Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Kampung Haji, Bukan Kampungan

Kampung Haji, Bukan Kampungan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
  • visibility 680
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ARAB Saudi punya Ka’bah, Indonesia punya “niat baik”, oleh sebab itu tak salah, kalau Menag Nasaruddin Umar ikut bertolak ke Jeddah, mendampingi Presiden Prabowo. Kunjungan ini bukan untuk umrah diam-diam atau sekadar nyicip kurma Ajwa langsung dari ladangnya, tapi buat ngobrol serius, kayak lamaran soal perkampungan haji di Makkah.

Iya, betul, Indonesia bukan mau buka cabang perumahan subsidi di Tanah Suci, tapi pengin bikin markas besar ala “Kampung Haji Indonesia”.

Luar biasa, niat baik itu, kita sambut dengan apresiasi,  karena ratusan ribu jemaah tiap tahunnya datang dari kampung-kampung Indonesia, mulai dari yang naik perahu ke Batam, sampai yang nyicil kerudung baru dari tiga bulan sebelum berangkat.

Nah, pas udah sampai di Makkah, kadang mereka nyari sambel, nyari tempe, atau bahkan nyari sinyal buat video call cucu. Di sinilah pentingnya kampung haji tadi, bukan sekadar tempat tinggal, tapi juga tempat bernaung hati dan perut.

Membangun perkampungan haji di Makkah ini ibarat ngasih sandal buat yang mau masuk masjid kecil, tapi krusial. Seperti kata pepatah Arab yang belum sempat diterjemahkan ke bahasa Betawi.

“Man zara’a hasadan yahsud, man hajja kampungnya kudu enteng hudud”.  Artinya? Ya kira-kira siapa yang menanam kebaikan, jangan bikin tetangga repot, apalagi di Tanah Haram.

Menag kita tercinta juga dengan bangga menyebut jemaah Indonesia tuh yang paling tertib. Kalau ada lomba baris-berbaris di padang Arafah, jemaah kita bisa jadi juara umum. Bahkan menurut Wakil Menteri Urusan Haji Saudi, Indonesia ini sudah kayak menantu idaman rapi, mandiri, dan bawa rendang.

Namun begitu, pemerintah sadar, haji itu bukan hanya soal ibadah, tapi juga soal logistik, akomodasi, dan sesekali urusan perut.  Oleh karena itu, kampung haji ini diimpikan bisa jadi solusi jangka panjang, bukan tambal sulam kayak tambal ban bocor di pinggir jalan Ring Road.

Kita bicara soal 1,5 juta orang umrah tiap tahun. Itu sama aja kayak semua warga kota Surabaya jalan-jalan ke Makkah dalam setahun, lengkap dengan rombongan marawis dan tenda posko. Dan ini belum termasuk yang bawa koper lebih besar dari harapan mantan.

Pembangunan kampung haji ini bukan sekadar gagasan besar, tapi juga strategi diplomasi halal dan ramah lingkungan. Ibarat main catur, ini bukan langkah kuda, tapi langkah “rajin” rajin lobi, rajin ngopi, dan rajin bangun fondasi.

Selama ini jemaah haji Indonesia cuma numpang lewat di hotel-hotel Makkah dan kadang sekamar berempat serasa indekos, dengan adanya perkampungan haji Indonesia, kita nggak cuma punya tempat singgah, tapi juga punya identitas.

Sebuah kampung yang jadi bukti bahwa Indonesia serius mengabdi, bukan cuma selfie. Sebuah tempat yang bukan sekadar titik temu jemaah, tapi juga titik temu martabat bangsa. Sebab seperti kata pepatah “Kalau belum bisa bangun negara, minimal bangun kampung sendiri dulu”.

Masyaraka harus optimis, bahwa semua yang baik itu dimulai dari niat baik, dan tiket pesawat. Saat kampung haji itu nanti benar-benar berdiri, jangan lupa kasih nama jalan utamanya “Jalan Ayam Penyet”, masjidnya “Masjid Musafir Soto Lamongan”, dan taman-tamannya berhiaskan patung onta bertuliskan “Lur, Ayo Haji Bareng!”

Kalau dulu kita pergi ke Makkah sebagai tamu, kini kita siap jadi tuan rumah  di rumah orang. Tapi tenang, bukan ngusir, cuma numpang ngasih warna. Kampung haji, bukan kampungan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serahterima jabatan di Kejari OKI, Ini Pesannya..

