Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » “Hukum Bukan Cuma Buat Orang Kota, PAI, Ayo Turun ke Desa, Sawah & Kebun!”

“Hukum Bukan Cuma Buat Orang Kota, PAI, Ayo Turun ke Desa, Sawah & Kebun!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 685
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ada yang berbeda di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (26/5/2025), bukan pernikahan anak pejabat, bukan pula reuni mantan aktivis kampus yang kini jadi tukang jual skincare. Tapi pelantikan Badan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) Sumsel periode 2025–2030.

Resmi, rapi, penuh toga, keren… tapi jangan salah, ini bukan sekadar pasang papan nama lalu selfie dengan baliho, ini soal harapan besar di tengah masyarakat yang, mohon maaf, kadang bingung mana hukum, mana hukuman, dan mana yang hukumnya, cuma berlaku kalau yang melanggar bukan temannya.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru yang akrab dipanggil HD (bukan Hard Disk), turun langsung menyaksikan pelantikan itu, beliau menyampaikan, anggota PAI yang baru ini adalah orang-orang dengan track record baik. Bahasa kasarnya  bukan tukang gugatan gadungan yang ngaku pengacara modal sablon di mug. Harapan beliau besar, PAI ini bisa jadi mitra strategis pemerintah, terutama untuk mencerdaskan masyarakat yang masih banyak menyamakan “akta notaris” dengan “akta kelahiran.”

HD juga menyentil pentingnya program Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum), ini penting, karena jangan sampai seperti pepatah “Karena tak kenal hukum, gubuk pun terbakar”. Kadang di kampung, orang ribut soal batas tanah, padahal patoknya pindah gegara sapi tetangga gatal punggung. Polisi dipanggil, Lurah ikut naik darah, padahal masalahnya bisa selesai kalau warganya tahu aturan.

Mirisnya, masih banyak tindakan melanggar hukum yang dilakukan tanpa disadari. Contohnya, bikin arisan bodong lalu kabur ke Lampung. Atau yang viral belakangan ini tetangga yang nyambung listrik dari rumah sebelah, lalu bilang itu “bantuan gotong royong”

Coba tengok Malaysia, mereka punya program Legal Aid Department yang menyebar di setiap distrik, bukan cuma pasang papan, tapi betul-betul aktif edukasi masyarakat. Di Singapura, masyarakat bahkan bisa belajar hukum dasar lewat aplikasi, dari soal warisan sampai soal perceraian, semua ada modulnya. Di sini? Aplikasi hukum yang muncul malah isinya meme dan janji diskon…

Belum lagi di Jogja, yang meskipun penuh mahasiswa, tapi program literasi hukum mereka sudah nyentuh sampai pasar tradisional, di sana, emak-emak tukang sayur tahu perbedaan “kontrak” dengan “kontrakan”. Nah, PAI Sumsel harus bisa menyusup ke tempat-tempat semacam itu, jangan hanya kuat di seminar, tapi lemah di warung kopi.

Yang bikin geli tapi geli-geli serius adalah permintaan Gubernur HD kepada Ketua PAI Sumsel, Rano Karno (bukan yang main Si Doel), agar segera membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten/kota. Idenya bagus, tapi tolong jangan cuma selesai di susun struktur dan desain logo, habis itu tidur panjang, bangun pas pemilu.

Dan tentu, jangan sampai pula organisasi ini jadi ajang jualan jasa hukum ala MLM. Kalau tujuannya murni perjuangkan keadilan untuk rakyat kecil, maka turunlah ke lapangan. Bukan cuma hadir saat seminar ber-AC, tapi hilang saat warga di desa ditindas karena tak paham UU.

Ketua Umum PAI, Sultan Djunaidi, sudah bagus bilang bahwa norma adat harus dijunjung tinggi. Tapi jangan cuma norma adat, norma rasa juga penting. Kadang, pengacara bisa kalah bukan karena hukum, tapi karena kurang senyum saat sidang.

Pelantikan PAI Sumsel ini harus dimaknai lebih dari sekadar pasang pin dan potong tumpeng. Ini harapan bahwa masyarakat Sumsel punya jembatan hukum yang bisa diakses tanpa harus ke Palembang dulu. Jangan sampai masyarakat kita belajar hukum dari sinetron yang tokohnya main hakim sendiri pakai golok plastik.

Saran agar PAI Sumsel membuat program mobile legal service, semacam “pengacara keliling” yang bisa mampir ke desa, pasar, bahkan pangkalan ojek. Kolaborasi dengan OPD juga penting, biar edukasi hukum ini nyasar ke semua lini. Kalau bisa, bikin juga konten TikTok yang isinya tips hukum ringan. Biar viral, tapi tetap berfaedah.

