Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Marbot, Masjid & Insentif, Sebuah Trilogi Kehidupan

Marbot, Masjid & Insentif, Sebuah Trilogi Kehidupan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • visibility 836
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di dunia yang makin ribut dengan orang sok sibuk dan status WhatsApp motivasi palsu, ada satu makhluk Tuhan yang tiap hari rajin datang paling pagi dan pulang paling akhir, tapi tak pernah posting apapun itulah dia marbot masjid, katanya….!!?

Dia enggak punya ID Card kekinian, enggak pakai jazz biru, tapi dialah yang setia menyapu sajadah, ngelap mikrofon imam, bahkan mindahin kipas angin yang udah miring kayak akhlak mantan.

Dan akhirnya, setelah sekian lama hidup di balik speaker TOA, para marbot ini dapat kabar bahagia yang bikin jidat mereka enggak hanya berbekas sajadah, tapi juga senyum Program MASUBA Marbot Sejahtera Untuk Palembang Berdaya, diluncurkan langsung oleh Pak Wali Kota Ratu Dewa, Selasa (27/5/2025). Tempatnya pun cocok di Masjid Darussaid, Ilir Timur Tiga, lokasinya islami, tapi getaran kabar gembiranya goyang sampai ke warung kopi.

Kita ini suka aneh. Kalau sajadah bersih, kita bilang “Masya Allah, masjid ini nyaman sekali.” Tapi siapa yang nyapu? Bukan jin. Bukan juga influencer. Tapi si marbot itu tadi, Pak! yang datang sebelum azan dan pulang sesudah kita rebutan sandal.

Sekarang, lewat program MASUBA, Pemkot akhirnya sadar juga kalau marbot itu bukan sekadar “penjaga masjid” tapi “manajer operasional spiritual”. Mereka bukan tukang pel, tapi direktur kebersihan surgawi.

Mereka akan dapat insentif Rp500 ribu per bulan dari Pemkot Palembang. Jumlahnya? Ya lumayan buat beli sabun pel, dua liter minyak goreng, sama pulsa buat mantau grup marbot se-Palembang yang isinya cuma kirim gambar karbol dan canda-canda salehah.

Kata Pak Ratu Dewa, ini adalah bagian dari program RDPS (Ratu Dewa Prima Salam) untuk “Palembang Sejahtera.” Lah, cocok. Kalau masjid bersih, umat tenang, dan marbot senyum-senyum sambil nyemil rengginang di belakang, bukankah itu sejahtera sejati?

Kalau mau jujur, di Malaysia, marbot bukan hanya dikasih insentif, tapi dikontrak resmi sama pemerintah. Ada yang dapat apartemen dinas, jaminan kesehatan, bahkan pelatihan cara mangatur sound system biar tak ada lagi suara imam kayak pakai galon kosong.

Kita di Indonesia kadang baru kasih perhatian kalau marbot pingsan pas lagi ngepel, atau kalau tandon air bocor dan enggak ada yang berani naik. Makanya program MASUBA ini kayak oase di tengah jadwal adzan yang rutin nggak kelihatan, tapi terasa manfaatnya.

Jepang aja, walau bukan negara Muslim, kalau bersihin kuil aja bisa pakai sistem. Masa kita bersihin masjid pakai sistem “siapa yang lagi lowong aja”. Malu lah sama Jepang. Masa kalah sama orang yang nyuci toilet pakai teknologi robot.

Kita juga mesti sadar diri. Jangan cuma datang Jumat, terus nyalamin imam dan kabur sebelum salam selesai, tapi lupa kalau si marbot tadi sudah ngelap mimbar sejak pagi. Jangan nunggu marbot wafat dulu baru bikin video TikTok “Marbot Penuh Kenangan.”

Kalau lihat marbot nyapu sendirian, bantuin. Kalau lihat marbot lagi galau karena vacuum cleaner rusak, ya patungan. Jangan mentang-mentang kita bawa mobil ke masjid, lalu merasa diri setara dewa, padahal sajadah kita aja dilurusin sama marbot.

Kita ini sering ngasih marbot “Jazakallah khairan” sambil jalan cepat-cepat keluar masjid. Nah, lewat MASUBA ini, akhirnya ada bentuk “jazakallah” yang bisa dibelanjakan. Bukan berarti ibadah itu butuh bayaran, tapi pengabdian itu perlu dihargai.

Palembang udah nyulut korek pertama. Tinggal dijaga apinya. Jangan nanti bulan depan insentifnya telat, alasannya karena kas daerah lagi dipakai beli sofa dinas atau ngaspal ulang jalan yang tiap bulan dipotret tapi bolongnya tetap abadi.

Ingat pepatah masjid tua “Yang nyapu sajadah hari ini, bisa jadi nanti doanya menyapu rezekimu.”

Jadi, hormati marbot. Jangan anggap mereka cuma “penjaga sendal” atau “tukang ngepel mimbar” Mereka itu benteng pertama kebersihan hati kita, dimulai dari lantai masjid.

