Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » “Mata Lelah Gara-Gara Gadget? Ini Tips Cegah Mata Rusak di Era Digital”

“Mata Lelah Gara-Gara Gadget? Ini Tips Cegah Mata Rusak di Era Digital”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
  • visibility 707
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JIKA kamu lagi scroll TikTok, sambil ngetik laporan di laptop, sambil sesekali ngecek notifikasi WhatsApp. Mata? Udah kayak atlet marathon, lari nonstop tanpa minum air. Tapi siapa sangka, mata kita juga butuh rest day, bro!

Teknologi sekarang makin canggih, layar makin jernih, refresh rate makin tinggi. Anak-anak, remaja, sampai orang dewasa, mayoritas nyemplung ke dunia digital hampir 12–15 jam sehari. Laptop, HP, tablet, semua dipakai. Kalau mata kita ini mesin, sekarang lagi overclock tanpa pendingin.

Menurut studi American Academy of Ophthalmology (AAO), sekitar 50–90% pekerja digital mengalami digital eye strain alias mata pegel, kering, atau bahkan silau. Gejalanya bisa ringan, tapi kalau dibiarkan lama-lama, bisa bikin penglihatan berkurang dan produktivitas turun kayak sinyal internet pas hujan deras.

Nah, tips cegah mata lelah ini bisa dibilang life hack digital, biar mata tetap sehat tanpa harus ninggalin gadget:

  1. Aturan 20-20-20
    Setiap 20 menit menatap layar, lihat objek sejauh 20 kaki (~6 meter) selama 20 detik.
    Pepatah lama bilang, “Mata yang sehat, pandangan lebih tajam”. Intinya, jangan biarin mata terus-terusan nempel layar kayak lem fox.

  2. Sesuaikan Pencahayaan & Ergonomi
    Jangan kerja di ruangan gelap sambil terang-terangan menatap layar. Pencahayaan harus seimbang, layar sejajar mata atau sedikit di bawah, kursi nyaman. Kalau perlu, tambah bantal, jangan sampai punggung ikutan lelah kayak mata.

  3. Kurangi Glare dan Blue Light
    Layar gadget kini bisa kasih filter blue light. Kalau nggak ada, pakai kacamata anti radiasi. Mata itu ibarat tanaman, bro, kalau kena sinar berlebihan bisa layu.

  4. Mata Butuh Latihan & Istirahat
    Berkedip lebih sering, pijat pelan area sekitar mata. Sederhana, tapi ampuh kayak obat nenek moyang. Mata juga butuh yoga, lho!

  5. Screen Time Management
    Batasi gadget, khususnya sebelum tidur. Cahaya biru bikin hormon melatonin kacau, susah tidur. Mata lelah + kurang tidur = kombinasi bencana yang bisa bikin mood jelek dan kepala cenat-cenut.

Kalau mau serius, buku “Digital Eye Strain: How to Protect Your Eyes in the Digital Age” (Dr. Jeffrey Anshel, 2017) menjelaskan trik ergonomi mata digital dan cara mencegah kerusakan jangka panjang. Jadi, bukan sekadar basa-basi, bro, tapi ada dasar ilmiahnya.

Mata itu jendela dunia, bukan cuma buat scroll timeline doang. Jangan sampai kita baru sadar sayang mata pas udah mulai kabur penglihatan. Ingat pepatah bijak “Jagalah matamu, sebelum matamu menangis”

Di era digital, mata bukan cuma butuh layar berkualitas, tapi juga manajemen penggunaan gadget yang bijak. Terapkan 20-20-20, pencahayaan ergonomis, latihan mata, dan batasi screen time. Dengan begitu, mata tetap sehat, produktif tetap jalan, dan scrolling pun lebih nikmat tanpa rasa nyeri atau pegal.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Sumsel Temui Menhub, Ada Apa ?

    Sekda Sumsel Temui Menhub, Ada Apa ?

