Pemerintahan

Kepala BKKBN Diminta Jangan Sungkan Turun ke Lapangan

Foto : istimewa

KEPALA Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Novian Andusti diminta sering-sering terjun ke  lapangan langsung, tak bisa bekerja sendiri-sendiri karena perlu kerjasama antar instansi.

“Kepala yang baru harus rajin dan jangan sungkan turun ke lapangan. Jangan datang waktu Harganas saja. Kalau masih begitu, Saya tidak akan segan lapor ke BKKBN pusat. Mari kita kerja kolaboratif. Kalau kita bergandengan tangan semua kerja akan lebih cepat selesai ,” jelas Gubernur Sumsel Herman Deru, kemarin.

Untuk mengendalikan jumlah pendudukan dengan meningkatkan kepesertaan Keluarga Berencana (KB), menurutnya BKKBN harus berkoordinasi. Bisa dengan melibatkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumsel, Bidan delima,  Posyandu, Puskesdes dan Pustu hingga memperbanyak PPLKB.

PPLKB ini adalah garda terdepan untuk merealisasikan pengendalian penduduk di Sumsel. Karena merekalah yang bekerja di lapangan mengedukasi maayarakat untuk merencanakan kelahiran. Karena itu HD juga berharap jumlahnya proporsional.

Apalagi tugas mereka berat sehingga harus proporsional jumlahnya. “Ajukan saja ke pusat, bila perlu Saya siap berikan rekomendasi,” ujarnya.

Selain memperhatikan keberadaan PPLKB, yang tak kalah penting lagi kata Gubernur untuk menyelesaikan tugas ini semua harus fokus. Kesampingkan ego sektoral tiap instansi agar untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dirut Jalur Swasta BKKBN Pusat Drg Widiyono M.Kes mengatakan pihaknya berharap banyaknya pengalaman yang dimiliki Kepala BKKBN Perwakilan Sumsel yang baru sebagai Sekda, bisa menjadikan program KB dan pembangunan keluarga di Sumsel jadi lebih baik.

“Semoga Pak Novian bisa beradaptasi dengan Pemda dan mitra kerja sehingga terjalin hubungan kemitraan yang lebih lancar dan baik lagi. Sehingga capaian KB dan pembangunan keluarga di Sumsel semakin meningkat,” katanya.[***]

Penulis : ril

 

Comments

Terpopuler

To Top