Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bangkit Itu Seperti Nasi Harus Matang, Bukan Sekadar Hangat

Bangkit Itu Seperti Nasi Harus Matang, Bukan Sekadar Hangat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 704
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di bawah rindangnya pohon-pohon tua Taman Makam Pahlawan Kalibata, pagi Meutya Hafid berdiri, bukan untuk selfie atau konten media sosial, tapi untuk menyampaikan sesuatu yang lebih berat dari utang cicilan motor, yakni semangat Kebangkitan Nasional ke-117.

Ya, 117 tahun, Bung! Umur segitu kalau manusia, udah pasti pensiun, ubanan, dan mungkin udah ikut senam jari tiap pagi. Tapi kalau bangsa? Justru harus makin melek, makin sigap, dan jangan baperan kalau dikritik karena seperti kata pepatah lama “Kalau sudah bangkit, jangan tidur lagi.”

Dalam pidatonya, Meutya bukan cuma menyapa langit Jakarta Selatan yang mendung-mendung manja itu, tapi juga menyiram semangat nasional dengan pupuk bernama Asta Cita.

Delapan misi besar ala pemerintahan Prabowo-Gibran, yang katanya bukan sekadar daftar keinginan, seperti keranjang belanja online, tapi benar-benar dijalankan. Contohnya?

Coba bayangkan ini 82,9 juta orang mau dikasih makan bergizi. Itu kayak ngundang satu Indonesia ke hajatan dan masaknya mesti sehat semua, bukan sekadar nasi kotak plus kerupuk melempem.

Belum lagi layanan kesehatan digital, AI Centre di Papua, dan layanan pemeriksaan gratis. Ini kayak negara ngajak rakyatnya “healing” tapi versi bermanfaat bukan ke puncak, tapi ke puskesmas canggih.

Kebangkitan nasional, kata Meutya, bukan sekadar peringatan tahunan yang diisi upacara sambil mikirin nasi uduk di warung depan. Ini soal sadar, soal “ndekem” bareng hadapi zaman yang makin ga jelas arahnya dari disrupsi teknologi sampai kedaulatan digital yang terancam. Dulu kita takut Belanda, sekarang takut dicuri datanya sama akun bodong dari ujung dunia.

Dan di tengah semua itu, Indonesia masih coba berdiri tenang seperti ibu-ibu yang tetap masak nasi goreng meski harga cabai naik, bangsa ini tetap jalan walau badai globalisasi makin kencang.

“Bangkit bersama wujudkan Indonesia kuat,” katanya, bukan sekadar slogan di spanduk, tapi ajakan supaya kita berhenti jadi penonton di negeri sendiri.

Ada satu kalimat Meutya yang bikin merenung, tapi juga bikin senyum. “Kami percaya kebangkitan yang besar justru dibangun dari fondasi-fondasi yang sederhana, dari kehidupan yang tenang, dari perut yang terisi, dan hati yang lapang.”

Lho iya, masa’ mau bangkit tapi lapar? Perut keroncongan itu musuh produktivitas. Makanya, kebijakan pun jangan cuma tinggi di langit kayak cita-cita anak SD, tapi harus bisa dipetik, seperti mangga depan rumah real, manis, dan bisa dimakan bareng.

Upacara ini diakhiri dengan ziarah dan tabur bunga. Bukan sekadar ritual, tapi pengingat bahwa kebangkitan hari ini berdiri di atas pengorbanan mereka yang dulu tak sempat selfie, tapi berani mati demi negeri. Mereka yang menanam, dan kita yang menuai.

Bangkit itu seperti masak nasi butuh air yang pas, api yang stabil, dan kesabaran. Kalau buru-buru, bisa gosong. Kalau kelamaan, bisa jadi bubur. Tapi kalau matang, semua orang bisa kenyang dan bersyukur.

Dan hari ini, di tengah tantangan yang makin canggih dan kadang absurd, mari kita jaga semangat kebangkitan ini. Bukan cuma dengan tepuk tangan saat upacara, tapi dengan langkah nyata, dari dapur sampai data.