    Serahterima jabatan di Kejari OKI, Ini Pesannya..

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 770
    • 0Komentar

    Kepala Kejaksaan Ogan Komering Ilir (OKI), Abdi Reza Fachlewi Junus ,S.H M.H memimpin upacara serahterima jabatan Kepala Seksi Barang Bukti (BB) dan Barang Bukti Rampasan dan Pelantikan 5 Orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Fungsional Pranata Komputer Pertama Kejaksaan Negeri OKI, Kamis (11/08/2022) di Aula Kejaksaan Negeri OKI. Kasi BB yang dilantik adalah Parid Purnomo […]

  • Interaksi Warga dengan Wawako Berbuah Hadiah Sembako

    Interaksi Warga dengan Wawako Berbuah Hadiah Sembako

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.507
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Interaksi Warga dengan Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda berbuah hadiah sembako Fitrianti Agustinda membagi-bagikan Sembako kepada warga saat meninjau Bazar Ramadhan di Kantor Camat Ilir Barat II, Rabu (5/4). Wawako membagikan telur, susu, minyak sayur hingga ikan giling kepada warganya. Namun dia membagikan dengan cara unik mengajak warga interaksi dengan mencoba […]

  • Wow, Sumsel Masuk Radar Pasar Narkoba, Pasien Capai 100 Ribu, Perlukah Panti Rehab ?

    Wow, Sumsel Masuk Radar Pasar Narkoba, Pasien Capai 100 Ribu, Perlukah Panti Rehab ?

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 824
    • 0Komentar

    ”Kita sudah sampaikan melalui surat ke Gubernur bahwa butuh balai rehabilitasi, karena kalau tidak diobati maka permintaan dan pengiriman narkoba secara diam-diam tetap akan terus berkembang,”

  • Tekan  Lonjakan Kasus Covid 19,  Pemprov Terapkan Kebijakan Ganjil Genap 

    Tekan  Lonjakan Kasus Covid 19,  Pemprov Terapkan Kebijakan Ganjil Genap 

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan (Sumsel) segera menerapkan sistem ganjil genap bagi kendaraan yang melintas disejumlah ruas jalan protokol dalam wilayah Kota Palembang. Kebijakan ini diambil guna  mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan, pihaknya  telah berkordinasi dengan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri. Dimana rencana ganjil genap  tersebut efektif   berlaku pada […]

  • Sistem Merit Salah Satu Solusi Tuntaskan Reformasi Birokrasi, Iskandar : Bangun Manajemen Talenta

    Sistem Merit Salah Satu Solusi Tuntaskan Reformasi Birokrasi, Iskandar : Bangun Manajemen Talenta

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    BUPATI  Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE serius menuntaskan agenda reformasi birokrasi dijajaran ASN lingkungan Pemkab. OKI. Sejak Senin, (20/9/21) sebanyak 137 Pejabat Administrator dan 310 Pejabat Pengawas dilingkungan Pemerintah Kabupaten OKI mengikuti tes potensi dan kompetensi sebagai langkah awal penerapan manajemen talenta dan sistem merit bagi jajaran birokrat OKI. Tes bagi pejabat Administrator […]

  • Jajaki Kerjasama dengan PT Yamaha Motor Indonesia

    Jajaki Kerjasama dengan PT Yamaha Motor Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    KELENGKAPAN sarana prasarana dan fasilitas Skyland Internasional Circuit Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tampaknya dimanfaatkan secara maksimal oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Muba. Setelah sukses dengan event tahunan MotoPrix yang digelar beberapa waktu lalu di sirkuit yang dijuluki sirkuit mini Catalunya tersebut, kini tampaknya Dispopar Muba berencana akan kembali memboyong event balap bergengsi lainnya […]

expand_less
WordPress Archive Domina – Domain For Sale & Auction Plugin Dominus – Tattoo Studio Elementor Template Kits Domnoo – Pizza & Restaurant WordPress Theme Don Peppe – Pizza and Fast Food WordPress Theme Donalfarm | Agriculture Organic Farming WordPress Theme Donatenow – Donation & Charity Elementor Template Kit Donche – News & Magazine Template Kit Donism – Environment Charity Elementor Template Kit Doom – Massive All in One PSD & XD Pack DooPlay - WordPress Theme for Movies and TVShows