Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Mari Sukseskan Pekan Olahraga Penyandang Cacat, Peparnas Papua Komitmen Mewujudkan Kesetaraan Atlet Disabilitas

Mari Sukseskan Pekan Olahraga Penyandang Cacat, Peparnas Papua Komitmen Mewujudkan Kesetaraan Atlet Disabilitas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
  • visibility 960
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MELALUI Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua membuktikan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesetaraan terhadap para penyandang disabilitas di Indonesia.

Hal ini mengingat, jumlah para penyandang disabilitas di tanah air, cukup banyak yakni mencapai 38 juta jiwa yang tersebar di seluruh pelosok daerah.

Dalam mendukung hal itu, Presiden telah menerbitkan dua Peraturan Presiden (Perpres) dan tujuh peraturan pemerintah sebagai turunan dari perundangan Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Sehingga, para atlet mendapatkan kesetaraan yang sama dalam setiap mengikuti perhelatan ajang kompetisi olahraga berbagai tingkatan.

Aturan ini telah disahkan oleh Presiden Joko Widodo dalam kurun waktu waktu satu tahun yakni dari 2019 ke 2020. Untuk membuat perlakuan kesetaraan terhadap para atlet penyandang disabilitas segera dimplementasikan secara nyata.

“Presiden membuktikan komitmen kehormatan bagi kaum penyandang disabilitas itu dengan prinsip kesetaraan perlakuan pada atlet disabilitas di ajang paralimpiade saat ini,” ujar Staf Khusus Presiden Angkie Yuditia ketika berdialog secara virtual pada diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk Peparnas XVI: Kesetaraan dan Prestasi Disabilitas pada Senin (1/11/2021).

Merujuk dari aturan yang telah diterbitkan itu, kata dia, Presiden Joko Widodo memberikan perlakuan yang setara yakni dengan memberikan hadiah dengan nominal yang sama dengan atlet cabang olahraga (cabor) konvesional. Ketika atlet penyandang disabilitas menang dalam suatu ajang olahraga nasional maupun internasional ke depan.

“Pemerintah pusat terus memberikan perhatian yang setara terhadap kaum penyandang disabilitas,” katanya.

Seiring dengan perhelatan ajang ini, pihaknya juga terus mengakomodir para penyandang disabilitas untuk tetap produktif dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Salah satu dengan mendorong para penyandang disabilitas untuk menekuni cabor yang diperlombakan dalam ajang pesta olahraga rutin tingkat nasional yang diadakan setiap empat tahunan tersebut.

Ini penting dilakukan, mengingat menekuni suatu cabor merupakan hak para penyandang disabilitas yang dijamin kebebasannya dalam perundang-perundangan negara di dalam negeri. Dengan begitu, Indonesia akan memiliki sumber daya atlet penyandang disabilitas yang cukup banyak di masa-masa mendatang.

“Hal ini akan terus kami akomodir, agar tercapai target peningkatan jumlah penyandang disabilitas yang mengikuti kompetisi olahraga,” katanya.

Kemudian, pemerintah pusat juga akan menggandeng seluruh pemerintah daerah melalalui koordinasi secara intensif dalam mendorong pembinaan bagi atlet penyandang disabilitas. Dari setiap daerah akan muncul setiap muncul bibit-bibit baru atlet paralimpik yang berpeluang mengharumkan nama Indonesia di kancah-kancah internasional.

“Dapat memaksimalkan potensinya dan dapat berlatih sesuai dengan bakat yang dimiliki oleh penyandang disabilitas,” tuturnya.

Terkait dengan infrastruktur pendukung dalam perhelatan olahraga bagi penyandang disabilitas, pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin dalam membuat daerah penyelenggaraan yang ramah disabilitas. Indikasinya, pemerintah telah berkoordinasi secara intensif pada daerah terkait, untuk membuat wilayah tersebut terwujud dalam beberapa waktu belakangan.

Infrastruktur pendukung yang dimaksud ramah bagi penyandang disabilitas sensorik penyandang disabilitas motorik, penyandang disabilitas intelektual, penyandang disabilitas, dan penyandang disabilitas ganda.

Semua ini, didasari oleh Pasal 15, 97, 98, dan 99 dari perundangan Penyandang Disabilitas. Dalam Pasal 15 disebutkan hak-hak keolahragaan yang harus didapat oleh penyandang disabilitas. Pada Pasal 97 disebutkan adanya kewajiban pemerintah daerah untuk menyediakan kemudahan infastruktur bagi disabilitas.

Pasal 98 dan 99 menyangkut kewajiban pemerintah daerah untuk menyediakan bangunan gedung ramah disabilitas berikut fasilitas penunjang. Ini sekaligus menjadi salah satu persyaratan permohonan izin mendirikan bangunan serta harus ada audit fasilitas aksesibilitas dari setiap bangunan gedung. Ini disertai penerapan sanksi hukum bagi para pelanggar ketentuan di atas.

