KABUPATEN Ogan Komering Ilir (OKI) menghadapi tantangan keamanan yang signifikan terkait peredaran narkoba, namun pemerintah daerah dan aparat kepolisian bergerak cepat untuk menjaga ketenangan warganya.
Masalah ini menjadi sorotan utama Bupati H. Muchendi Mahzareki, yang menekankan pentingnya koordinasi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menekan masuknya narkoba ke wilayah OKI.
Kabupaten OKI memiliki posisi strategis dengan banyak perbatasan antar kabupaten dan provinsi, baik melalui jalur darat maupun perairan. Faktor ini menjadikan wilayah tersebut rawan sebagai jalur masuk narkoba.
Bupati Muchendi menyebutkan, kerja sama yang solid antara Polres OKI dan Kapolda Sumsel memastikan setiap ancaman bisa direspons dengan cepat, sehingga keamanan warga tetap terjaga.
Pendekatan keamanan di OKI tidak hanya bersifat reaktif. Strategi preventif diterapkan melalui patroli rutin, pengawasan titik rawan, serta komunikasi dengan tokoh masyarakat. Langkah-langkah ini membantu mencegah narkoba merusak lingkungan pemukiman dan sekolah, sambil menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lokal.
Selain aspek keamanan, pembangunan infrastruktur menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan provinsi.
Bupati Muchendi menyoroti Bantuan Gubernur Bersifat Khusus yang dialokasikan untuk perbaikan jalan dan fasilitas publik. Perbaikan ini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat koordinasi aparat dan pelayanan publik. Dengan demikian, keamanan, pembangunan, dan kesejahteraan warga berjalan seiring.
Masyarakat OKI juga diingatkan untuk menjaga kekompakan dan ukhuwah antarwarga.
Bupati Muchendi menekankan perselisihan kecil bisa berkembang menjadi masalah besar jika tidak dikelola dengan baik. Melalui pendekatan yang inklusif dan sinergi antarinstansi, Kabupaten OKI berupaya menjaga wilayahnya tetap aman dan kondusif, terutama selama momentum Ramadan yang menjadi waktu penting untuk mempererat hubungan antarwarga dan tokoh masyarakat.
Safari Ramadan Silaturahmi Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama Forkopimda Sumsel menjadi momen strategis untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Rumah Bupati OKI pada Jumat, 20 Februari 2026, dan OKI menjadi kabupaten pertama yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan serupa.
“Memang OKI merupakan jalur masuk narkoba, tetapi berkat gerak cepat Kapolres dan dukungan Kapolda Sumsel, masalah narkoba dapat diatasi. Masyarakat bisa merasa lebih aman.” tambah Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si.
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru menyampaikan Kabupaten OKI memiliki banyak perbatasan antar kabupaten maupun provinsi, sehingga permasalahan yang kompleks bisa diatasi melalui kolaborasi dan sinergi antara Pemda, provinsi, dan pusat.
Ia menambahkan dukungan berupa Bantuan Gubernur Bersifat Khusus untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur, khususnya jalan, agar masyarakat mendapat akses lebih baik. “Pesan saya, jaga kekompakan, ukhuwah antara ulama, umaroh, dan sesama umat. Jangan sampai hal kecil memantik masalah besar. Kita harus menjaga Sumsel agar tetap Zero Konflik.” paparnya.
Safari Ramadan Silaturahmi Gubernur Sumsel dan Forkopimda Sumsel bersama masyarakat OKI digelar di Pendopo Rumah Bupati OKI, Jum’at (20/02/2026). OKI menjadi kabupaten pertama dalam rangkaian kegiatan ini. (***)