Pemprov Sumsel

Ajak media ciptakan iklim kondusif Sumsel jelang Pilkada

ist

Sumselterkini.co.id,- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, mengajak seluruh media dan insan pers untuk berperan aktif dalam menciptakan iklim yang kondusif di Sumatera Selatan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ajakan ini disampaikan dalam acara pembukaan Gebyar Hari Pers Nasional (HPN) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumsel 2024, yang berlangsung di Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Dalam pidatonya, Fatoni menekankan peran strategis media sebagai pilar keempat demokrasi yang memiliki pengaruh besar dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah.

“Peran media sangat penting untuk menjadi rujukan dan penyebaran informasi bagi masyarakat luas. Sinergi dan kerjasama yang baik selama ini telah berhasil menjaga dan meningkatkan citra Sumsel sebagai wilayah zero konflik dan aman.

Kondusifitas harus terus dijaga agar Pilkada serentak 2024 berjalan aman dan lancar,” ujar Fatoni di hadapan ratusan wartawan dan tamu undangan.

Gebyar HPN PWI Sumsel: Merayakan Keberagaman dan Solidaritas

Acara Gebyar HPN PWI Sumsel 2024 ini merupakan bagian dari perayaan Hari Pers Nasional yang dirayakan setiap tahun untuk menghormati peran penting pers dalam pembangunan bangsa. Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari dan menampilkan berbagai acara menarik, mulai dari pameran, seminar, hingga kegiatan sosial.

Fatoni mengapresiasi upaya PWI Sumsel dalam menggelar Expo 2024 yang dianggap berhasil membawa dampak positif, tidak hanya dalam mendekatkan PWI kepada masyarakat, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kegiatan Expo ini penting untuk bisa menjaga pertumbuhan perekonomian masyarakat sekaligus mendukung produksi IKM dan UMKM di Sumsel. Pertumbuhan ekonomi Sumsel cukup stabil berkat kerjasama kita semua,” ungkap Fatoni.

Mendorong Ekonomi Lokal melalui Inisiatif Kreatif

Fatoni juga menyoroti inisiatif kreatif yang telah dilaksanakan untuk mendorong ekonomi lokal, salah satunya adalah peluncuran kopi Sumsel.

Ia mengungkapkan bahwa peluncuran ini telah memberikan dampak positif bagi para petani kopi di Sumsel, dengan peningkatan harga kopi yang signifikan.

“Sumsel merupakan penghasil kopi terbesar di Indonesia. Kita bahkan merencanakan pemecahan rekor MURI untuk minum kopi terbanyak,” kata Fatoni, yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Selain kopi, Fatoni juga menekankan pentingnya promosi wastra Sumsel, seperti batik Sumsel dan kain tenun songket. “Kita juga akan mengupayakan revitalisasi Museum Sriwijaya untuk mengangkat kembali kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang pernah menjadi kerajaan maritim besar di Nusantara,” tambahnya.

Revitalisasi Warisan Budaya: Museum dan Kain Tenun Songket

Fatoni menjelaskan rencana besar untuk memaksimalkan Museum Tekstil dengan membuat rekor dunia kain tenun songket terpanjang.

Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk menarik perhatian dunia terhadap kekayaan budaya Sumsel. “Seluruh upaya ini perlu bantuan dan dukungan semua pihak, termasuk media dan pers,” tegasnya.

Peran Media dalam Sosialisasi dan Penyebaran Informasi

Dalam kesempatan tersebut, Fatoni kembali menekankan peran krusial media dalam menyebarkan informasi kegiatan positif kepada masyarakat.

“Kegiatan positif tidak akan sampai ke masyarakat tanpa dukungan media. Media harus bekerjasama dengan pemerintah, saling mendukung, dan mengingatkan,” ujarnya.

Ketua PWI Sumsel, Kurnadi, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan pelaksanaan PWI Expo. Ia mengungkapkan bahwa Expo ini dikemas dalam berbagai rangkaian acara, termasuk donor darah yang bekerjasama dengan PMI Sumsel, Kodam II Sriwijaya, dan para relawan dengan peserta mencapai 1.000 orang.[***]

 

Terpopuler

To Top
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com