Karena seperti kata orang tua “Bangsa besar itu bukan yang paling banyak bicara, tapi yang paling tahan kerja dan tak gampang lupa sejarah.”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAN 1 Banda Aceh Borong 26 Medali Indonesian Olympiad of Science, Prestasi Tersebut Pernah Diraih Sebelumnya

    MAN 1 Banda Aceh Borong 26 Medali Indonesian Olympiad of Science, Prestasi Tersebut Pernah Diraih Sebelumnya

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 939
    • 0Komentar

    TIM Olimpiade MAN 1 Banda Aceh memboyong 26 medali Indonesian Olympiad of Science (IOS) 2021 Tingkat Nasional. Total perolehan medali terdiri dari 5 emas, 8 perak, dan 13 perunggu. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Iqbal, mengatakan, prestasi ini kembali mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional. Sebelumnya MAN 1 Banda Aceh juga memecahkan rekor […]

  • Kompak, PNS Dinkominfo Muba, Input Sensusonline

    Kompak, PNS Dinkominfo Muba, Input Sensusonline

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    SENSUS penduduk online telah  dilaksanakan mulai 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sejak awal terlibat aktif sensus online ini. Bahkan aktif bersosialisasi agar seluruh masyarakat  Musi Banyuasin mencatatkan diri. Khusus  OPD Pemkab Muba dalm hal ini Dinas Kominfo untuk pun melakukan sensus penduduk online. Terpantau usai melaksanakan rutinitas apel pagi, […]

  • Sumsel  Tuan Rumah  Nasional Youth 20 Pre Summit I 2022

    Sumsel  Tuan Rumah  Nasional Youth 20 Pre Summit I 2022

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    TERPILIHNYA Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi tuan  rumah kegiatan Nasional Youth 20 Pre Summit I 2022 Local Chapter South Sumatera, diharapkan mampu memberikan peluang bagi para pemuda di Sumsel untuk memajukan kepemimpinan pemuda Indonesia, baik secara lokal maupun global. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat membuka Kegiatan Youth 20 Pre Summit I 2022 […]

  • Disbudpar Sumsel : Festival Musi Jazz Sriwijaya Bikin Sumsel di Lihat Dunia

    Disbudpar Sumsel : Festival Musi Jazz Sriwijaya Bikin Sumsel di Lihat Dunia

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    Musisi Jazz Palembang, Pall Jazz juga turut tampil dalam konser tersebut membawakan beberapa lagu daerah Sumsel

  • Kemenag Siap Buka Program Akademik Halal di PTKI

    Kemenag Siap Buka Program Akademik Halal di PTKI

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    SDM halal merupakan salah satu pilar penting untuk mempercepat akselerasi penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia. Karenanya, Kemenag tengah membahas upaya membuka program akademik Halal di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Hal itu dijelaskan  Plt Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Mastuki mengungkapkan SDM halal merupakan salah satu pilar penting untuk mempercepat akselerasi penyelenggaraan […]

  • Gelar OP, Pertamina Distribusikan 1.120 Tabung LPG 3 Kg di Daerah Marjinal  

    Gelar OP, Pertamina Distribusikan 1.120 Tabung LPG 3 Kg di Daerah Marjinal  

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.350
    • 0Komentar

    PT Pertamina [Persero] mendistribusikan sebanyak 1.120 tabung LPG 3 kg melalui Operasi Pasar [OP], guna memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah marjinal, Rabu [23/9/2020]. OP di gelar tersebut dilaksanakan di dua lokasi, antara lain Desa Mata Merah, dan Karya Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang. Pelaksanaan OP juga, dikawal langsung Lurah Karya Mulia,  Fitriansyah dan Kepala Desa […]

expand_less
WordPress Archive Booster - Digital Marketing Elementor Template Kit Booster Plus for WooCommerce Booster – Proxy & App VPN Service Elementor Template Kit Bootin – Book Store WooCommerce WordPress Theme Bootsland – SaaS, Software, Agency, App WordPress Theme Bootstrap – Nexgen HTML Template Bootstrap Pricing Table for WordPress Booyah – Creative Artist Portfolio Elementor Template Kit Bopo – WooCommerce Product Bundle Builder – Build Your Own Box Borderland – Multipurpose Vintage WordPress Theme