Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » [Difabel Lawan Non-difabel], Panah Kesya Nyasar ke Kudus bahkan Tepat ke Jantung Lawan

[Difabel Lawan Non-difabel], Panah Kesya Nyasar ke Kudus bahkan Tepat ke Jantung Lawan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • visibility 722
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA kisah pahlawan bermula dari jatuhnya meteor atau gigitan laba-laba radioaktif, kali ini datang dari hal yang lebih sederhana anak muda, busana olahraga, dan satu kalimat legendaris “Siap, berani!”.

Itulah jawaban sakti dari Kesya Qonita Dz, atlet panahan asal Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, saat ditantang langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Pak Dito Ariotedjo, bikin momen ini makin greget bukan cuma karena beliau seorang menteri, tapi karena pertanyaannya juga cukup bikin jantung copot “Berani kamu melawan anak-anak yang sempurna?”

JRENGG!.., langsung muncul backsound ala film superhero Marvel di kepala, tapi bedanya, ini bukan film, tapi ini nyata  tentang Kesya, satu-satunya atlet panahan difabel (para archery) yang maju ke gelanggang Kejuaraan Nasional Junior 2025 di Kudus. Lawannya? Atlet non-difabel, katanya “sempurna”. Tapi siapa bilang panah harus punya dua kaki buat bisa menembus sasaran?

Di saat anak seusianya mungkin masih sibuk bikin konten di media sosial, atau debat topik berat macam “es teh manis pakai gula cair atau gula batu”, Kesya justru sibuk mengencangkan busur dan mengatur napas.

Dari Muba ke Kudus, bukan cuma menempuh ribuan kilometer jalan, tapi juga menembus ribuan kilometer persepsi publik bahwa keterbatasan bukan alasan untuk jadi biasa-biasa saja.

Kesya tuh ibarat panah dalam etalase busur antik, tidak banyak bicara, tapi sekali dilepas bisa bikin semua orang diam.
Mau difabel atau enggak, kalau sudah di lapangan, semua sama, dikasih satu busur, beberapa anak panah, dan satu kesempatan buat membidik masa depan.

Tebakan saya, banyak lawan yang awalnya mikir “Ah, bisa lah ini”,  begitu lihat bidikan Kesya, bisa jadi malah mereka yang gelagapan sambil ngucap “Kok, tepat terus ya?”

Panahan itu bukan cuma soal otot dan teknik, namun juga soal fokus, kesabaran, dan… kontrol emosi. Mirip kayak hubungan LDR, kalau nggak sabar, panah bisa nyasar. Kesya ini bukan cuma memanah papan target, tapi juga memanah stigma masyarakat, dan ternyata, stigma jauh lebih susah ditembus ketimbang papan skor.

Pak Menteri cerita soal atlet taekwondo difabel yang bisa ngalahin yang non-difabel, itu bukan asal sebut, ada benang merah yang terhubung bahwa semangat itu nggak bisa diukur dari jumlah jari kaki.

Bupati Musi Banyuasin, H M Toha SH, pun gak ketinggalan ikut angkat topi (dan mungkin air mata haru). “Kesya adalah wujud nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi”.

Kalimat itu lebih manis dari teh tarik dua lapis gula.
Karena memang betul, kalau semangat sudah di dada, maka kaki bukan lagi penentu langkah, tapi tekad yang jadi penggerak.

Kesya bukan hanya bertanding, dia mewakili suara yang jarang terdengar, dia adalah panah kecil yang terbuat dari semangat raksasa.
Kalau hidup adalah papan target, maka dia sedang mengajarkan kita tidak penting kamu berdiri dengan dua kaki atau satu, yang penting kamu berdiri dengan keberanian.

Untuk itu, para “anak-anak sempurna” yang jadi lawan Kesya hati-hati ya…, karena yang paling tajam di lapangan bukan anak panah…
melainkan tekad anak Muba bernama Kesya. “Kalau kamu merasa gak sempurna, ingatlah bahkan panah juga harus ditarik ke belakang dulu sebelum bisa melesat ke depan”.

