Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Berkat GoFood, Mitra Makin Kreatif Berinovasi di Tengah Pandemi

Berkat GoFood, Mitra Makin Kreatif Berinovasi di Tengah Pandemi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2020
  • visibility 2.354
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

COVID-19 menyerang hampir semua lini kehidupan, salah satunya bagi pelaku usaha. Dampak pandemi tidak hanya menurunkan minat pasar, bahkan secara nyata telah menurunkan omzet penjualan hingga menyebabkan kerugian.

Pemilik usaha Pempek Belido di Palembang, Pregi Santosa Dasuan mengatakan, saat penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), operasional toko secara offline dihentikan dan dampaknya membuat omzet turun hingga 70 %. Menutup operasional toko cukup berat bagi pelaku usaha sepertinya, sebab dampaknya bisa meluas termasuk bagi pekerja. Namun, COVID-19 di sisi lain mengajarkan pelaku usaha untuk berfikir ulang tentang inovasi dan peluang.

“Di tengah keterbatasan, pelaku usaha tetap harus menjalankan kembali operasional usaha, harus ada alternatif yang dapat menopang usaha, agar tetap eksis dan seminimal mungkin menghindari kerugian,” kata Pregi yang pernah mengikuti Pameran Kuliner Nusantara di Jerman tahun lalu, Jumat (23/10/2020).

 

Hasil olahan Jahe Merah milik mitra GoFood, Andes, Foto : wan

 

Pregi mengungkapkan, marketplace telah membuatnya kembali bersemangat membuat berbagai inovasi, salah satunya memproduksi produk yang saat ini mulai banyak dicari, seperti salah satunya minuman kesehatan.

“Meski secara offline toko pempek ditutup, kami masih bisa produksi dan melayani pelanggan melalui aplikasi seperti GoFood.  Bahkan, saat ini kami dapat memproduksi Sari Lemon Tropis sebagai usaha pendamping,” tutur Pregi, cukup bersemangat.

Sari lemon dipilih, karena memiliki pangsa pasar yang cukup baik sejak pandemi melanda. Penjualan ikut naik sejalan dengan makin tingginya kesadaran masyarakat akan peningkatan imunitas tubuh.

“Saat ini apa saja yang berhubungan dengan kesehatan makin banyak dilirik pelanggan sehingga, kami meyakini sari lemon menjadi salah satu alternatif pilihan masyarakat di tengah pandemi,” kata Pregi, yang sudah menjadi mitra GoFood sejak dua tahun lalu.

Pregi menyebutkan berkat kecanggihan teknologi saat ini, pelaku usaha tidak perlu khawatir lagi mencari pangsa pasar. Hanya perlu meningkatkan kejelian tentang peluang usaha yang menarik dan bermanfaat.

 

Sari Lemon Tropis yang diolah mitra GoFood ditengah Pandemi, Foto : wan

 

Karyawan tetap produktif

Peluang usaha dibidang minuman kesehatan juga dijalani Andes Paria Indah Ns. Pengusaha dibidang tekonologi informasi ini mengatakan harus mencari alternatif pilihan, sehingga karyawan tetap bisa produktif dan tidak di rumahkan.

Andes memilih khasiat jahe merah sebagai olahan tradisional yang diklaim mampu meningkatkan stamina tubuh. Apalagi saat ini, banyak masyarakat yang sudah menyadari tentang pola hidup sehat, termasuk asupan tubuh.

“Saya mengolah sari jahe merah super menjadi produk minuman yang praktis. Pelanggan tinggal menyeduh serbuk sari alami jahe merah ini tidak perlu repot mengupas jahe, apalagi harus mengambil sarinya,” kata Andes memperlihatkan produknya.

Andes mengakui, COVID-19 saat ini tidak hanya membuat kelancaran usaha terhambat, namun juga mempersempit ruang gerak bagi masyarakat. Namun, perlu disadari bersama, bahwa pasti ada peluang usaha yang menarik dibalik pandemi ini.

“Saat ini respon masyarakat terhadap minuman atau makanan yang sehat cukup tinggi. Allhamdulilah, saat ini karyawan tidak di rumahkan dan masih bisa produktif di tengah gempuran pandemi COVID-19,” tutur Andes yang juga mitra GoFood.

Peran marketplace menurut Andes, telah memberikan peluang yang cukup besar bagi pelaku usaha di era saat ini. Apalagi, saat ini aplikator, seperti Gojek kian meningkatkan layanan yang membuat pelanggan aman dan nyaman dalam bertransaksi.

Vice President Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say mengatakan pihaknya sangat memperhatikan kenyamanan dan keamanan pelanggan. Di tengah wabah COVID-19 saat ini dilakukan penerapan J3K atau Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan.