Akhir kata, ingatlah pesan leluhur “Adil itu bukan cuma saat bagi kue, tapi juga saat menegakkan aturan.” Maka mari kita dukung PAI, bukan hanya untuk jadi Perkumpulan Advocaten Indonesia, tapi juga Pahlawan Aturan Indonesia. Tentu saja, dengan sedikit banyolan dan banyak keberpihakan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Main lagi yuk tebak-tebakan, coba cek !

    Main lagi yuk tebak-tebakan, coba cek !

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.537
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Berikut ada beberapa tebak-tebakan tentang sakit gigi yang bisa membuatmu tertawa: Apa perbedaan antara sakit gigi dan sebuah sekolah? Jawaban: Sakit gigi membuatmu ingin pergi dari dalam, sedangkan sekolah membuatmu ingin pergi dari luar. Mengapa gigi tidak suka ke pesta? Jawaban: Karena mereka takut terjatuh dalam panci berisi es krim. Bagaimana gigi merayakan […]

  • Pulang dari Malaysia Warga OKI Langsung di Isolasi

    Pulang dari Malaysia Warga OKI Langsung di Isolasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.389
    • 0Komentar

    WARGA Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang baru pulang dari Malaysia langsung diisolasi oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Pasien MA (40) berjenis kelamin laki-laki dengan alamat domisili di Kecamatan Sirah Pulau Padang ini diisolasi, karena terdapat ciri-ciri infeksi virus corona (Covid-19). Juru bicara Gugas COVID-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengatakan riwayat perjalanan yang bersangkutan […]

  • 22 Ribu Pegawai Pemkot Palembang, Baru 11 yang Bergelar S-3

    22 Ribu Pegawai Pemkot Palembang, Baru 11 yang Bergelar S-3

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sekitar 22 ribu orang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, baik sebagai ASN maupun tenaga honorer. Namun, dari jumlah tersebut, baru 11 orang yang telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang Strata 3 (S-3). Data itu menjadi perhatian Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si. Pemkot kini mendorong peningkatan jenjang pendidikan aparatur sebagai bagian […]

  • Startup Program GnB Accelerator Peroleh Dana Investasi US Ribu

    Startup Program GnB Accelerator Peroleh Dana Investasi US$50 Ribu

    • calendar_month Kamis, 28 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Sebanyak tujuh startup anak bangsa terpilih pada batch ke empat program GnB Accelerator. Selama mengikuti program singkat dari Juli hingga September 2018, setiap startup akan mendapat investasi sebesar US$50 ribu atau senilai Rp710.666.000, fasilitas coworking space, serta bimbingan dari para mentor yang berasal dari dalam dan luar negeri. Program Manager GnB Accelerator, Kentaro Hasimoto, mendukung kemajuan ekosistem startup di Indonesia melalui […]

  • Sederet pemain La Abiceleste dikalungkan kain asli timor sebagai tanda persahabatan

    Sederet pemain La Abiceleste dikalungkan kain asli timor sebagai tanda persahabatan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.818
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta -Erick Thohir menyambut langsung kedatangan tim Argentina yang mendarat di Bandara International Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (16/6) malam. La Abiceleste yang tiba setelah menempuh perjalanan selama tujuh jam, 35 menit dari Beijing, Tiongkok, oleh Ketua Umum PSSI itu dikalungi kain dari Timor yang menjadi simbol persahabatan dan keramahan sekaligus memperkenalkan budaya […]

  • Ekonomi Sumsel Alami Perbaikan, BI Fasilitasi UMKM Go Ekspor & Go Digital

    Ekonomi Sumsel Alami Perbaikan, BI Fasilitasi UMKM Go Ekspor & Go Digital

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.846
    • 0Komentar

    KEPALA Perwakilan Wilayah BI Sumsel, Harri Widodo mengatakan, saat ini perkembangan ekonomi di Sumsel terus menunjukkan perbaikan. Hal ini tampak dari perbaikan pertumbuhan ekonomi dari sebelumnya terkontraksi -1,56 persen pada triwulan II berkurang menjadi -1,4 persen pada triwulan III. “Hal ini menyiratkan optimisme, bahwa pertumbuhan ekonomi akan terus membaik pada periode berikutnya karena hal ini […]

expand_less
WordPress Archive GeekLove – A Responsive WordPress Wedding Theme Geko – Startup WordPress Theme Gekopi – Coffee Shop Blog Elementor Template Kit Gellod – Esport Gaming Elementor Template Kit Gema – Journal Inspired WordPress Theme Gen AI – AI Agency & Technology Startup Elementor WordPress Theme GenerateBlocks Pro GeneratePress Premium GPL WordPress Plugin Generik – Multipurpose WordPress Blog Magazine Theme Genius Kitchen – News Magazine and Blog Food WordPress Theme