Kalau kamu ketemu Kesya di Kudus nanti, jangan lupa ucapkan. “Panahanmu nyasar ke hati kami, Kesya”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantap, Beberkan Potensi Pariwisata Berbasis Budaya & Kearifan Lokalnya, Kab. OKI Didukung Menparekraf Sandiaga Uno, Begini Reaksinya, Sekda Pamerkan Rumah Linmas 100 Tiang, Unik, kan !  

    Mantap, Beberkan Potensi Pariwisata Berbasis Budaya & Kearifan Lokalnya, Kab. OKI Didukung Menparekraf Sandiaga Uno, Begini Reaksinya, Sekda Pamerkan Rumah Linmas 100 Tiang, Unik, kan !  

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.383
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir mengambil langkah untuk mengembangkan objek wisata berbasis budaya lokal.Inisiatif ini disampaikan langsung Bupati OKI melalui Sekretaris Daerah, H.Husin, S.Pd, M.Pd, MM kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. “Memanfaatkan kearifan lokal sebagai upaya membangun pariwisata berkelanjutan di era adaptasi kebiasaan baru menjadi peluang […]

  • Paling signifikan turunkan stunting di Sumsel, Ini hasil yang diperoleh OKI

    Paling signifikan turunkan stunting di Sumsel, Ini hasil yang diperoleh OKI

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI- Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dari 32,2 persen pada tahun 2021 menjadi 15,1 persen di 2022. Angka prevalensi stunting di Kabupaten ini  mampu di tekan sebanyak 17,1 % dalam jangka waktu satu tahun saja. Hasil Survei Status Gizi (SSGI) yang diumumkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) […]

  • Tata Ruang dan Agraria Jadi Fokus Komisi II DPR RI di Sumsel

    Tata Ruang dan Agraria Jadi Fokus Komisi II DPR RI di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Tata ruang dan agraria menjadi fokus pembahasan dalam kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Pembahasan tersebut dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Sumsel sebagai bagian dari pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk pelaksanaan tugas gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam menjalankan program-program prioritas nasional. Rombongan Komisi II DPR RI diterima langsung Wakil […]

  • uang-palsu

    Waduh..!! Upal Banyak Beredar, Bamsoet Ingin Polisi Lebih Garang

    • calendar_month Minggu, 22 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    “Serta selalu waspada dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang guna meminimalisasi terjadinya penipuan uang palsu,”

  • Waspada, Gunung Anak Krakatau Livel II

    Waspada, Gunung Anak Krakatau Livel II

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.244
    • 0Komentar

    STATUS Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda, Provinsi Banten,  waspada Level II dengan ketinggian asap mencapai 1.500 meter sehingga harus selalu waspada. “Kami minta warga pesisir pantai Anyer dan Carita tetap waspada, ” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau ( GAK) di Pasauran Anyer Banten, Deni Mardiono, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (6/2/2022). […]

  • Langkah Menparekraf Sambut ‘Revenge Tourism’ Pascapenurunan Level PPKM

    Langkah Menparekraf Sambut ‘Revenge Tourism’ Pascapenurunan Level PPKM

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Garut untuk dapat bersiap menyambut serangan pariwisata (Revenge Tourism) ketika nantinya level PPKM dilonggarkan atau diturunkan seiring tren melandainya kasus COVID-19 yang ada. Menparekraf Sandiaga Uno saat berdiskusi dengan […]

expand_less
WordPress Archive Coisso – Life Coach Elementor Template Kit Colabora – Creative Digital Agency Elementor Template Kit Colf – Golf Course and Club WordPress Theme ColibriPlus – The Social Network Web Application Colibro – Multipurpose Portfolio WordPress Theme Colio – jQuery Portfolio Content Expander Plugin Coliv – Restaurant Template Kit Collective – Minimal WordPress Theme Cologne – Perfume & Fragrance Elementor Template Kit Colova – Clean & Multi-Concept WordPress Theme