Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Palembang Naik

Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Palembang Naik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 30 Agt 2017
  • visibility 1.247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Harga daging sapi disejumlah pasar tradisional mulai merangkan naik menjadi Rp140 ribu – Rp150 ribu per kg dari hari-hari biasa yang di jual hanya Rp 125 ribu –Rp130 ribu per kg menjelang perayaaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Namun kenaikan tersebut diperkirakan oleh sejumlah pedagang daging sapi hanya berlangsung dua hari (Rabu dan Kamis), setelah itu harga akan turun kembali.

Pantuan SUMSELTERKINI, Rabu pagi (30/8/2017) di sejumlah pasar tradisional, pedagang daging sapi mulai ramai dikerumini ibu-ibu rumah tangga untuk membeli daging, tradisi Lebaran Idul Adha memang ramainya tak jauh dengan kondisi Idul Fitri. Seperti terlihat di Pasar Suak Batok, Pasar 45, Pasar Lemabang, Pasar Kuto, Gubah dan Yada. Harga daging dijual rata-rata sebesar Rp140 ribu per kg.

“Ia di Palembang perayaaan Idul Adha tidak jauh beda dengan Idul Fitri karena setiap rumah mulai memasak makanan seperti Idul Fitri, makannya masyarakat sudah pasti belanja, seperti daging,”tutur Rusmini dijumpai saat di Pasar Tradisional Lemabang.

Menurut Adi, pedagang daging harga di Pasar Lemabang sedikit murah dibanding harga daging di Pasar Kuto. Di pasar Kuto daging sapi di jual Rp150 ribu per kg, sementara di Lembang hanya Rp140 ribu per kg.

Naiknya harga tersebut, ungkapnya karena, permintaan tinggi sementara pasokan dari rumah pemotong hewan (RPH) di Gandus terbatas, sehingga harga menjadi tinggi.

“Gimana lagi, harga daging dari RPH sudah tinggi, mau tidak mau harus naik, “paparnya.

Hal senada diungkapkan Gimin pedanga daging ditemui di Pasar 45 Palembang, harga daging sapi dijual tinggi karena daging yang dibeli mengalami kenaikan .

Permintaan dua hari ini, ungkap dia sangat tingggi karena warga Palembang mayoritas muslim yang merayakan juga Idul Adha.

Biasanya aku dia, jika hari-hari biasanya penjual hanya sekitar 60 kg, saat ini bisa mengalami kenaikan dua sampe tiga kali lipat.

Sementara pedagang daging sapi di pasar Gubah Palembang, Ujang, menjelaskan masih tingginya harga daging sapi lokal dipasaran, karena masyarakat hanya menyukai daging lokal dibanding daging impor atau beku.

“Masyarakat masih senang konsumsi daging lokal dibanding impor, karena dagingnya masih segar. Sebab dipotong fajar di Gandus, kalau sisa maka dijual ke rumah makan,” kata Ujang.

Sementara diterangkan Ujang, daging sapi atau kerbau impor yang dilakukan Bulog selama ini lebih murah, hanya Rp 80 ribu per kg. Tetapi masyatarakat kurang menyukainya.

“Memang daging itu murah dan biasanya di jual di mall. Tetapi masih ada keraguan karena tidak segar lagi, dan dagingnya kasar dan bau amis,” terangnya.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DOLA BELUT : Lomba Karaoke Antar RT Jelang HUT RI ke-80: Saat Mic Jadi Senjata Persatuan & Fals Jadi Perekat Bangsa

    DOLA BELUT : Lomba Karaoke Antar RT Jelang HUT RI ke-80: Saat Mic Jadi Senjata Persatuan & Fals Jadi Perekat Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    BULAN Agustus tinggal hitungan hari dan datang seperti undangan mantu penuh hiasan, semangat, dan… utang gotong royong. Di kampung Tonggak Indah, Agustus bukan cuma soal bendera merah putih yang mendadak muncul dari tiang jemuran, tapi juga saatnya kompetisi paling merakyat, yakni Lomba Karaoke Antar RT. Ibarat nasi tumpeng tanpa lauk, Agustusan tanpa lomba karaoke itu […]

