan memanfaatkan sarana teknologi digital.   Kalaju merupakan salah satu program prioritas KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap untuk mengubah kampung nelayan dari kesan miskin, kumuh […]

expand_less
WordPress Archive PayLane Secure Form Gateway for WooCommerce Paylite – Online Payment Gateway Elementor Template Kit Payloan – Banking & Business Loan Elementor Template Kit Paymaster – Multipurpose Payment Gateway Payment Addon for UserPro Payna - Clean, Minimal WooCommerce Theme Payna – Minimal WooCommerce Theme PayPal Button – PayPal plugin for WordPress PayPal Connect Jetpack CRX Addon PayPal for NEX-Forms