Ekonomi

Gapki Sumsel Optimistis Industri Sawit di Sumsel Masih Cerah

Merawat pasar ekspor tradisional dan promosi minyak sawit Indonesia di pasar-pasar baru ekspor.

foto : ilustrasi

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumsel optimistis pada 2018 industri sawit masih memiliki prospek yang cerah seiring pertumbuhan ekonomi secara Nasional semakin baik.

Ketua Gapki Sumsel, Harry Hartanto menjelaskan prospek dari sawit diyakini masih cerah tersebut sesuai dengan kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan investasi, meningkatkan ekspor khususnya ke pasar non tradisional, meningkatkan produktivitas nasional dan pengurangan kemiskinan serta kesenjangan ekonomi.

Oleh sebab untuk mendorongnya agar kinerja pada 2018 di Sumsel akan difokuskan dengan merawat pasar ekspor tradisional dan promosi minyak sawit Indonesia di pasar-pasar baru ekspor.

“Meningkatkan program kemitraan dengan petani sawit swadaya untuk replanting dan peningkatan produktivitas, penguatan dan Percepatan Implementasi Sustainability/ISPO,”ungkapnya dalam rilisnya, Jumat (2/2/2018).

Dia menambahkan  penanganan hambatan perdagangan termasuk isu-isu negatif seperti  :Antidumping biodiesel asal Indonesia oleh Amerika Serikat,Sawit dituding sebagai penyebab utama deforestasi masih akan tetap ada terutama di Uni Eropa. Rencana Negara Uni Eropa menghentikan program biodiesel dari minyak sawit pada tahun 2021.

Selain itu, katanya persepsi negatif terhadap minyak sawit sebagai minyak nabati less healthier dan low quality di beberapa negara masih terus dibicarakan hampir di semua negara-negara pengimpor.

“Penanganan isu-isu domestik seperti : Penanganan masalah lahan gambut dan pecegahan kebakaran lahan dan hutan,penanganan masalah penetapan kawasan hutan serta sosialisasi kepada stakeholders tentang strategis dan pentingnya industri sawit,”tuturnya.[one]

 

 

 

 

Comments

Terpopuler

To Top
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com