Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » The Time Breaker, Pendatang Baru Tak Terimbas Pandemi

The Time Breaker, Pendatang Baru Tak Terimbas Pandemi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
  • visibility 822
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PANDEMI covid tak mampu menghentikan aktivitas pemusik. Baik itu yang telah banyak makan asam garam di dunia hiburan itu, maupun para pendatang baru.
The Time Breaker, sebuah band pendatang baru termasuklah di antaranya. Digawangi Dhimas Prastianto (Vokal & Rhythm), Saujana Uthama A (Vokal & Bass), M Reza Pratama (Vokal & Drum), Boma Panggabean (Vokal & Lead Guitar), grup musik ini kini telah menghasilkan beberapa lagu.
“Justru ada di antara lagu-lagu itu lahir di masa pandemi ini,”ujar Dimas, yang kini tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ilmi Komputer, Jurusan Teknik Informatika, Universitas Bina Darma (UBD) Palembang.
Lirik dan aransemen lagu itu, hasil kolaborasi bersama Tama yang kini tercatat sebagai mahasiswa Universitas Bina Sriwijaya Palembang, Judul lagu yang lahir di masa pandemi itu, Thera are Boy, bergenre blues.
Sebelumnya, lagu You’re My Treasure juga sudah dilahirkan band ini. Bedanya, lagu ini lebih ngepop. Karena mereka mengidolakan The Beatles dan Koes Plus, karya mereka pun berkiblat ke grup-grup lawas tersebut.
“Kami menjadikan band-bnd terdahulu itu sebagai sumber inspirasi. Lalu meramunya menjadi lagu berunsur alternatif,” tambah Tama yang juga terlibat dalam aransemen. Tama, tercatat menamatkn pendidikannya di SDN 50 Palembang, SMP Muhammadiyah 7 Palembang, dan SMA Pusri Palembang. Sebelum melanjutkan ke Bina Sriwijaya jurusan Pariwisata dan Perhotelan dan tercatat semester V.
Sementara M Reza dan Boma, sementara tetap terlibat secara aktif dalam bermain dan berlatih. Namun, belum masuk dalam proses penciptaan. “Tetapi, nantinya, kami punya rencana, semua pemain juga akan menjadi aransemen sekaligus penulis lirik. Sehingga, masing-masing punyq karya cipta,” tambah Dimas, yang menamatkan SDN 2 Betung, SMPN 1 Betung dan SMAN 1 Betung, Banyuasin ini.
M Reza, yang saat ini tercatat sebagai pegawai pengiriman paket, memang belum lama bergabung. Sama seperti Boma Panggabean, yang baru menamatkan SMA.
Semua personel band ini, uniknya, mendapatkan kemampuan bermuiskk dan olah vokal secara otodidak. Tak melalui proses formal ataupun ikut kursus musik/olah vokal. Tama, misalnya, dara musik dan olah suaranya mengalir dari orangtua, Andre dan Sri, yang dahulu sejak 1985 hinga 2000 menjalani profesi sebagai penyanyi jalanan.
M Reza, misalnya, menamatkan SMKN 2 Palembang, jurusan Listrik. Bukan jurusan musik. Sementara sebelumnya dia menuntut ilmu di SDN 55 Palembang, SMPN 8 Palembang.
Begitu pun Boma, juga baru tamat SMA Xaverius 1 Palembang.
Kini, pandemi masih mnelanda. Status kota Palembang, bahkan kini kembali ke zona merah. Namun, semangat bermusik anak-anak The Time Breaker terus berdenyut. Beberapa lagu lainyang yang sudah diciptakan, Mr. Tesla dan Is This My Destiny. “
Semua lagu mereka memang berbahasa asing, bukan dengan maksud tertentu. “Sekedar kiat agar bisa masuk dan bisa juga dinikmati sampai di mancanegera. Karena, dengan menggunakan daring, bkan tidak mungkin lagu merka bisa menembus tapal batas negara. Meskipun, memang belum dirilis secara resmi,” tambah Dimas.
Mereka berharap, ada produser yang bisa melirik dan menarik mereka ke dalam kancah bermusik. Sebagai bukti keterkaian dengan budaya dan tradisi daerah, ked epan mereka juga akan mencoba mengolah lagu bermutana lokal. Baik bahasa mautun kontennya memang tentang daerah setempat.
Kini, keterbatasan yang ada membuat personel The Time Breaker ini masih mengisi hari-hari latihannya di rental sejak terbentuk di awal 2020.. Namun, itu tak memupus semangat mereka untuk saling CK (cari kawan) demi membayar rental band. Kesamaan semangat dan visi membuat band ini mengalami metamorfosis dari Band Revolution yang sebelumya terbentuk di tahun 2018 (nasir)
The Time Breaker
Nama Personil :
1. Dhimas Prastianto (Vokal & Rhythm)
2. Saujana Uthama A (Vokal & Bass)
3. M Reza Pratama (Vokal & Drum)
4. Boma Panggabean (Vokal & Lead Guitar)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Densus 88, Kemenag edukasi bahaya paham radikalisme di Madrasah

