Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kemarau Bikin Debu Makin Gampang Terhirup, Begini Cara Jaga Diri dari ISPA

Kemarau Bikin Debu Makin Gampang Terhirup, Begini Cara Jaga Diri dari ISPA

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Musim kemarau biasanya identik dengan panas dan jalanan yang mulai berdebu. Namun, ada satu hal lain yang patut diperhatikan, terutama bagi mereka yang mudah mengalami gangguan pernapasan.

Saat hujan jarang turun, debu lebih mudah beterbangan. Ditambah asap kendaraan, asap rokok, atau pembakaran di sekitar rumah, udara yang dihirup sehari-hari bisa terasa lebih mengganggu saluran pernapasan.

Kondisi seperti ini tidak berarti setiap orang pasti akan terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Tetapi, menjaga diri tetap penting, terutama ketika aktivitas lebih banyak dilakukan di luar rumah.

Lantas, apa yang bisa dilakukan selama kemarau agar saluran pernapasan tetap terjaga?

Debu jangan dianggap sepele

Salah satu hal yang paling terasa ketika kemarau adalah debu. Jalan yang biasanya basah berubah kering dan kendaraan yang melintas bisa membuat debu kembali beterbangan.

Kalau harus bepergian di kondisi seperti itu, memakai masker bisa menjadi langkah sederhana untuk mengurangi paparan debu dan partikel dari udara.

Tidak kalah penting, jangan terlalu lama berada di lokasi yang penuh asap atau debu jika memang tidak ada keperluan.

Rumah juga perlu diperhatikan

Debu dari luar bukan hanya mengganggu ketika seseorang sedang bepergian. Sebagian bisa terbawa masuk ke rumah melalui pakaian, alas kaki, jendela, maupun pintu yang sering terbuka.

Membersihkan lantai dan permukaan rumah secara rutin menjadi salah satu cara untuk mengurangi debu yang menumpuk.

Namun, rumah juga tetap membutuhkan sirkulasi udara. Jadi, bukan berarti semua pintu dan jendela harus selalu ditutup. Perhatikan kondisi udara di luar dan pilih waktu yang lebih baik untuk membuka rumah agar pertukaran udara tetap berjalan tanpa membuat debu masuk berlebihan.

Jangan tunggu sakit untuk mulai banyak minum

Cuaca panas membuat tubuh lebih mudah kehilangan cairan. Karena itu, kebutuhan minum jangan sampai terabaikan hanya karena sedang sibuk bekerja atau beraktivitas.

Air putih bisa menjadi pilihan utama untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Tenggorokan yang terasa kering pun biasanya akan lebih nyaman ketika kebutuhan cairan tubuh tercukupi.

Kebiasaan sederhana ini sering kali justru lebih mudah dilakukan daripada menunggu tubuh mulai terasa tidak enak.

Asap rokok dan pembakaran sebaiknya dijauhi

Kemarau juga menjadi waktu ketika asap pembakaran lebih mudah mengganggu lingkungan. Bagi orang yang saluran pernapasannya sedang sensitif, paparan asap tentu bukan kondisi yang ideal.

Hal serupa berlaku untuk asap rokok.

Sebisa mungkin hindari berada terlalu dekat dengan sumber asap, termasuk ketika ada pembakaran sampah di sekitar tempat tinggal. Jangan pula menjadikan rumah sebagai tempat bebas asap rokok.

Sudah kena ISPA? Jangan buru-buru beraktivitas seperti biasa

Bagi orang yang sudah mengalami keluhan seperti batuk, pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan atau demam, tubuh membutuhkan kesempatan untuk pulih.

Istirahat yang cukup, minum yang cukup dan menjaga lingkungan tetap bersih dapat membantu tubuh melewati masa sakit.

Aktivitas juga tidak perlu dipaksakan ketika badan masih terasa lemas. Terlebih jika cuaca sedang sangat panas dan aktivitas dilakukan di luar ruangan.

Untuk obat, gunakan sesuai petunjuk tenaga kesehatan atau aturan pakai pada kemasan. Jangan asal mengonsumsi antibiotik karena tidak semua infeksi saluran pernapasan disebabkan oleh bakteri.

Kapan tidak cukup hanya istirahat di rumah?

Batuk atau pilek memang sering kali dapat membaik dengan perawatan sederhana. Tetapi, ada kondisi yang sebaiknya tidak dianggap sebagai keluhan biasa.

Jika muncul sesak atau kesulitan bernapas, nyeri dada, demam tinggi, tubuh terasa sangat lemah, atau gejala justru semakin berat dan tidak membaik, pemeriksaan ke fasilitas kesehatan perlu dipertimbangkan.

Terutama bagi anak-anak, lansia, atau orang yang memiliki kondisi tertentu yang membuat mereka lebih rentan mengalami masalah pernapasan.

Kemarau bukan cuma soal panas

Menjaga kesehatan pernapasan selama kemarau sebenarnya tidak membutuhkan langkah yang rumit.

Kurangi paparan debu dan asap, gunakan masker ketika berada di lingkungan berdebu, jaga kebersihan rumah, cukup minum dan jangan memaksakan aktivitas ketika sedang sakit.