Dan Pemkot Palembang, jangan berhenti di launching dan pose selfie. Terusin programnya, pantau penyalurannya, dan kalau bisa bikin pelatihan keterampilan marbot dari cuci mukena sampai ilmu ikhlas level advance. Kalau masjid bersih, marbot sejahtera, umat tenteram, dan pemkot konsisten maka yakinlah, Palembang bukan hanya kota empek-empek, tapi juga kota penuh keberkahan. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Positif COVID-19 di Sumsel 1.056 Orang, Sembuh 255 Orang

    Positif COVID-19 di Sumsel 1.056 Orang, Sembuh 255 Orang

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    JUMLAH positif covid-19 hingga kamis kemarin menembus angka 1.056 orang setelah ada penambahan 27 orang yang dinyatakan positif. Sementara jumlah pasien Covid-19 di Sumsel yang dinyatakan sembuh terus bertambah juga. Berdasarkan laporan media harian gugus tugas Covid-19 Sumsel, Kamis (4/6/2020), saat ini sedikitnya ada 29 pasien yang dinyatakan sembuh sehingga jumlah pasien sembuh bertambah menjadi […]

  • Aeropolis: Hunian Strategis Terintegrasi Bandara

    Aeropolis: Hunian Strategis Terintegrasi Bandara

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pembangunan hunian strategis Aeropolis, proyek seluas 1,6 hektare di sekitar Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, sedang berlangsung. Proyek ini mengadopsi Transport-Oriented Development (TOD), menghubungkan hunian pegawai bandara dengan simpul transportasi utama, meningkatkan mobilitas, dan membuka peluang ekonomi baru di kawasan sekitarnya. Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, mengatakan  hunian dan transportasi harus […]

  • Masyarakat OKI Tak Usah Repot Lagi, Ada SEMEDI yang Bisa Urus Dokumen Kependudukan Langsung Jadi

    Masyarakat OKI Tak Usah Repot Lagi, Ada SEMEDI yang Bisa Urus Dokumen Kependudukan Langsung Jadi

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.334
    • 0Komentar

    DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel melakukan inovasi layanan Semedi (Sehari Dokumen Langsung Jadi) tujuannya untuk mempercepat dan memudahkan pelayanan pengurusan dokumen kependudukan. “Kami uji cobakan selama enam hari untuk pembuatan akta kelahiran, kartu keluarga (KK), akta kematian dan perekaman data Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik” Kata Kepala Dinas Kependudukan […]

  • Belum Dapat WA Isoman, Segera Hubungi 081110500567 Kemenkes

    Belum Dapat WA Isoman, Segera Hubungi 081110500567 Kemenkes

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 594
    • 0Komentar

    PEMERINTAH menyediakan Hotline yang dapat dihubungi pasien konfirmasi positif COVID-19 namun belum mendapatkan layanan telemedisin gratis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Untuk mendapatkan pelayanan tersebut masyarakat dapat menghubungi WA Kemenkes RI di Nomor 081110500567, atau melalui surel atau email di sertifikat@pedulilindungi.id dan Call Center di nomor 119 ext. 9 Layanan telemedisin gratis dari Kemenkes ini dapat […]

  • Apa hukumnya mandi wajib setelah sahur, apakah puasa yang dikerjakan tidak sah ?…

    Apa hukumnya mandi wajib setelah sahur, apakah puasa yang dikerjakan tidak sah ?…

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.660
    • 0Komentar

    “Assalamulaiku, mohon izin bertanya, ustadz. Apa hukumnya mandi wajib setelah sahur, apakah puasa yang dikerjakan tidak sah? Kadang-kadang malas mandi malam-malam, atau bahkan tertidur duluan hingga akhirnya lupa mandi. Mohon petunjuknya, Ustadz. Terimakasih” Jawaban: Wa’alaikum salam wr wb Berdasarkan informasi dari Imam An-Nawawi, salah seorang ulama besar madzhab Asy-syafi’i, bahwa Jumhur (mayoritas) ulama termasuk didalamnya […]

  • aplikasi pintar bank indonesia

    Tidak Kebagian Kuota Tukar Uang Lebaran? Ini Lokasi ATM Pecahan 10.000 dan 20.000 di Palembang

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Memasuki minggu kedua Ramadan 1447 H, antusiasme warga Palembang untuk mendapatkan uang baru atau “uang gading” semakin memuncak. Namun, banyak warga mengeluhkan sulitnya menembus kuota pendaftaran di aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia maupun antrean di bank konvensional yang ludes dalam hitungan menit. Bagi Anda yang belum beruntung mendapatkan kuota penukaran resmi, jangan berkecil hati. Masih […]

expand_less
WordPress Archive Sabai Directory - Business directory plugin for WordPress Sabai Discuss Plugin for WordPress Sacreva – Church WordPress Theme Sada – A WordPress Theme For Blog & Shop Safedia- Home Security WordPress Theme Safir – A WordPress Blog Theme Safir – Jewelry Store WooCommerce Elementor Template Kit Safira – Food & Organic WordPress Theme Safira – Physiotherapy Elementor Template Kit Sagen – Single Property and Apartment Complex WordPress Theme