    Gandeng Densus 88, Kemenag edukasi bahaya paham radikalisme di Madrasah

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan menggandeng Densus 88 Anti Teror Polri dalam upaya Strategi Deteksi Dini Pencegahan IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme) di lingkungan madrasah Kota Jakarta Selatan. Kepala Kankemenag Kota Jakarta Selatan M. Yunus Hasyim mengatakan berdasarkan penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekolah menjadi salah satu tempat […]

  • Lantik Pj Bupati Pali, Ini Pesan Gubernur

    Lantik Pj Bupati Pali, Ini Pesan Gubernur

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumsel H. Herman Deru melantik Pejabat Bupati Penungkal Abab Lematang Ilir, Rosyidin Hasan karena hasil Pilkada bermasalah. Menurut gubernur, keputusan menunjuk Pejabat Bupati tersebut berdasarkan surat keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain itu ditunjuknya Rosyidin Hasan karena dia dianggap kompeten dengan kapasitasnya untuk menjalankan roda pemerintahan di kabupaten Pali. “Jadi sampai ada keputusan […]

  • Perusahaan Global Mulai Tuntut Transparansi Emisi

    Perusahaan Global Mulai Tuntut Transparansi Emisi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Industri tanpa data emisi terancam tertinggal. PERUSAHAAN multinasional mulai menekan pemasok industri di berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk membuka data emisi gas rumah kaca (GRK) secara transparan. Tekanan itu mendorong pemerintah mempercepat penguatan sistem pelaporan karbon nasional agar industri dalam negeri tidak kehilangan daya saing di pasar global. Isu tersebut mencuat dalam 2nd Indonesia Japan […]

  • Coba Fitur Galaxy S23, Z Fold4, dan Z Flip4 di Ponselmu Pakai Aplikasi ‘Try Galaxy’

    Coba Fitur Galaxy S23, Z Fold4, dan Z Flip4 di Ponselmu Pakai Aplikasi ‘Try Galaxy’

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemilik ponsel non-Galaxy kini dapat mencoba antarmuka One UI 5.1 yang digunakan pada Galaxy S23 Series, Z Fold4, atau Z Flip4 dan fitur unggulan lainnya. Samsung Electronics Co, Ltd telah meluncurkan pembaruan aplikasi “Try Galaxy”. Aplikasi ini memungkinkan pengguna smartphone non-Galaxy1 untuk mencoba fitur-fitur baru dari Galaxy S23 Series dan One UI 5.1 yang baru saja diluncurkan. […]

  • 9 Atletik Terbaik Taekwondo Banyuasin Kembali Berlaga Di Kejuaraan 2nd Indonesia Taekwondo E-Poomsae Nasional 

    9 Atletik Terbaik Taekwondo Banyuasin Kembali Berlaga Di Kejuaraan 2nd Indonesia Taekwondo E-Poomsae Nasional 

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.897
    • 0Komentar

    SEMBILAN atletik terbaik Taekwondo Kabupaten Banyuasin kembali berlaga di kanca nasional, kali ini sembilan kesatria Banyuasin Bangkit tersebut akan bertarung di Kejuaraan 2nd Indonesia Taekwondo E-Poomsae pada tanggal 18-20 September 2020 mendatang yang di gelar oleh kementrian Pemuda dan Olaraga Republik Indonesia gedung Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Jakarta, STC Senayan, Jl. Asia Afrika, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, […]

  • Anak-anak & Internet, “Jangan Dibiarkan Nyebur ke Laut Tanpa Ban Pelampung”

    Anak-anak & Internet, “Jangan Dibiarkan Nyebur ke Laut Tanpa Ban Pelampung”

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.di, -Mari kita akui satu hal penting dulu internet itu seperti laut. Luas, dalam, penuh kejutan, kadang indah, tapi juga bisa menyeret kita ke palung Mariana kalau main nyemplung sembarangan. Coba bayangkan anak-anak kita yang baru bisa berenang gaya batu dibiarkan nyebur ke laut digital, tanpa ban pelampung, tanpa pelatih, apalagi peluit pengawas pantai. Syukurlah, […]

expand_less
WordPress Archive BuildARK- Construction Business WordPress Theme Builderon – Construction Elementor Template Kit BuilderPlus – Building & Construction WordPress Theme BuilderPress – WordPress Theme for Construction Buildeso – Construction & Building Elementor Template Kit BuildGo – Construction WordPress Theme BuildMax – Renovation & Painting WordPress Theme Buildoit Construction & Building Elementor Template Kit BuildPress – Multi-purpose Construction and Landscape WP Theme Builty - Construction WordPress Theme