Yang paling penting, kenali kondisi tubuh sendiri. Jangan sampai batuk atau gangguan pernapasan yang awalnya dianggap sepele justru dibiarkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Musim kemarau memang akan berlalu. Tetapi menjaga udara yang kita hirup setiap hari tetap menjadi bagian penting dari menjaga kesehatan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • E-Commerce Solusi Jualan di Masa Pandemi

    E-Commerce Solusi Jualan di Masa Pandemi

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.906
    • 0Komentar

    PANDEMI COVID-19 berdampak pada ekonomi masyarakat. Butuh kreativitas untuk bisa bertahan di situasi yang tidak ideal seperti ini. E-Commerce bisa menjadi salah satu peluang untuk tetap memutar roda ekonomi. Mari gotong royong, disiplin 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun) dan dukung 3T (testing, tracing, treatment), agar kesehatan pulih dan ekonomi bangkit!.[***] Covid19.go.id/irwan […]

  • Dari Monas ke Rumah Impian: Karnaval PKP Tunjukkan Urbanisasi Tertata, Pesan Ini Juga Harus Nyampe ke Seluruh Nusantara

    Dari Monas ke Rumah Impian: Karnaval PKP Tunjukkan Urbanisasi Tertata, Pesan Ini Juga Harus Nyampe ke Seluruh Nusantara

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Sabtu akhir pekan lalu, Monas bukan cuma ramai karena aroma jagung bakar yang menggoda dan sorak-sorai warga, tapi karena karnaval Kemerdekaan RI ke-80 yang bikin mata melotot dan perut pengin ketawa ngakak. Di tengah hiruk-pikuk itu, kendaraan hias Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melaju gagah dengan tema yang sederhana tapi dalam “Rumah bukan cuma […]

  • Senam Bareng Hingga Main Woodball

    Senam Bareng Hingga Main Woodball

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    HUBUNGAN yang harmonis dan penuh keakraban antar sesama manusia sangat diperlukan. Hal ini akan sangat berdampak bagi jajaran pemerintah dalam melakukan tugas dan kewajiban untuk membangun daerah. Mengingat hal itu, Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) Drs H Apriyadi MSi menggelar Jalan Sehat dan Senam Bersama Forkopimda dan Jajaran Pemkab Muba, Jumat (3/7/2022).   “Bersilaturahmi dengan […]

  • Bawaslu Sumsel Serahkan Bantuan Dana untuk 21 Pengawas Pemilu

    Bawaslu Sumsel Serahkan Bantuan Dana untuk 21 Pengawas Pemilu

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan menyerahkan bantuan dana untuk 21 pengawas pemilu di Sumsel yang dianggarkan dari dana APBN. Dana tersebut guna membantu meringankan beban biaya pengobatan sejumlah korban pasca Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019. Setiap anggota mendapat bantuan dana berbeda-beda, yang meninggal meninggal dunia diberikan R36 juta. Luka berat bantuannya sebesar Rp16,5 juta […]

  • Ternyata Fisip UIN Raden Fatah & Pemkab Kebumen Sudah Lama Jalin Kerjasama di Bidang Ini, Bupati Bangga Nama Daerahnya Dikenal di Palembang, Begini Harapan ke Duanya

    Ternyata Fisip UIN Raden Fatah & Pemkab Kebumen Sudah Lama Jalin Kerjasama di Bidang Ini, Bupati Bangga Nama Daerahnya Dikenal di Palembang, Begini Harapan ke Duanya

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.855
    • 0Komentar

    UNIVERSITAS Islam Negeri [UIN] Raden Fatah Palembang dan Fisip UIN berkunjung ke Pemkab Kebumen Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan tersebut tak lain, beraudiensi guna pembaharuan Kerjasama /Memorendum of Understanding dan PKS, dibidang Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kebumen. Kegiatan ini berlangung di Ruang Transit Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, kemarin. Selain dihadiri Bupati Kebumen H. Arif […]

  • Seragam Baru, Wabup OKI Tegaskan Kinerja Harus Baik

    Seragam Baru, Wabup OKI Tegaskan Kinerja Harus Baik

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung—Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H.M. Djakfar Shodiq mengapresiasi tampilan baru di seragam yang dikenakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKU). Disebutkan Wabup penggunaan tanda pangkat ini untuk keseragaman ASN, menambah kepercayaan diri (pede), serta meningkatkan kedisiplinan ASN. “Supaya mereka lebih percaya diri. Juga untuk keseragaman dan meningkatkan kedisiplinan,” ujar Shodiq. […]

expand_less
WordPress Archive Vindors – Windows & Doors Company WordPress Theme Vine Gloss – Wine Shop & Vineyard Elementor Template Kit Vineland – Wine & Vineyard Tour Booking WordPress Theme Vinera – Wine & Vineyard Elementor Template Kit Vineyard – Wine Store Responsive WooCommerce WordPress Theme Vinic – Coworking Space Elementor Template Kit Vinkmag | Multi-concept Creative Newspaper News Magazine WordPress Theme Vinso Insurance Elementor Template Kit Vintina – Lingerie & Underwear Store Elementor Template Kit VIP Shop : Advanced WooCommerce VIP Plugin