  • Forkopimda Muba Musnahkan 1,4 Kg Sabu

    Forkopimda Muba Musnahkan 1,4 Kg Sabu

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, hadir mengikuti acara Pemusnahan Barang.Bukti Narkotika Jenis Shabu sebanyak 1,4 Kg. Selasa (23/3/2021) bertempat di Halaman Polres Musi Banyuasin. Kepada Forkopimda yang melakukan pemusnahan narkoba Yudi Herzandi mengatakan sangat apresiasi. […]

  • Pemprov. Sumsel Perpanjang WFH Pegawai Pemprov Sampai 21 April

    Pemprov. Sumsel Perpanjang WFH Pegawai Pemprov Sampai 21 April

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.157
    • 0Komentar

    Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Sumsel, Gubernur Sumsel H.Herman Deru menetapkan memperpanjang work from home (WFH) kalangan ASN dilingkungan Pemprov Sumsel hingga 21 April mendatang.   KEBIJAKAN tersebut dikeluarkannya dalam bentuk Surat Edaran Nomor 1192/BKD.I/2020 Tentang Perubahan atas Surat Edaran Gubernur Sumsel Nomor 1061/BKD.I/2020 Tentang Pelaksanaan Sistem Kerja ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran […]

  • Wow, Keris Palembang Dibandrol Rp300 Juta

    Wow, Keris Palembang Dibandrol Rp300 Juta

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.602
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Keris Indonesia, semenjak dikukuhkan  United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), sebagai “A Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity” atau  karya agung warisan kemanusiaan milik seluruh bangsa di dunia, pada 25 November 2005 silam. Keris terus mencuat ke dunia, sebagai salah satu pengakuan dunia, atas indentitas bangsa Indonesia. Keris adalah […]

  • Dulu Tempat Menimba Ilmu, Kini Kembali Jadi Harta Sumsel

    Dulu Tempat Menimba Ilmu, Kini Kembali Jadi Harta Sumsel

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 575
    • 0Komentar

    SUMSEL hari ini tidak cuma sibuk bangun jalan dan potong pita, ada satu kabar yang lebih adem dari es tebu di siang bolong, tiga aset tua yang sempat terlunta akhirnya pulang ke rumah. Bukan rumah sembarangan, namun aset-aset yang punya nilai sejarah, sosial, bahkan emosional, dari Jogja, Bandung, hingga Palembang, bangunan-bangunan yang dulu jadi tempat […]

  • Kejari OKI Beri Pendampingan Disdag untuk Revitalisasi Pasar Rakyat

    Kejari OKI Beri Pendampingan Disdag untuk Revitalisasi Pasar Rakyat

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.338
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI-Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ili memberikan pendampingan kepada Dinas Perdagangan Ogan Komering Ilir dalam merevitalisasi pasar rakyat. Pendampingan tersebut dalam rangka tertib hukum dalam pelaksanaan sejumlah pembangunan los, kios dan jalan di Pasar Kayuagung dan Pasar Lubuk Seberuk Kabupaten OKI. “Kerjasama ini dalam rangka mengurangi tingkat kesalahan dan mengurangi resiko serta memastikan pekerjaan dilakukan […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Barcodes and QR Codes Premium YITH WooCommerce Best Sellers Premium YITH WooCommerce Brands Add-On Premium YITH WooCommerce Bulk Product Editing Premium YITH WooCommerce Cart Messages Premium YITH WooCommerce Catalog Mode Premium YITH WooCommerce Checkout Manager Premium YITH WooCommerce Color and Label Variations Premium YITH WooCommerce Compare Premium YITH WooCommerce Coupon Email System Premium