Jasa & Niaga

Pipe House Siap Layani Pelancong Wisata di Palembang

Foto : Faldy

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Beberapa tahun ini, bisnis disektor jasa restoran, hotel, penginapan kian menggeliat  di Kota Palembang, bisnis ini kian menjamur ketika Palembang resmi dipercaya menjadi salah satu tuan rumah Asian Games XVIII/2018 setelah DKI Jakarta.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Palembang menyebutkan Januari hingga 28 Februari 2018 terdapat 2.759 pengajuan perizinan dan yang paling dominan adalah di sektor hygienie dan sanitasi serta kepariwisataan.”Geliat juga terasa tahun ini, untuk tanda daftar usaha pariwisata tahun ini terdapat 126 pengajuan yang masuk, sedangkan untuk hygiene dan sanitasi terdapat 67. Padahal biayanya untuk satu triwulan hanya 50.

Namun hal itu sepertinya tidak menjadi kendala, buktinya jumlah wisatawan ke Palembang mengalami lonjakan signifikan hingga 303,63 % seiring berlangsungnya Asian Games. Sementara wisatawan nusantara melonjak menjadi 297,57 dan mancanegara 324,76%.

Dinas Pariwisata Palembang mencatat ada14 destinasi wisata, antara lain Alquran Akbar, Bukit Siguntang, BKB, Kampung Kapitan, Kampung Al Munawar, Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya dan Pulau Kemaro. Kemudian ada Jakabaring Sport City, Taman Makam dan Monkey Forest Bagus Kuning, Museum SMB II, Kawah Tengkurep, Museum Bala Putra Dewa, Pedestrian Soedirman serta Lorong Basah Night Culinary Market.

Belum lagi, lanjut dia, beberapa destinasi wisata swafoto yang baru saja diresmikan seperti Sekanak Bersolek, Kampung Mural Gudang Boen Tjit, Ampera Skate Park, Kampung Musi Bercorak dan lain sebagainya.”Kami optimistis serapan wisatawan pada 2018 ini mencapai 2,5 juta pengunjung.

Beranjak dari itu, setidaknya  Guest House  – Pipe House hadir di Palembang, “Saya buka Guest House selain memang menggeliatnya destinasi wisata di Palembang, saya  juga hobi traveling,” kata pemilik Pipe House, Azhari Harris S.I.Kom,MM,saat dijumpai di kediamannya, usai Mini Launching Pipe House, minggu (4/11/18).

Pria yang akrab dipanggil Ari ini menilai, tentunya para traveler menggunakan prinsip ekonomis juga dalam melakukan perjalanan, termasuk dalam memilih penginapan dan dirinya melihat itu sebagai ide cemerlang untuk lahan bisnis yang masih sedikit di Kota Palembang saat ini.

Meskipun terbilang murah dari harga hotel kelas berbintang di Palembang, namun 20 kamar yang ditawarkan Pipe House sangat membuat nyaman bagi konsumen yang mau beristirahat.

Karena Pipe House akan tetap memberikan fasilitas terbaik, dari Springbed, AC, TV dengan jaringan Internasional, Wifi dan kamar mandi di lengkapi Shower dengan setelan air panas dan dingin dan tentunya buka selama 24 Jam, ujar alumni 2009 SMA Kusuma Bangsa Palembang itu.

Disamping itu juga, letaknya yang strategis, dibilangan di Lorong Mufakat 2, RT 11 Rw 03 Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Kemuning, Palembang.

.“Dengan letaknya cukup strategis itu, tentu tidak akan menyulitkan para traveler, baik itu dari Bandara yang menggunakan jalur darat, pasti tidak sulit menemukan Pipe House yang baru saja beroprasional selama seminggu terakhir ini,”paparnya.

Tidak susah nyarinya, kata bos Pipe House ini, dari Jakarta, bahkan tamu dari Jerman pun pernah menginap. “Kita sudah kerjasama juga dengan pihak Ojek Online (Ojol) dan di Aplikasi seperti Google Map juga ada penandanya,” ucapnya.

Untuk pengelolaan manajemen pemasaran di Pipe House sendiri sepenuhnya ia serahkan ke OYO Rooms, atau yang dikenal dengan OYO, sejenis jaringan layanan perhotelan dan hotel hemat. Didirikan pada  2013, dimana OYO sendiri sudah merambah hampir di 230- an kota di Negara India, Malaysia, Nepal, Cina dan Indonesia.

“Jadi tidak usah ragu lagi, untuk menginap di Pipe House ini, bisa dipesan melalui Aplikasi OYO dan ada promonya,”tutupnya.[**]

 

Penulis : Faldy

 

 

Comments

Terpopuler

To Top