“Upaya ini untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan di tengah pandemi global COVID-19. Inisiatif J3K ini juga merupakan upaya Gojek dalam memastikan seluruh ekosistem termasuk mitra dan pelanggan dapat tetap beraktivitas dan menjalani keseharian dengan produktif,” katanya.

“Di Palembang saat ini ada 5 tempat check point para driver, di sini secara lengkap protokol kesehatan dijalankan termasuk pengecekan suhu tubuh hingga penyemprotan disinfektan kendaraan,” tutupnya.  [***]

 

Irwan Wahyudi

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Lingkungan Kecewa Banyak Tak Kebagian Kupon di Jalan Sehat HUT Pusri-60

    Warga Lingkungan Kecewa Banyak Tak Kebagian Kupon di Jalan Sehat HUT Pusri-60

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    BANYAK Warga lingkungan kecewa saat mengikuti Jalan Sehat HUT Pusri Palembang ke-60, pasalnya mereka mengaku tidak kebagian kupon undian yang dibagikan oleh panitia. Mereka pun  terpaksa pulang tidak menunggu sampai pengumuman undian hadiah tersebut. “Ya, akhirnya kami pulang saja, ketika meminta kupon, dan diteketahui kupon sudah habis setelah mengikuti sampai finish Jalan sehat,”keluh Dilla, Warga […]

  • BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan Beri Pj Bupati Apriyadi Penghargaan

    BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan Beri Pj Bupati Apriyadi Penghargaan

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Berbagai persoalan yang kerap kali dialami oleh tenaga kerja menjadi perhatian Pj Bupati Apriyadi Mahmud. Ia tidak ingin, tenaga kerja di Muba merasakan hal-hal yang merugikan. Hal ini ditegaskan Pj Bupati Apriyadi Mahmud saat Focus Group Discussion (FGD) Antara Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dengan Seluruh Pemangku Kepentingan Ketenagakerjaan Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin […]

  • Lepasliarkan 115.860  benih bening lobster

    Lepasliarkan 115.860  benih bening lobster

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.144
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melepasliarkan 115.860 Benih Bening Lobster (BBL) di perairan Pesawaran,Lampung. Benih lobster tersebut merupakan hasil operasi penggerebekan yang dilakukan oleh Polrestabes Palembang di Jalan Alang-Alang Lebar Palembang.   “Alhamdulillah, Rabu pagi kita lepasliarkan BBL hasil penggerebekan rekan-rekan Polrestabes Palembang,” ujar Kepala BKIPM Palembang, Yoyok Fibrianto di kantornya, Rabu (6/7/2022).   Yoyok […]

  • Besi Pembatas Tol Palembang-Kayuagung Diembat Pencuri, Jadwal Fungsional Pun Tertunda

    Besi Pembatas Tol Palembang-Kayuagung Diembat Pencuri, Jadwal Fungsional Pun Tertunda

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 980
    • 0Komentar

    KEPALA proyek Seksi I Tol Palembang — Kayuagung, Kab. OKI, Gunawan Joko mengakui jadwal fungsional tol tertunda akibat besi pagar pembatas dicuri. Menurutnya pihak kontraktor harus melakukan pengadaan ulang di Jakarta dan membutuhkan waktu cukup lama. Namun soal pelaku pencurian tersebut, pihaknya sangat berterima kasih kepada aparat karena telah menangkap pelakunya. “Kehilangan itu laporannya kami […]

  • Sempat Masuk Zona Merah, Kini Muba Zona Orange, Apa Resepnya ?

    Sempat Masuk Zona Merah, Kini Muba Zona Orange, Apa Resepnya ?

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    SEMPAT mengalami lonjakan peningkatan trafic kasus konfirmasi positif dan masuk kategori zona merah beberapa waktu lalu, kini Kabupaten Musi Banyuasin akhirnya terhitung pada 18 Oktober 2020 sudah masuk kategori zona orange. Hal ini didasari dengan signifikan turunnya kasus terkonfirmasi positif dan penambahan kasus sembuh yang sangat masif di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). “Analisanya per 18 […]

  • Google Ngaku Investasi di  Go -Jek

    Google Ngaku Investasi di  Go -Jek

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 916
    • 0Komentar

    Menggelontorkan uang ke Go-Jek yang pertama kali muncul awal bulan ini.

expand_less
WordPress Archive Give – Moneris Gateway Give – NGO & Charity WordPress Theme Give – Payfast Payment Gateway Give – Paymill Gateway Give – PayPal Pro Gateway Give – Paytm Gateway Give – PayUmoney Give – PDF Receipts Give – Per Form Gateways Give – Razorpay Gateway