“Inilah yang terus disinergikan kepada instansi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan FMB9 juga bisa diikuti secara langsung di FMB9ID_ (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID_IKP (Youtube).InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Rapid Test Antigen, Muba Punya 3 Unit BSC, Mau Tahu Keunggulannya ?

    Dukung Rapid Test Antigen, Muba Punya 3 Unit BSC, Mau Tahu Keunggulannya ?

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.429
    • 0Komentar

    KEPALA Dinas Kesehatan (Dinkes) Musi Banyuasin Azmi Dariusmansyah mengatakan, rapid test antigen ini biasanya hanya digunakan di lingkup kerja laboratorium saja. Selain jarang yang menggunakan, harga alat rapid test antigen ini juga sangat tinggi. Untuk penyediaan BSC atau ruangan tempat pemeriksaan pasien, harus membeli dengan harga lebih dari Rp200 juta per unitnya. Ada tiga unit […]

  • Biar Tak Terinfeksi Covid-19, OKI Siaga Karhutlah Gunakan Drone

    Biar Tak Terinfeksi Covid-19, OKI Siaga Karhutlah Gunakan Drone

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 988
    • 0Komentar

    MESKI masih dimasa pandemic Covid-19, Jajararan  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten OKI tetap siaga menghadapi ancaman bencana kebakaran hutan kebun dan lahan  (Karhutbunlah). Penggunaan teknologi drone bakal dimaksimalkan untuk mengawasi titik rawan karhutlah di OKI, selain drone dikerahkan guna menghindar dari terjangkitnya covid-19. “Sudah ada pemetaan titik rawan, sepanjang waktu kita akan awasi menggunakan […]

  • ASN Masuk Kerja Lagi,  “Jangan Sampai Mesin Pelayanan Masyarakat Cuma Ngebul Tapi Gak Jalan!”

    ASN Masuk Kerja Lagi,  “Jangan Sampai Mesin Pelayanan Masyarakat Cuma Ngebul Tapi Gak Jalan!”

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 849
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Seperti traktor tua yang seminggu ngendon di garasi karena sopirnya mudik dan lupa narik rem tangan, ASN dan Non ASN di Palembang akhirnya dipanasi lagi mesinnya. Tapi bukan buat nyangkul sawah atau narik gerobak semangka, melainkan buat melayani warga yang udah ngebul dari subuh datang ke kantor kelurahan dengan harapan setinggi langit,tapi kadang […]

  • Pertamina Patra Niaga Bawa Pulang 3 Penghargaan BUMN Branding & Marketing Award

    Pertamina Patra Niaga Bawa Pulang 3 Penghargaan BUMN Branding & Marketing Award

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.962
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta – “BUMN perlu memiliki strategi untuk menjaga eksistensi dan konsistensi identitas sebuah brand. Di sisi lain, menjaga ekuitas brand  melalui kerjasama lokal maupun internasional juga penting dilakukan untuk meningkatkan loyalitas konsumen, serta memperkuat merek di pasaran agar mampu bersaing dan selalu menjadi top of mind para customer,” ujar Daniel Surya, Ketua Dewan Juri […]

  • Kejar Satu Kelurahan Satu Bank Sampah, Camat-Lurah Palembang Diinstruksikan Jadi Ujung Tombak

    Kejar Satu Kelurahan Satu Bank Sampah, Camat-Lurah Palembang Diinstruksikan Jadi Ujung Tombak

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Satu kelurahan satu bank sampah menjadi target yang dikejar Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Untuk merealisasikannya, camat dan lurah diinstruksikan menjadi ujung tombak dengan menggerakkan masyarakat di wilayah masing-masing. Tugas mereka bukan hanya  memastikan bank sampah terbentuk. Camat dan lurah juga diharapkan mampu membuat program tersebut benar-benar berjalan di lingkungan warga, terutama dalam membiasakan masyarakat […]

  • PLN MOBILE COLOR RUN: Lari-lari Cantik Ala PLN, UMKM Melirik…

    PLN MOBILE COLOR RUN: Lari-lari Cantik Ala PLN, UMKM Melirik…

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di Kota Palembang yang kalau pagi hari udaranya masih sejuk seperti teh tawar yang belum dicelup gula, akhir pekan lalu mendadak ramai kayak pasar tumpah menjelang Lebaran. Namun ini bukan rebutan diskon baju atau cari cabe rawit sekilo dua ribu, melainkan gelaran PLN Mobile Color Run 2025 di kawasan Benteng Kuto Besak  tempat […]

expand_less
WordPress Archive Advanced Charts for WPBakery Page Builder Advanced Custom Fields Pro (ACF) Advanced Custom Fields – Component Field Addon Advanced Custom Fields Flexible Content Addon Advanced Custom Fields for WooCommerce Advanced Custom Fields Gallery Field Addon Advanced Custom Fields Multilingual Advanced Custom Fields Options Page Addon Advanced Custom Fields Repeater Field Addon Advanced File Management