    • calendar_month Selasa, 17 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Sekretaris daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), Nasrun Umar menemui Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi untuk menyampaikan dua hal pokok penting di kantor Kementrian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018). Dua hal pokok bahasan yang disampaikan Sekda Sumsel, yakni terkait serah terima lima unit bus air bantuan Kemenhub, dan pengaturan […]

  • Masyarakat Prabumulih Antusias Sambut Obor Asian Games

    Masyarakat Prabumulih Antusias Sambut Obor Asian Games

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PRABUMULIH – Setelah diarak di kota Palembang, Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Senin (6/8/2018) api obor Asian Games berada di Prabumulih. Kedatangan kirab  Asian Games XVIII 2018 ini pun disambut antusias masyarakat Prabumulih. Di Kota Prabumulih, obor api Asian Games diserahkan kepada PJ Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap […]

  • Sempat tertinggal, Muarenim United Akhirnya Tekuk Alexa Idola #Juara Liga Futsal Nusantara

    Sempat tertinggal, Muarenim United Akhirnya Tekuk Alexa Idola #Juara Liga Futsal Nusantara

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.184
    • 0Komentar

    MESKI sempat tertinggal satu gol di babak pertama, Tim Futsal Putri Muaraenim United (MU) akhirnya mendapatkan poin penuh dengan mengalahkan saingan beratnya Alexa Idola tim futsal putri asal Nusa tenggara Timur (NTT) dengan hasil akhir 2-1 dan berhasil menjuarai Liga Futsal Nusantara untik kategori putri. Perjuangan keras ini ditunjukan tim asuhan Aris Pratama sejak awal […]

  • KPUD Banyuasin Kekurangan 201 Kotak Suara

    KPUD Banyuasin Kekurangan 201 Kotak Suara

    • calendar_month Jumat, 1 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Banyuasin – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Banyuasin, masih kekurangan sebanyak 201 kotak suara menjelang Pemilihan Legislatif pada 10 April 2019 mendatang. Ketua KPUD Banyuasin, Agus Supriyanto mengatakan dibutuhkan sebanyak 12.405 kotak suara. Namun saat ini KPUD Banyuasin baru menerima 12.204 kotak suara, masih kurang sebanyak 201 kota suara. “KPUD Banyuasin sudah menyampaikan […]

  • Tindak Tegas Pedagang yang Bandel

    Tindak Tegas Pedagang yang Bandel

    • calendar_month Minggu, 4 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.446
    • 0Komentar

    Wakil Wali Kota Palembang bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) kembali melakukan Inspeksi Dadakan (Sidak) di pasar tradisional   Kali ini sidak dilakukan di Pasar 10 Ulu dan berhasil menemukan Zat berbahaya dalam makanan.   “Dari 32 sample makanan yang kita cek, terdapat satu sample terasi mengandung Rhodamin B (zak kimia),” kata Fitri […]

  • Positif Covid-19 di Muba Bertambah 2 Kasus, Status OTG

    Positif Covid-19 di Muba Bertambah 2 Kasus, Status OTG

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (20/6/2020) kembali mengkorfimasi penambahan 2 kasus positif Covid-19. Penambahan dua kasus ini membuat total positif covid-19 menjadi 42 kasus. Adapun penambahan 2 kasus tersebut berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yakni kasus 41 perempuan berdomisili di Sekayu dan kasus 42 perempuan domisili Sekayu. “Keduanya merupakan OTG dan saat ini […]

expand_less
WordPress Archive Raint – Digital Agency Elementor Template Kit Ramom School – Multi Branch School Management System Ramsay – Personal CV/Resume WordPress Theme Ranbron – Business and Consulting WordPress Theme Randai Theater Entertainment & Performing Arts Elementor Template Kit Randai – Theater Entertainment & Performing Arts FSE WordPress Theme Rango | Elegant Fashion WooCommerce WordPress Theme Rankie | WordPress Rank Tracker Plugin Rank Math Pro Raos – Responsive Cycling Club & Community WordPress Theme